YESS OR NO

YESS OR NO
TERANCAM BUBAR PART 10 DAN SELESAINYA MASALAH REY



Setelah Rey mengajarkan Ren tentang futsal mereka berdua langsung pulang sesampainya di rumah Rey langsung mengecek hpnya karena ketika dia mengajarkan Ren tentang futsal Aisah menghubungi Rey menggunakan telepati untuk Rey membaca pesan yang Aisah kirimkan ke Rey. Setelah melihat pesannya Rey langsung berlari ke luar.


"Aa Rey kamu mau kemana" Ren.


"Keluar dulu sebentar" Rey.


Karena badan Ren aga sakit Rey menyuruh Ren agar tidak mengikutinya dan Rey menyuruhnya juga untuk istirahat karena Rey tidak mau Ren sampai sakit semua badannya karena ketika tadi latihan Ren terlalu memaksakan diri. Setelah itu Rey langsung pergi ke taman tempat janjian dia dengan Aisah dan taman itu aga jauh dari rumah Rey setelah sampai Rey mencari Aisah setelah berputar-putar di taman itu tetapi Rey tidak menemukan Aisah, karena Rey malu diam di sana sendiri dia memutuskan ingin pulang tetika Rey akan meninggalkan tempat itu Rey di tarik orang misterius ke suatu tempat.


"Hey kamu mau ap-" Rey yang mulutnya langsung ditutup orang misterius.


"Yah di culik lagi culik lagi" Rey dalam hati.


Tidak lama dari situ Rey terhenti di suatu tempat,.dan penculik Rey langsung menampakkan wajah nya, dan ternyata yang menculik Rey ternyata Aisah.


" Nah sekarang kita aman"Aisah.


"Suara ini aga tidak asing di telinga ku" Rey dalam hati.


Kemudian Rey menengok kebelakang.


"Tuh kan bener ternyata kamu yang terus menculik ku" Rey.


"Ya maaf karena ketika aku kesini aku merasa seperti ada yang mengikutiku" Aisah.


Dan ternyata benar Aisah di ikuti oleh adiknya yang sedang hamil karena perlakuan bejat orang orang yang menculik mereka sekeluarga. Setelah melihat adiknya Aisah Rey ingat dengan sesuatu yang penting ya itu Rey ingin mempertemukan Aisah dengan kak Dewi/Kevin, dan adiknya Aisah dengan Yusha.


"Oh ternyata yang mengikutiku adalah adikku" Aisah.


"Oh itu adikmu, dia sekolah dimana" Rey.


"Dia sudah tidak sekolah" Aisah.


"Loh kenapa dia tidak sekolah" Rey.


"Dia sudah aku suruh, tapi dia tetap tidak ingin sekolah karena takut di bully karena dia hamil"


"Oh aku hampir lupa ingin mempertemukan kalian berdua dengan kedua teman ku dan siapa tau dia bisa membantu kalian" Rey.


"Oh, tapi itu bisa diatur, yang terpenting aku sekarang tau mengubahmu menjadi normal lagi" Aisah.


"Hah kamu ga lagi bercanda kan" Rey.


"Eh nggak nih liat gambar ini" Aisah memberi sebuah gambar.


Ketika Rey melihat gambar yang diberikan oleh Aisah dengan seketika tubuh Rey di penuhi cahaya karena perubahan yang asalnya wujud Rey adalah perempuan menjadi laki-laki. Setelah menjadi laki-laki Rey membuka matanya dan memegang bagian dada dan kelaminnya.


"Hah oppainya hilang dan ini ku sudah kembali berati sekarang aku berhasil ke wujud semula" Rey yang bahagia sampai-sampai dia memeluk Aisah dengan erat.


"Terimakasih Aisah" Rey.


"Iya sekarang kamu cepat lepaskan pelukan mu aku sudah malu sekali" Aisah tersipu malu.


"Eh maaf" Rey.


"Dan sekarang nih kamu ganti baju dulu masa kamu mau pake baju itu nanti disangka orang lain kamu ga normal" Aisah.


"Oh iya" Rey.


Dengan perasaan bahagia Rey langsung ke tempat sepi untuk mengganti pakeannya, karena sangking bahagianya Rey sampai tidak peduli dengan baju yang ia pakai. Setelah keluar Rey merasa aga aneh dengan bajunya, dan benar saja ketika ia melihat foto yang diambil oleh Aisah ternyata pakean yang di berikan Aisah ternyata adalah costum cosplay rimuru tempest.


"Rey sebelum itu boleh aku minta foto berdua bersama ku" Aisah.


"Iya boleh" Rey.


"Tapi sebelum di foto kamu bisa pake ini sebentar" Aisah memberikan rambut palsu.


Setelah di foto Rey penasaran dengan hasil fotonya dan meminta untuk Aisah memperlihatkannya tetapi Aisah tau kalo Rey tau dia pasti marah jadi Aisah mengbackup fotonya ke google Drive nya. Dan karena Rey sangat ingin melihat fotonya Rey langsung mengteleport hp Aisah ke tangannya.


"Hah pantas saja aku merasa aneh ternyata Aisah memberiku baju cosplay Rimuru tempest" Rey dalam hati.


"Aisah bisa jelaskan apa ini" Rey menahan marah.


"Hehe bisa ku jelaskan jadi aku mohon jangan di hapus karena itu percuma saja karena aku sudah membuat backup nya di Google Drive" Aisah.


"Nih aku kembalikan" Rey pasrah.


"Kamu tidak marah Rey" Aisah.


"Buat apa aku marah kamu juga sudah banyak membantuku jadi ini semua bisa dibilang rasa terimakasih ku padamu" Rey.


"Oh" Aisah yang pipinya mulai memerah karena malu.


Walaupun Rey sudah kembali menjadi laki-laki tetapi masih ada perasaan yang menjanggal pada dirinya yaitu ketika Rey berbahagia dia merasa ada seseorang yang kecewa karena perasaan itu Rey aga tidak tenang. Setelah itu Rey menyuruh Aisah untuk membawa adiknya bersama. Karena Rey ingin mempertemukan dulu adiknya Aisah dengan Yusha. Setelah adiknya dipanggil oleh Aisah. Rey mengubungi Yusha untuk ketemuan menggunakan hp.


[Yusha bisa kita ketemu]{pesan Rey}.


[Em boleh boleh aja sih tapi mau ketemuan dimana]{pesan Yusha}.


[Nanti aku Sherlock ok]{pesan Rey}.


[Tuh udah aku Sherlock]{pesan Rey}.


[Eh aku juga kebetulan lagi di dekat situ]{pesan Yusha}.


[Ya udah tunggu aku di situ]{pesan Yusha}.


[Ok]{pesan Rey}.


Tidak lama Yusha sampai di lokasi yang diberikan oleh Rey.


"Rey ada ap-- ehh kamu udah balik lagi ke wujud laki-lakimu" Yusha kaget.


"Iya berkat bantuan Aisah" Rey.


"Terus kamu mau apa panggil aku" Yusha.


"Apa kamu bisa membuat kepercayaan diri adik nya Aisah" Rey.


"Oh hah dia hamil" Yusha kaget.


"Iya dia jadi korban kebejatan mereka karena aku gagal membawa mu dan Sri ke sana" Aisah.


"Ehm berati ini juga bisa di bilang kesalahan ku juga. Ok lah akan aku bantu adik nya dan ini juga sebagai penebusan dosa aku dan Sri" Yusha dalam hati.


"Oh ini mudah aku mohon kalian tutup mata dulu" Yusha.


"Ok" Rey, Aisah dan adiknya Aisah menutup mata.