
Hari Sabtu 5 Januari pukul 00.15 Asolani terbangun karena suara seseorang membuka pintu karena takut yang membukakan pintu itu orang jahat Asolani langsung membawa panci dan berjalan ke dekat pintu, Asolani pun melihat ada seseorang yang berada di ruang tengah kamar hotel Tampa pikir panjang Asolani langsung memukul orang misterius itu dan menyalakan lampu ketika menyalakan lampu Asolani langsung menyesal telah memukulnya karena yang ia pukul adalah Rey.
"Makan tuh pencuri, eh ternyata itu kamu bang Rey. Bang Rey bang Rey bang Rey bangun" Asolani.
"Aduh siapa sih yang mukul aku" Rey kesakitan.
"Hehehe maafkan aku bang Rey, aku kira kamu pencuri. Ngomong-ngomong ngapain kamu di kamar ku bukannya kamar mu ada di sebelah" Asolani.
"Hah ada di sebelah bukannya yang sebelah kamarnya Febby?" Rey bingung.
"Tidak kamar Febby ada di sebelah kamar mu" Asolani.
"Hah maaf Asolani udah mengganggu" Rey.
Ketika Rey akan keluar ruangan dan memegang gagang pintu gagang pintu itu mendadak rusak.
"Eh Asolani ini gimana cara bukanya" Rey.
"Aduh masa bang Rey ga bisa buka pintu" Asolani.
"Aku ga bercanda ini benar-benar sudah di buka" Rey mulai panik.
"Ah sini sama aku aja, eh kok gini ya" Asolani mulai panik juga.
"Kan benar apa yang aku katakan pintunya ga bisa di buka" Rey.
"Oh bang Rey bukannya kamu punya skill menembus dinding atau benda apa saja" Asolani.
"haaaah skill ku kan sudah di curi oleh Mite atau Aisah" Rey.
"Oh iya, tapi bang Rey kamu coba lakukan seperti biasa kamu lakukanp ketika mengcopy skill orang lain bisa saja yang ke curi oleh Aisah atau Mite cuman skill copyan mu saja" Rey.
"Ok aku akan coba" Rey.
"Tunggu bang Rey skill Dewi kucing aktif nah bang Rey coba copy" Asolani mengaktifkan skill nya.
"Eh tunggu kenapa skill itu berubah nama?" Rey bingung.
"Ehm kalo manusia setengah kucing aga kurang enak skill ku ini juga sudah meningkat" Asolani.
"Terus kamu sekarang bisa apa dengan skill yang meningkat itu" Rey.
"Udah jangan banyak tanya dulu cepat copy skill ku nanti aku akan jelaskan semua" Asolani kesal.
"Ok ok skill copy aktif" Rey.
Benar saja skill Rey masih dapat di gunakan tapi sangat lemah jadi Rey hanya dapat mengcopy 30% dari aslinya berbeda dari Rey yang sebelumnya Rey yang sebelumnya bisa mengcopy skill orang lain dengan kemiripan 150-200%.
"Syukurlah skill mu masih ada bang Rey" Asolani.
"Aduh dia ingat lagi" Asolani dalam hati.
"Jadi gini ceritanya ketika kemari skill mu di curi oleh Aisah aku Tampa pikir panjang langsung membawa mu pergi dari situ kemudian aku bertemu dengan Sri kemudian diri bang Rey sedikit demi sedikit memudar karena itu Sri langsung menelepon Yusha tapi tidak berhasil karena itu aku mencari pertolongan ke luar nah ketika aku mencari pertolongan tiba-tiba ada seekor kucing jantan yang meminta ku untuk membantu istri atau kucing betina yang sedang terjebak di suatu kandang untuk menjebak tikus setelah itu aku membantunya dan kucing jantan dan kucing betina itu memberi ku sebuah serpihan cahaya sebangai tanda terimakasih setelah itu yang aku seperti ini dan skill yang meningkat dari ku yaitu aku bisa berkomunikasi dan memerintah seluruh kucing di dunia ini. Ngomong-ngomong bukannya kamu di culik oleh seseorang bang Rey" Asolani.
"Oh orang yang menculik ku adalah Aisah dia menyembuhkan ku dan dia juga mengatakan padaku bahwa dia itu cuman pura-pura di kendalikan oleh Guntur dan ketika Aisah ingin pergi dia berpesan untuk kita juga pura-pura tidak tau bahwa Aisah itu sebenarnya tidak di kendalikan" Rey.
Setelah mereka berdua saling bercerita mereka langsung tidur dan tentu saja tempat mereka berbeda yaitu Asolani di kasur dan Rey di sofa singkat waktu sudah menunjukan pukul 08.00 Rey terbangun dan dia juga langsung membangunkan Asolani.
"Asolani bangun sudah pagi" Rey sembari menepuk pipi Asolani.
"Huaaah eh bang Rey kenapa ada di sini apa jangan-jangan kita sudah menikah" Asolani mengigau.
"Engga woy! Cepat bangun kalo engga kita terlambat" Rey.
Kemudian mereka berdua siap-siap setelah itu Rey langsung menyiapkan sarapan untuk satu orang karena Rey cuman bikin 1 porsi makanan yang membuat Asolani bertanya-tanya.
"Nih Asolani kamu makan" Rey.
"Loh kok cuman satu buat kamu mana bang Rey?" Asolani bingung.
"Tenang saja kamu makan aja soalnya aku ga biasa sarapan sekalinya sarapan nanti perutku bisa bermasalah" Rey.
Karena itu Asolani langsung ke dapur dan langsung memasak makanan ringan untuk Rey setelah jadi Asolani memberinya kepada Rey.
"Ih bang Rey katanya kamukan ga biasa sarapan jadi ini aku buat makanan ringan" Asolani.
"Udah ga usah makan aja sama kamu" Rey.
"Ga kalo kamu ga makan aku juga ga bakal makan" Asolani.
Karena terpaksa Rey pun ikut makan makanan buatan Asolani.
"Iya deh aku makan" Rey.
Setelah mereka sarapan mereka ke aula hotel untuk bertemu dengan yang lain. Setelah di aula ternyata Rey dan Asolani sudah di tunggu oleh Febby, Albert dan Lisna. Karena Rey tidak tau hasil dari pertandingan Ima vs Albert dan Iwa vs Mite Jadi Rey mananyakannya kepada mereka.
"Eeee kak Albert kakak Albert lolos juga ke babak selanjutnya" Rey.
"Engga aku gagal ke babak selanjutnya jadi perwakilan dari SMK 3 yaitu cuman kamu dan Febby doang. Oh tidak dengan mu Asolani karena kemarin malam kamu di datangi oleh Kimi itu kan" Albert.
"Iya memang dia menawarkan ku untuk jadi patnernya tapi aku langsung menolaknya karena Rey mau aku menjadi partner ya" Asolani.
"Oh iya aku lupa memberi tau sebenarnya aku nanti akan masak bersama dengan Kimi mewakili SMK Ita" Febby.
Karena itu Albert, Lisna, Asolani, dan Rey kaget karena di ronde pertama yang akan masak yaitu langsung Rey vs Kimi. Kemudian mereka semua pergi menuju tempat acara MCI di laksanakan sesampainya Rey dan Asolani langsung mengganti baju mereka dan bersiap untuk melaksanakan pertandingan mereka melawan Kimi dan Febby.