
"Iya sebenarnya aku dan Vealdan itu adalah teman masa kecil" Kireru.
"Bukannya kamu dan Vealdan itu beda kasta" Rey.
"Iya memang tapi kita kalo ingin bermain kita sembunyi-sembunyi dan menggunakan penyamaran agar tidak di curigai oleh orang luar bahwa Vealdan ini adalah putri kerajaan" Kireru.
"Terus hubungan kalian kenapa bisa hancur" Rey.
"Hubungan kita bisa hancur itu di awali ketika aku dan Vealdan baru saja masuk ke akademi ketika itu banyak anak bangsawan yang berpura-pura baik padaku di depan Vealdan sedangkan ketika Vealdan tidak ada sifat mereka berubah 180 derajat kepadaku sampai-sampai mereka ingin menyingkirkan ku dari dunia ini" Kireru.
"Maksudmu mereka ingin membunuhmu?" Rey.
"Iya itu terjadi ketika kelasku melakukan ujian di sebuah dungeon ketika itu aku dan Vealdan berada di kelompok yang berbeda ketika itu sipat mereka masih sama mereka pada baik kepada ku nah ketika kelompokku sudah memasuki dungeon sipat mereka langsung berubah sampai-sampai mereka sudah tidak peduli dengan ujian yang sedang berlangsung. Kemudian aku di bawa oleh mereka ke sebuah ruangan yang gelap dan banyak jebakannya. Tetapi di situ aku masih tidak berpikiran bahwa mereka memiliki niat jahat kepadaku ketika aku dan kelompok ku sampai di sebuah lubang yang jelas-jelas itu adalah jebakan aku malah di dorong hingga jatuh oleh kelompokku. Benar saja di dalam lubang itu terdapat pedang yang mata pisaunya menghadap ke atas dan untuk saja aku tidak terlambat untuk mengubah wujud ku ke Slime" Kireru.
"Bukannya itu sama saja kamu tertusuk juga" Rey.
"Tidak malah ketika aku berubah menjadi slime tekstur nya malah menyamai air nih coba kamu pegang" Kireru.
Kemudian Rey memegang tubuh Kireru dan benar tubuhnya itu sangat lembut dan lunak.
"Nah ketika aku menjadi slime bisa di bilang semua serangan pedang tidak akan mempan kepadaku" Kireru.
"Terus lanjutannya gimana" Rey.
"Kok semakin asik" Rey dalam hati.
"Setelah itu aku lompat keluar dari lubang tersebut kebetulan mereka semua belum jauh dari tempat aku di dorong oleh mereka setelah itu aku mengambil pedang dari salah satu dari mereka kemudian pedang itu aku buang dan aku mengubah diriku menjadi pedang itu agar tau maksud mereka melakukan semua itu dan agar mereka juga berpikir bahwa aku benar benar tewas. Sesampainya di pintu keluar mereka semua berpura-pura menangis karena kehilanganku dan membuat Vealdan sangat kehilangan aku melihat jelas Vealdan sangat sedih dan marak kepada kelompokku. Tetapi kelompokku mengatakan sebuah kebohongan dengan mengatakan bahwa aku yang membawa mereka ke dalam dungeon berbahaya. Mereka juga memfitnahku dan mengatakan aku ingin membasmi mereka semua karena berani mendekati Vealdan. Semua kebohongan mereka itu dipercayai oleh Vealdan dari situlah persahabatanku dan Vealdan hancur karena sebuah kebohongan" Kireru menangis karena itu adalah masa kelamnya.
Ketika Rey ingin mengetahui melanjutkan nya Kireru menyuruh Rey untuk mengistirahatkan tubuhnya dan sudah malam juga kemudian Kireru mengajak Rey untuk beristirahat di rumahnya. Semua tawaran itu di terima dengan senang hati oleh Rey. Sesampainya di rumah Kireru Rey meminta Kireru untuk bercerita lagi. Rey meminta Kireru untuk bercerita karena Rey ingin mengetahui endingnya. Kireru langsung berjanji jika Rey mampu menguasai sihir yang Kireru ajarkan dalam waktu sehari Kireru akan menceritakan semua pengalaman hidupnya.
Kemudian Rey langsung tertidur pulas ke esokan paginya Rey terbangun karena aroma makanan yang sangat wangi. Kemudian Rey mengikuti aroma itu sesampainya di sumber aroma ternyata aroma tersebut keluar dari panci yang berada di dapur ketika Rey ingin membuka panci itu Rey di kaget kan oleh Kireru yang keluar dari laci.
"Astaghfirullah" Rey kaget.
"Eh Rey tadinya aku berniat untuk membangunkan mu" Kireru yang keluar dari laci.
"Kamu sedang apa di dalam laci" Rey.
"Aku sedang membersihkan perabot yang kemarin aku sudah gunakan" Kireru.
Tidak lama Kireru mematikan api dan menyiapkan alat makan di meja makan setelah semua siap Kireru kemudian menaruh sup tersebut di meja makan.
"Ayo Rey kita makan dulu sebelum latihan" Kireru.
"Ok" Rey.
Setelah mereka beres makan Rey dan Kireru langsung ke luar rumah, kemudian Kireru menyuruh Rey untuk pemanasan. Setalah Rey selesai pemanasan Kireru meminta Rey untuk berburu sebuah hewan ketika di lihat hewan tersebut Rey bingung karena belum pernah melihat hewan seperti ini. Kemudian Rey masuk ke hutan untuk mencari hewan tersebut ketika Rey baru masuk ke hutan Rey melihat hewan yang ia cari kemudian Rey membawa hewan itu dengan sangat mudah karena hewan itu sipatnya sangat tenang.
"Fishdragon" Kireru.
"Eh ini naga" Rey kaget.
"Iya dan level hewan itu adalah 75. Terus kamu menangkap dia bagaimana" Kireru.
"Mudah kok" Rey.
"Dia tidak melawan" Kireru.
"Tidak malahan dia bertingkah imut ketika mau aku tangkap" Rey.
"Eeeeehhhhhh Rey cepat ikut aku" Kireru kaget dan langsung menarik Rey ke suatu tempat.
Setelah sampai di tempat yang Kireru maksud Rey disuruh oleh Kireru untuk menempelkan tangannya kebatu yang ada di hadapannya setelah Rey menyentuh batu tersebut baru itu bersinar dan mengeluarkan sebuah hologram kemudian muncul sebuah status seperti dalam sebuah game di status itu tertulis.
Ras : manusia
Level : ?
Serangan : 89%
Kecepatan : 85%
Fisik : 78%
Sihir : ~
Mana : ~
Pertahanan : 150%
Elemen : air, api, tanah, angin, cahaya, dan kegelapan.
Karena melihat status Rey yang sangat besar Kireru langsung kaget karena baru pertama kalinya melihat status yang sangat besar.
"Ga salah nih ada orang yang statusnya seperti ini" Kireru kaget.
"Memangnya kenapa" Rey bingung.
"Baru kali ini aku melihat seseorang dari ras manusia yang mempunyai elemen lebih dari 3, sihir Tampa batas, mana Tampa batas, dan pertahanan melebihi tingkat Max. Karena pada umumnya ras manusia yang paling kuat dia cuman bisa mengendalikan 3 elemen dan presentase kekuatan mereka tidak ada yang pernah melebihi 100%" Kireru.
Setelah itu Kireru membawa Rey ke sebuah air terjun untuk melatih Rey semua sihir yang Kireru miliki.