CORA'S TRANSMIGRATION

CORA'S TRANSMIGRATION
Bab 47: Fakta Baru



Setelah menyaksikan drama singkat antara Edith, Carlos dan Lynda, Cora dan Violet merayakan kemenangan mereka di salah satu restoran Barbeque.


Setibanya di depan restoran, Cora dan Violet berjalan dengan senyum sumringah masuk ke dalam restoran.


"Aunty Cora," panggil Gizela sontak membuat Cora menoleh ke arah suara yang memanggil namanya.


"Gizela," gumam Cora terkejut melihat Gizela yang sedang berdiri bersama Brenda dan Elvis.


"Hai Brenda, Elvis.." ucap Cora menyapa kedua orang itu. Brenda membalasnya dengan senyuman.


"Aunty mau makan juga?" tanya Gizela. Cora lalu mengangguk. Violet menyenggol lengan Cora seolah meminta penjelasan padanya.


"Mereka anak Mrs. Bianca atasanku Vio," ujar Cora, Violet lalu mengangguk.


"Hai.. aku Violet teman Cora," ucap Violet.


"Brenda.." balas Brenda.


"Ini Gizela dan Elvis," kata Brenda mengenalkan kedua anak itu pada Violet.


"Ayo.. daddy sudah memesan tempat untuk kita," timpal seorang pria berjalan ke arah mereka. Pria itu baru saja memesan privat room untuk mereka.


"Kamu.." gumam Cora membulatkan kedua matanya saat melihat sosok Jack mendekati mereka.


"Ada apa?" tanya Violet berbisik.


"Emm.. tidak, aku tidak apa-apa," bisik Cora. Fakta baru yang ia ketahui jika kedua anak kecil itu ternyata anak dari pria yang selalu membuatnya kesal. Itu artinya Jack adalah mantan suami Bianca.


"Dad, ini aunty Cora asisten mom," ujar Gizela pada Jack.


"Aunty, ini daddy," kata Gizela. Jack hanya menatap Cora menunggu reaksi wanita itu.


"Dad... kenapa diam saja. Ayo sapa aunty Cora," tukas Gizela menarik baju Jack.


"Jack," kata pria itu mengulurkan tangannya menatap penampilan Cora dari atas hingga ke bawah membuat Cora terlihat risih. Rasanya pria itu sedang menelanjangi dirinya. Dia bahkan pura-pura tidak mengenalnya. Menyebalkan sekali. Tapi tunggu, bukankah itu bagus. Seharusnya mereka tidak saling mengenal.


"Cora," balas Cora membalas jabatan tangan Jack. Cora hendak melepaskan tangannya namun pria itu menahannya.


"Sial, apa pria ini sengaja," batin Cora menatap tajam Jack. Jack menarik sudut bibirnya sebelum ia melepaskan tangannya.


"Dad, ayo ajak aunty makan bersama kita," pinta Gizela pada Jack. Tentu saja pria itu dengan senang hati menuruti keinginan putrinya.


"Ber___"


"Ah, sepertinya kami harus segera pergi. Bye Gizela, Elvis..," ucap Cora memotong perkataan Jack dan menarik tangan Violet keluar dari restoran.


"Kita cari tempat makan yang lain saja," ajak Cora.


"Tapi kenapa? memangnya apa yang terjadi. Apa ini karena pria bernama Jack itu?" tanya Violet mencoba menerka.


"Aku tidak ingin bertemu dengannya," balas Cora.


"Memangnya kalian punya hubungan apa?" tanya Violet penasaran.


"Sudahlah, jangan membahasnya lagi. Aku malas membicarakannya," jawab Cora menarik tangan Violet menuju mobil mereka.


"Aunty Cora," panggil Gizela membuat Cora membelalakkan matanya. Cora memutar tubuhnya dan melihat Gizela berdiri tak jauh dari mereka bersama dengan Jack.


"Putriku ingin kamu bergabung dengan kami. Dia bahkan sampai mengejar mu ke sini," kata Jack menatap tajam Cora seolah ingin memakannya.


"Ta..tapi aku__" Cora meneguk ludahnya saat melihat tatapan tajam pria itu.


"Aunty kenapa kamu langsung pergi. Bukankan kalian ingin makan juga?" tanya Gizela dengan wajah polosnya.


"Apa aunty tidak ingin bergabung dengan kami," kata anak itu menatap Cora dengan tatapan puppy eyes nya. Cora berjalan mendekati Gizela.


"Gizela, maafkan aunty sayang. Tapi aunty harus pergi. Aunty sedang ada urusan mendadak," kata Cora mengusap rambut kepala anak itu.


"Hmmmm.... baiklah.." ujar Gizela kecewa, anak itu lalu menundukkan kepalanya.


"Dad, ayo kita masuk ke dalam," cicit Gizela menarik tangan Jack.


"Cora, sepertinya anak itu sangat berharap? apa kamu yakin tidak menerima ajakannya," bisik Violet menepuk bahu Cora.


"Kamu membuat putriku sedih," ujar Jack menyalahkan Cora.


Cora menghela nafasnya, ia merasa kasihan melihat anak itu. Sepertinya Cora tidak bisa menghindar lagi.


"Sayang.." ucap Cora menunduk mensejajarkan tubuhnya mengusap wajah Gizela.


"Aunty akan ikut bergabung dengan kalian," kata Cora membuat Gizela mendongak dengan mata berbinar.


"Aunty serius?"


Cora lalu mengangguk. Gizela bersorak.


"Ayo.. kita masuk," ajak anak itu dengan senyum sumringahnya. Cora mengangguk lalu mengajak Violet ikut bersamanya.