CORA'S TRANSMIGRATION

CORA'S TRANSMIGRATION
Bab 79: Pertandingan



Maaf aunty terlambat," kata Cora merasa bersalah.


"Daddy dan mom tidak bisa hadir. Mereka sibuk dengan urusan masing-masing," ucap Elvis kecewa.


"Aunty akan menemani kalian di sini," kata Cora lembut mengusap wajah Elvis. Seperkian detik kemudian, nama Elvis dipanggil. Anak itu ikut dalam pertandingan. Elvis menjadi perwakilan kelasnya untuk lomba lari. Ada banyak kegiatan yang diadakan oleh panitia. Semua anak-anak ikut berperan dalam setia pertandingan.


"Ayo kak... sekarang giliranmu," kata Gizela senang. Elvis mengangguk. Ia lebih bersemangat karena ada Cora yang datang untuk melihatnya walau sebenarnya ia awalnya berharap kedua orang tuanya lah yang datang.


"Semangat sayang.." kata Cora memberi dukungan. Elvis mengangguk. Ia lalu berjalan memasuki arena perlombaan. Ia berdiri di garis start bersama anak-anak lainnya.


Setelah pluit dibunyikan, anak-anak langsung berlari. Cora bersama yang lainnya terlihat menunggu di garis finish memberi dukungan pada anak-anak.


"Ayo.. ayo sayang.. sedikit lagi," kata Cora menggigit giginya gemas saat melihat Elvis hampir tiba di garis finish.


"Yeayy...." Cora berteriak senang saat Elvis tiba di garis finis dan terus berlari mendekati Cora. Cora merentangkan tangannya lalu menggendongnya.


"Kamu hebat Elvis.." kata Cora memeluk Elvis senang. Sanking senangnya, Cora mengecup kedua pipi Elvis. Elvis menjadi orang kedua tiba di garis finish.


Pertandingan selanjutnya adalah perwakilan dari orang tua anak-anak. Cora tidak tahu jika orang tua ternyata ikut mengambil peran. Kalau saja ia tahu, ia tidak akan memakai gaun. Ia juga tidak membawa kostumnya.


Tapi Cora tidak ingin mengecewakan Elvis dan Gizela. Ia tetap maju ke garis start, tidak peduli dengan omongan orang lain karena pakaiannya. Cora berbeda sendiri dengan ibu-ibu lainnya yang memakai stelan olahraga.


"Aunty hebat.." kata Gizela. Cora menunduk dan memeluk kedua anak itu.


Cora menemani kedua anak itu mengikuti semua rangkaian acara. Ia beberapa kali ikut bertanding.


Setelah makan siang selesai, Cora dan kedua anak itu pulang ke unitnya. Pengasuh Elvis dan Gizela awalnya datang menjemput mereka. Hanya saja kedua anak itu memilih ikut dengan Cora. Mia, pengasuh Elvis dan Gizela menghubungi Jack untuk meminta izin pada tuannya. Setelah diberi izin, Cora membawa kedua anak itu ke unitnya.


Lima belas menit perjalanan, Cora tiba di unitnya.


"Huh... lelah sekali," kata Gizela menjatuhkan tubuhnya di sofa. Sementara itu Elvis terlihat mengantuk. Ia ingin sekali istirahat.


"Letakkan tasnya di sofa saja Elvis," ujar Cora mengambil pakaian gantinya.


Setelah mengganti pakaiannya, Cora mengajak kedua anak itu membersihkan wajah mereka.


"Aku mengantuk aunty. Tidak bisakah cuci mukanya nanti saja," kata Elvis menguap.


"Ya sudah, ayo kita tidur siang," kata Cora mengajak kedua anak itu menuju tempat tidurnya. Sebenarnya Cora juga mengantuk. Hanya saja, ia tidak mungkin tidur dan membiarkan Elvis dan Gizela begitu saja. Dan sepertinya kedua anak itu kelelahan dan mengantuk. Bahkan Gizela yang selalu lincah saja langsung merebahkan tubuhnya dengan asal di sofa.


Ketiganya lalu tidur dengan posisi Cora berada diantara Elvis dan Gizela.