
Hari ini Cora menemani Bianca menjemput Elvis dan Gizela ke sekolah. Untung saja mereka tiba di waktu yang tepat. Elvis dan Gizela baru saja keluar dari kelasnya.
"Mom.." panggil Gizela berlari menghampiri Bianca. Kali ini ibunya menepati janjinya untuk menjemput mereka.
"Hai sayang," Bianca mengecup kepala Gizela dan Elvis.
"Mom, jadikan ke taman hiburan hari ini," kata Elvis senang. Bianca berjanji akan membawa mereka ke taman hiburan setelah pulang sekolah.
"Setelah mommy selesai kerja ya," ujar Bianca berharap putranya memakluminya. Elvis diam, anak itu lalu berjalan mendahului mereka. Bianca menghela nafasnya.
"Elvis, mom bekerja cuma sebentar saja kok. Setelah selesai, kita akan ke taman hiburan," kata Bianca mengejar langkah kaki Elvis.
"Kenapa mommy tidak punya waktu dengan kami," ujar Gizela berjalan menggenggam tangan Cora.
"Mommy kalian hanya banyak pekerjaan akhir-akhir ini. Aunty yakin setelah pekerjaannya beres mommy kalian pasti akan bersama kalian," ujar Cora mencari alasan. Cora tidak tahu apa yang terjadi dengan keluarga mereka. Cora merasa kasihan melihat kedua anak itu. Perceraian kedua orang tua anak itu sangat mempengaruhi kebersamaan mereka. Kedua orangtunya sibuk dengan kegiatan masing-masing. Waktu bersama anak-anak juga berkurang.
Pada akhirnya, Elvis dan Gizela menuruti kemauan Bianca. Kedua anak itu ikut bersama Bianca yang akan melanjutkan syuting iklannya.
"Cora, belikan makan siang untuk anak-anakku," ujar Bianca memberikan atm cardnya pada Cora.
"Baik Mrs. Bianca," kata Cora lalu pergi mencari makan siang untuk kedua anak itu.
"Ayo, ikut mom.." ajak Bianca membawa kedua anaknya masuk ke dalam kantor agensinya. Syuting iklannya dilakukan di studio yang ada di kantor agensi.
"Oh Bi, mereka anakmu?" tanya seorang fotografer. Bianca lalu mengangguk.
"Aku ingin mengajak mereka bermain setelah syuting selesai," ujar Bianca.
"Apa kamu tidak tertarik untuk membuat mereka model cilik? aku yakin mereka akan terkenal dan bisa menghasilkan uang yang banyak," ujar fotografer itu. Elvis dan Gizela hanya diam saja melihat interaksi orang-orang dewasa di depan mereka.
"Aku tidak yakin dengan itu walau sebenarnya aku ingin membuat mereka terkenal. Hak asuh mereka ada ditangan mantan suamiku. Aku tidak bisa mengambil keputusan jika menyangkut dengan mereka," ujar Bianca. Mantan suaminya sangat tegas
dengan privasi Elvis dan Gizela. Pernah sekali ia mengajak kedua anaknya saat menghadiri acara Variety Show. Dan dia harus membujuk mantan suaminya selama dua minggu agar mengizinkan kedua anak mereka ikut bersamanya. Ia juga meminta bantuan kedua anaknya agar mantan suaminya menyetujuinya.
"Apa kalian mau jadi artis anak kecil?" tanya fotografer itu.
"Tidak, daddy punya banyak uang. Kenapa kami harus bekerja. Daddy bilang kami hanya perlu sekolah," ujar Elvis datar membuat fotografer itu diam.
"Mom.. kita pulang saja," ujar Gizela.
"Sayang.. tunggu sebentar ya. Mommy tidak akan lama. Kalian duduk di sana dulu. Cora sebentar lagi akan datang," kata Bianca menunjuk sofa yang ada di sudut ruangan.
"Ayo cepat, mommy mau kerja dulu."
Dengan langkah yang malas kedua anak itu lalu berjalan menuju sofa.
"Harusnya kita pergi dengan aunty Brenda saja kak," kata Gizela mencoba naik ke atas sofa. Elvis membantu adiknya naik ke atas sofa.
"Aku juga berpikir begitu," balas Elvis. Brenda mengajak mereka ke taman hiburan setelah pulang sekolah, tapi mereka menolaknya kare Bianca lebih dulu mengajak mereka. Tapi yang mereka dapati sekarang adalah menunggu ibunya bekerja.