CORA'S TRANSMIGRATION

CORA'S TRANSMIGRATION
Bab 49: Pesona Jack



Siang hari setelah pemotretan Bianca selesai, Cora harus menjemput kedua anak atasannya dari rumah Jack. Awalnya Cora menolak karena itu di luar tugasnya namun Bianca mengatakan jika gajinya akan ditambah untuk bulan ini. Tentu saja Cora langsung setuju. Tabungannya bisa bertambah dengan cepat.


Cora mengemudikan mobilnya masuk ke kawasan perumahan elit di LA. Untung saja ada maps yang membantunya untuk menemukan rumah Jack karena ia belum pernah ke sana sebelumnya. Jarak antara satu rumah dengan rumah lainnya cukup jauh.


Sepanjang perjalanan terdapat pepohonan yang rindang dan tanaman bonsai.


"Sepertinya ini rumahnya," gumam Cora berhenti di depan rumah besar dengan warna cat putih yang mendominasi. Cora turun dari dalam mobilnya menemui security rumah Jack.


"Permisi Pak, apakah ini rumah Jack Linford?" tanya Cora pada security pria bertubuh besar di depannya.


"Benar Nona? ada yang bisa saya bantu?".


"Pak saya Cora asisten Mrs. Bianca, beliau menugaskan saya untuk menjemput Gizela dan Elvis," ucap Cora.


"Tunggu sebentar Nona," ujar Security tersebut lalu menghubungi seseorang. Sepertinya security itu sedang memastikan apakah anak atasannya hari ini ada janji dengan Bianca.


"Silahkan masuk Nona," ucap security tersebut.


"Thanks Pak," balas Cora. Ia berjalan menuju mobilnya. Mobil Cora memasuki gerbang utama rumah besar dan luas milik Jack. Jarak dari gerbang utama hingga ke depan rumah cukup jauh.


Cora memarkirkan mobilnya di depan pintu besar rumah Jack. Di sana ada Mia pengasuh Elvis dan Gizela menunggu Cora.


"Selamat siang Nona Cora," sapa Mia. Cora lalu mengangguk menampilkan senyuman ramahnya.


"Nyonya Bianca sudah menghubungi saya kalau anda akan datang menjemput anak-anak," kata Mia.


"Dimana mereka Mia?" tanya Cora.


"Tuan dan Nona muda ada di dalam. Ayo Nona masuk dulu," jawab Mia mengajak Cora masuk ke dalam rumahnya. Keduanya lalu berjalan masuk ke dalam rumah.


"Saya akan mengambil barang-barang mereka dulu," kata Mia lalu pamit pergi.


Cora melangkahkan kakinya menuju kolam renang. Dari kejauhan ia bisa mendengar suara tawa Elvis dan Gizela.


"Hai Brenda," timpal Cora menyapa Brenda yang sedang duduk di kursi santai di tepi kolam renang.


"Cora.." gumam Brenda terkejut melihat Cora yang tiba-tiba ada di sana.


"Kapan kamu datang?"


"Baru saja. Aku ingin menjemput Gizela dan Elvis atas perintah Mrs. Bianca," kata Cora.


"Giz__ ela," Cora membulatkan matanya saat Jack naik ke atas kolam renang hanya dengan memakai Boxer hitam hingga menunjukkan otot-otot pria itu. Rambut basahnya membuatnya semakin tampan. Siapapun yang melihatnya tidak akan bisa menolak pesona pria itu. Air liurnya bahkan hampir keluar melihat pesona Jack. Di belakang pria itu muncul Elvis yang baru saja naik ke atas kolam.


Cora mengalihkan tatapannya saat Jack melihatnya. Sepertinya Jack menyadari jika dirinya sedang diperhatikan oleh dua orang wanita di dekat kursi santai.


"Gizela, ayo naik.. aunty Cora sudah datang menjemput kalian," kata Jack memanggil Gizela yang masih bersenang-senang di atas kolam dengan pelampung kuning miliknya.


Gizela ya g mendengar perkataan Jack langsung naik ke atas kolam dan menghampiri Cora.


"Aunty datang menjemput kami?" tanya Gizela. Cora mengangguk.


"Aunty.. ayo temani Gizela mengganti baju di kamar," kata Gizela menarik tangan Cora. Cora terlihat canggung, pasalnya ia merasa terlalu lancang jika masuk ke dalam kamar Gizela karena dia hanyalah orang luar saja. Cora menatap sekilas ke arah Jack, pria itu menganggukkan kepalanya, memberi kode pada Cora untuk menemani Gizela ke kamarnya.


"Boy.. tangkap.." ujar Jack melempar handuk pada putranya.


"Brenda, aku menemani Gizela dulu," kata Cora. Brenda mengangguk. Cora dan Gizela berjalan menjauh dari Kolam. Brenda hanya menatap kepergian kedua orang di depannya dalam diam.