YESS OR NO

YESS OR NO
TERANCAM BUBAR PART 16 DAN RUANG BK



Setelah masalah Ravael beres Rey, Aisah dan Megumi langsung ke ruangan klub karena janji kak Sayo akan menceritakan masa lalunya. Setelah sampai di ruangan klub Rey, Megumi dan Aisah aneh karena anggota yang lainnya sudah bererai air mata.


"Loh kalian kenapa" Rey.


"Hiks hiks hiks eennggaa kenapa kenapa" Asolani.


"Rey itu Megumi kenapa" Bu Yuna.


"Engga kenapa kenapa kok Bu" Megumi.


"Jangan bohong" Bu Yuna.


"Bu Megumi babak belur karena kesalahpahaman doang kok Bu" Aisah.


"Terus kalian nangis kenapa" Rey.


"Itu rahasia" Rina.


"Oh iya kakak kan udah janji mau menceritakan masa lalu kakak" Megumi semangat.


"Oh itu kalian telat datang nya jadi kakak males buat cerita lagi" Sayo.


"Yah" Rey, dan Megumi.


"Udah tenang nanti aku ceritakan pas kita menjalani huku-ups kelepasan" Yani.


"Hah kalian di hukum kenapa jangan jangan ini ada hubungannya dengan mata Ren yang bengkak atau habis nangis" Rey.


"Udah kubilang rahasiakan ini dari Rey" Megumi berbisik ke Yani.


"Iya maaf kelepasan" Yani berbisik ke Megumi.


"Megumi bisa kamu ceritakan seka-" Rey.


"Yuk yuk kita bersih bersih" Sayo.


"Yuk kita bersih bersih"


Kemudian mereka semua meninggalkan ruangan klub bersama Rey di sana yang pertanyaan nya juga tidak di hiraukan. Karena sudah terbiasa dengan kejadian tidak dihiraukan Rey pun menggunakan skill teleport untuk berteleport ke rumah Rey, karena dia akan mulai masuk dan belajar besok. Tetapi sebelum Rey menggunakan skill teleport Rey sengaja mengelilingi sekolah dulu dan Rey juga tidak akan menyampuri urusan anggota lain karena sipat Rey yaitu tidak ingin terlibat lebih dalam masalah orang lain kecuali sudah di perbolehkan. Ketika Rey ingin ke kelas 11 MM 2 dan sebelum Rey sampai ia mendengar percakapan tentang seorang murid yang dihukum oleh guru BK dengan tidak adil karena penasaran Rey menanyakan nya langsung ke 2 pemuda yang sedang mengobrol tersebut.


"Put sia geus apal berita yang sedang hangat" pemuda A.


(Put Kamu udah tau berita yang sedang hangat)


"Berita naon go" pemuda B.


(Berita apa go)


"Tadi kan aya dua awewe nu te upacara terus di panggil tea make sepiker" pemuda A.


(Tadi kan ada dua perempuan yang tidak upacara terus di panggil pake speaker)


"Oh huuh kunaoan kitu" pemuda B.


(Oh iya kenapa gitu)


"Sebenerna mah Aya tilu awewe nu te upacara pedah hiji mah nya urang sebut anak pejabat lah, jadi hiji awewe ie te di panggil kan te adil ari murid biasa mereka dipanggil make cara nu ngarendahkeun jeung langsung ditindak ditempat, tapi Mun ka anak pejabat mah boga salah ge di sumputkeun" pemuda A.


(Sebenarnya ya ada tiga perempuan yang tidak upacara tapi karena satu perempuan kita sebut anak bejabat, jadi satu perempuan itu tidak dipanggil kan tidak adil kali murid biasa mereka dipanggil dengan cara merendahkandan dan langsung di tindak di tempat, tapi ke anak pejabat punya masalah suka di sembunyikan)


"Ken da memang dunia ini tidak adil, tapi aku dengar-dengar mah anak pejabat eta datang ka BK langsung seperti bersaksi deui, si eta na ge te upacara tapi di hukum cuman hormat bendera selama 1 menit sedangkan si murid biasa ini di tambahkan hukumannya" pemuda B.


(Biar kan memang dunia ini tidak adil, tapi aku dengar-dengar mah anak pejabat itu datang ke BAK dan langsung seperti bersaksi, itu orang nya juga tidak upacara tapi dia dihukum cuman hormat bendera selama 1 menit sedangkan si murid biasa ini di tambahkan hukumanya).


"Oh jadi seperti itu terus orang nya siapa" Rey langsung nimbrung.


"Hah rewas, sia Saha eh Rey geus balik ti Jepang" pemuda A kaget.


(Hah kaget, kamu siapa eh Rey udah pulang dari Jepang).


(Eh kirain siapa ternyata Diego dan Putra)


"Terus diditu rame te Rey" Putra.


(Terus di sana rame ga Rey)


"Ehm bisa di bilang aku di sana malah treveling doang sih karena pa Agus lupa memberi berkasnya" Rey berbohong.


"Pa Agus maaf aku terpaksa berbohong" Rey dalam hati.


"Oh terus didinya mulai asup deui sakola iraha" Diego.


(Oh terus kamu mulai masuk sekolah kapan).


"Kata pa Agus mah urang asup isukan" Rey.


(Kata pa Agus mah aku masuk besok).


"Ayena didinya mawa sapatu te(yang di maksud disini adalah sepatu futsal)" Diego.


(Sekarang kamu bawa sepatu ga).


"Te uy go" Rey.


(Engga uy go).


"Ah asa kumaha eweh didinya teh" Putra.


(Ah aga gimana ga ada kamu teh).


"Lah emang kunaon" Rey.


(Lah memang kenapa).


"Te Weh biasa Aya nu rajin ekskul pas eweh asa kumaha" Putra.


(Te Weh biasanya ada yang rajin ekskul pas ga ada aga gimana gitu).


"Atuh da kumaha urang ayena te mawa sapatu, terus futsal terakhir saacan UAS iraha" Rey.


(Atuh da gimana aku sekarang tidak bawa sepatu, terus futsal terakhir sebelum UAS kapan).


"Cenah mah engke Rabu etage ngan internal game hungkul" Diego.


(Katanya mah nanti Rabu itu juga cuman internal game doang).


"Oh ya udah nanti Rabu urang futsal" Rey.


(Oh ya udah nanti Rabu aku futsal).


"Hayu ah Rey urang ti heula rek ka handap rek latihan" Diego.


(Hayu ah Rey aku duluan mau kebawah mau latihan).


"Huuh nuhun Go Put" Rey.


Kemudian Diego dan Putra lari kebawah.


"Kok ada yang lupa ya tapi apa, astaghfirullah urang poho te nanyakeun kedua murid yang di hukum itu bisa saja itu berhubungan dengan tadi Ren menangis" Rey dalam hati.


Karena sudah terlanjur penasaran Rey mencari tau sendiri dengan mendatangi ruangan BK dengan mengunakan skill transparan karena Rey hanya ingin tau orang nya. Setelah berada di ruang BK Rey melihat sekitar agar memastikan aman setelah memastikan keadaan Rey membuka pintu tapi pintu itu terkunci dan terpaksa Rey menggunakan skill penembus agar bisa masuk ke ruangan BK tersebut setelah masuk Rey mencari buku tentang pelanggaran murid dan ketemu kemudian Rey langsung membaca buku pelanggaran murid tersebut yang hari ini dan benar kedua murid itu adalah Megumi dan Ren tetapi Rey melihat ke anehan dari buku pelanggaran murid yang iya baca di sana tertulis hukuman untuk Ren dan Megumi cuman membersihkan WC berbeda dengan cerita yang tadi di ceritakan oleh Diego dan Putra. Ketiak Rey akan membuka lembar berikutnya jatuh lah lembaran kertas yang sudah kuning termakan usia setelah di baca ternyata lembaran kertas lama itu adalah robekan yang sengaja di robek dan di simpan di buku itu selama bertahun-tahun.


Karena merasa aneh Rey membacanya dan ternyata ada nama kak Sayo yang tertulis dan satu orang yang bernama Kanzaki.


Author dan orang orang yang terlibat dalam pembuatan Novel YESS OR NO mengucapkan selamat berpuasa Ramadhan 1442 Hijriah.


dan insyaallah author akan cepat update agar puasa kalian di penuhi keceriaan dan penasaran.