YESS OR NO

YESS OR NO
KENCAN DAN COSPLAY



30 Desember Minggu pukul 07.00 di halte bus Sri menunggu Rey dengan sangat senang karena mereka akan kencan. Sri sengaja datang dua jam lebih awal dua jam berlalu Rey pun datang ke halte tetapi Sri tidak ada di tempat kemudian Rey duduk di kursi halte bus tidak lama kemudian Sri datang menemui Rey.


"Udah nunggu lama" Sri.


"Engga sih aku juga baru datang" Rey.


"Sri baju mu cocok" Rey tidak sengaja mengatakan karena terpesona.


Wajah Sri langsung memerah karena mendengar perkataan Rey.


"Kamu bicara apa sih yuk kita pergi" Sri salah tingkah.


"Memangnya aku ngomong apa dan gimana kita mau berangkat bus nya juga belum datang" Rey.


Karena salah muka Sri menjadi lebih merah karena malu.


"Sri kamu lagi sakit" Rey yang langsung menempelkan jidatnya ke jidat Sri.


"Dekat dekat dekat aku tidak kuat lagi" Sri langsung pingsan karena malu.


"Sri kamu ga kenapa-kenapa Sri Sri SRI kencan ini kita tunda dulu" Rey.


Ketika mendengar ditunda Sri langsung bangun.


"Ga kita lanjut" Sri.


Tidak lama bus yang mereka tunggu datang kemudian mereka berdua naik bus ketika di Rey dan Sri terpaksa berdiri karena tempat duduk sudah penuh, tidak lama bus itu berjalan setelah berjalan Sri tidak sengaja melihat seorang nenek-nenek yang ikut berdiri karena tidak dapat tempat duduk dan di depan nenek-nenek itu ada seorang pemuda yang sehat dan tidak ada cacat seperti tidak peduli dengan nenek-nenek di depannya lalu kemudian Sri berniat untuk mendekatinya kemudian ada seorang penumpang yang kakinya sedang terluka dan berdiri pun harus menggunakan alat bantu mengatakan.


"Nek duduk di sini aja"


"Ga apa apa dek nenek masih mampu berdiri kok" nenek.


"Engga apa-apa kok nek aku juga harus banyak melatih kaki ku agar cepat sembuh"


"Tidak apa na duduk aja kamu nak" nenek.


Ketika Sri ingin minta ijin untuk membantu nenek-nenek tersebut Sri kaget karena Rey sudah tidak ada di sampingnya ketika Sri mencari Rey ternyata Rey sedang menghampiri nenek-nenek tersebut.


"A Punten bisa ngelehan te ka si sepuh" Rey.


(Kak maaf bisa mengalah ga ke nenek).


"Buat apa aku mengalah siapa cepat dia dapat".


"Oh maaf kakak ga ngerti bahasa Sunda" Rey.


"Aku ngerti kamu ingin aku mengalahkan ke nenek ini"


"Oh kalo mengerti cepat kakak menyingkir dari tempat duduk ini" Rey menggunakan skill ilusi untuk mengilusikan pemuda yang tidak mau mengalah jika berada di posisi si nenek.


"Iya aku akan berdiri"


"Nah nek nenek duduk di sini aja" Rey.


"Makasih nak" nenek.


Kemudian Rey kembali menghampiri Sri tapi ketika sudah sampai di samping Sri. Sri menanyakan nenek-nenek yang tadi Rey bantu kemana.


"Rey nenek-nenek yang tadi kamu bantu kemana" Sri bingung.


"Dia sudah duduk lah kamu bicara apa" Rey.


"Lihat aja sendiri" Sri.


Kemudian Rey melihat ke arah nenek-nenek tadi duduk.


"Hah nenek itu kemana" Rey kaget.


"Udah jangan di pikirkan yuk kita turun karena tujuan kita sudah Sampai" Sri menarik Rey.


Kemudian Rey dan Sri masuk ke taman bermain ketika akan beli tiket Rey melihat muka Sri seperti kurang senang.


"Sri kita ke cafe dulu" Rey.


"Mau apa hayu kita masuk" Sri.


"Ga kamu harus makan dulu agar kuat" Rey langsung menarik Sri.


Tapi ketika di tengah Rey meminta Sri untuk tutup mata kemudian Sri menuruti perintah Rey setelah sampai Rey meminta Sri untuk membuka mata nya perlahan ketika sudah melihat tempatnya Sri langsung melompat kegirangan.


"Rey kita beneran makan disini" Sri senang sekali.


"Iya ini kan kesukaan kamu maid cafe" Rey.


"Iya makasih Rey" Sri langsung memeluk Rey.


"Syukurlah kamu lebih ceria" Rey.


"Hah baka, yuk kita masuk Rey" Sri langsung melepas pelukannya.


Ketika masuk ke dalam Rey dan Sri kaget karena ada 3 pelayan yang menyambut Rey. Rey kaget karena Rey belum pernah ke maid cafe.


"Irasshaimase tuan nona" pelayan cafe.


"Rey kok aku kenal ya ketiga pelayan ini" Sri curiga.


"Bukan kenal lagi kita teman seklub" Rey.


"Hah maksudmu" Sri bingung.


"Itu Aisah, Asolani dan Rina" Rey.


"Kita lagi kerja" Aisah.


"Yang semangat kalian kerja" Rey.


Kemudian Rey dan Sri diantarkan ke tempat duduk yang kosong karena di tempat itu ada Aisah, dan Asolani yaitu rival cinta Sri. Sri menunjukan bahwa dirinya lah yang cocok dengan Rey karena itu Aisah dan Asolani langsung datang ke meja mereka berdua.


"Tuan nona sudah menentukan pesanan kalian" Aisah.


"Sayang kita pesan apa" Sri sembari melirik Aisah.


"Saya rekomendasikan menu spesial yang kami buat" Asolani.


"Kita pesan itu aja yuk sayang" Sri sembari melirik Asolani.


"Ya udah kita pesan itu aja" Rey.


"Tunggu sebentar tuan nona" Aisah dan Asolani Langsung pergi.


Ketika menunggu Sri terus memandangi wajah Rey tidak lama kemudian ada seorang maid membawa makanan untuk pelanggan lain dia tidak sengaja tersenggol oleh pelanggan yang ingin pulang, makanan yang di bawa maid tersebut hampir jatuh ke Sri sebelum makanan jatuh Rey langsung memasang badan untuk melindungi Sri.


"Tuan tuan tidak apa-apa" Asolani langsung berlari mengambil handuk.


"Tidak apa-apa kamu tidak apa-apa" Rey langsung membantu maid yang terjatuh.


"Tidak apa-apa makasih tuan" maid.


"Sri kamu tidak apa-apa" Rey.


"Tuan ini handuk nya" Asolani.


"Makasih Sri aku ke kamar mandi dulu" Rey.


Kemudian Rey ke kamar mandi untuk menggunakan skill pembersih yang dia copy dari Kanzaki Hori setelah bersih Rey kembali. Setelah kembali Rey di beritahu oleh Sri bahwa kita tidak usah bayar. Karena tidak bayar Rey aga senang setelah makan Rey memberi 2 pilihan ke Sri yaitu.



Ke bioskop.


Ke acara vitual YouTube.


Kemudian Sri lebih memilih ke acara virtual YouTube kemudian Rey dan Sri menuju acara tersebut sesampainya di sana Sri langsung berbaur dengan teman-teman cosplay Sri kemudian Sri memperkenalkan teman-temannya ke Rey.



"Ris kamu datang juga katanya kamu tidak akan datang karena kencan" teman cosplay.


"Iya kok tau-tau kamu datang" teman cosplay 2.


"Memangnya aku ga boleh kesini" Sri.


"Tuh kan kamu pasti datang Ris, Ris kenapa kamu ga pake costum" teman cosplay 3.


"Soalnya aku sedang kencan kenalkan Rey ini teman-teman sehobiku" Sri.


"salam kenal" Rey.


"Salam kenal Rey aku Rin tentu saja itu nama samaran ku" teman cosplay 1(Rin)


"Aku Teyasu" teman cosplay 2(Teyasu).


"Aku Hime" teman cosplay 3(Hime).


"Ris kenapa kamu ga ajak pacar kamu cosplay juga" Rin.


"Eh kami belum pacaran aku cuman kalah taruhan doang" Rey.


"Oh kirain udah pacaran" Teyasu.


"Rey kamu tidak sekalian coba cosplay" Hime.


"Engga Sri kalo kamu mau ikut mereka cosplay tidak apa kok" Rey.


"Benarkah Rey" Sri senang sekali.


"Iya" Rey.


"Tapi aku mau ditemenin kamu Rey" Sri dan teman cosplay nya langsung menarik Rey.


Mau tidak mau Rey terpaksa untuk mengikuti mereka.


"Hmm yang cocok untuk mu apa ya" Hime.


"Hime kalo costum untuk dia ini saja" Sri.


"Kok baju itu sih" Rey.


Rey di berikan baju cosplay Rimuru. Dan setelah di pakai semua teman cosplay Sri kaget karena Rey cocok sekali menggunakan nya.


"Cocok banget kan aku juga pertamanya kaget ketika melihat dia menggunakan nya" Sri.


"Tapi tunggu tinggal di make up" Hime.


Setalah selesai semua nya sangat tidak menyangka karena Rey bisa menjadi sangat imut karena imut Rey langsung di peluk oleh Sri.


"Untuk yang sekarang bisa saja kita juara satu dan mengalahkan rival kita" Teyasu.


"Iya nih gimana Rey kamu mau ikut contes cosplay" Rin.


"Eee...."