YESS OR NO

YESS OR NO
BERKUMPUL KEMBALI




KARATER BERRAMBUT BIRU NAMA: YUSHA


KARAKTER BERRAMBUT HIJAU NAMA: SRI


Ren, Aisah, keluarga Aisah dan Kim berhasil untuk berpindah tempat ke tempat kepala sekolah ketika mereka berpindah tempat kepala sekolah atau pa Agus kaget karena tiba-tiba ada sebuah keluarga pindah ke tempat itu.


"Hah kalian semua siapa"


Kembali ke cerita Rey yang sengaja mendorong Ren untuk ikut terteleport ke ruang kepala sekolah.


"Ren maaf" Rey mendorong Ren ke Aisah.


"Aisah jaga adik tersayang ku itu" Rey


"Aa Rey AHO BAKA" Ren.


Setelah mereka terteleport Rey langsung berlari ke tempat mereka menyimpan senjata. Sebelum sampai ke tempat itu Rey melihat seorang pemuda seperti dipaksa oleh 2 orang dan satu orang menodongkan senjata ke kepala pemuda tersebut dan satu lagi memaksa. Karena penasaran Rey mengteleport senjata yang di todongkan ke orang pemuda tadi setelah di teleport orang yang memegang senjata kaget karena senjata yang ia pegang telah hilang secara tiba-tiba.


"Hah senjataku kemana"


"Apa yang kamu cari adalah ini" Rey memperlihatkan senjatanya.


"Hah dari mana kamu dapat itu"


"Rahasia Rey langsung melumpuhkan 2 orang yang berniat memanfaatkan pemuda yang iya lihat tadi.


"Kamu tidak apa-apa dan siapa nama mu" Rey.


"Hah menjauh dari ku"


"Aku tidak akan berniat jahat aku cuman kebetulan melihatmu sedang di manfaatkan oleh 2 orang itu" Rey.


"Kyun" Kyun.


"Eh Kyun" Rey bingung.


"Itu nama ku Rafa Kyun" Kyun.


"Kok aku curiga dia anak nya Kim" Rey dalam hati.


"Kamu sedang ngapain di sini" Rey.


"Aku sedang melindungi ibuku yang akan dibunuh jika aku tidak mengikuti kemauan mereka" Kyun.


"Terus umurmu berapa dan ayah mu kemana" Rey.


"Umurku baru 11 tahun, dan ayah ku sudah di bunuh oleh mereka" Kyun.


"Apa kamu dan ibumu ingin bebas dari sini" Rey.


"Tidak terimakasih aku sudah beberapa kali mencoba kabur dan selalu saja tertangkap dan akibat perbuatan ku untuk kabur, ibuku menjadi korban pelecehan oleh mereka" Kyun.


"Kalo ini aku janji akan menyelamatkan mu dengan ibumu jika kamu mau aja" Rey.


"Sungguh kakak bisa membawaku dan ibuku keluar dari sini" Kyun.


"Iya, tapi aku perlu tau kamu pengguna skill apa karena aku merasa kamu memiliki skill" Rey.


"Oh kakak juga pengunaan skill" Kyun.


"Huuh skill aku adalah perfect copy terus kamu apa" Rey.


"Skill ku biasa-biasa saja kok kak cuman ini" Kyun memperlihatkan skillnya.


"Wah hebat kamu bisa mengubah benda itu sangat hebat tapi kamu bisa membantu kakak tidak" Rey.


"Apa saja kak agar aku bisa keluar bersama ibuku" Kyun.


Rey langsung menanyakan Kyun tempat mereka menyimpan senjata dan kebetulan Kyun yang mengurusi persenjataan setelah di antara ke gudang senjata Rey bertanya.


"Kyun apa ini semua senjata asli" Rey.


"Iya tapi ini semua adalah senjata mainan yang aku ubah menjadi senjata asli" Kyun.


"Terus kamu bisa mengubahnya lagi ga" Rey.


"Tentu saja kak aku bisa mengubahnya ke asalnya, kakak ini Akau mengubah nya ke yang sebelumnya" Kyun.


"Ehm itu sih engga perlu kakak mau kamu ubah mekanismenya menjadi cuman bisa menembakkan ini" Rey memperlihatkan bola kecil yang sering di pake untuk tembakan mainan anak-anak.


"Oh itu mudah sekali" Kyun langsung mengubah mekanisme semua senjata di gudang.


Ketika Kyun mengubah semua mekanisme senjatanya Rey menteleport semua peluru yang ada di dalam untuk di ubah menjadi bola kecil atau peluru untuk senjata mainan anak-anak.


"Kakak tugas ku udah selesai" Kyun.


"Hebat" Rey mengelus kepala Kyun.


"Tapi liat kakak akan membuat pertunjukan dengan skill kakak" Rey langsung menteleport semua peluru dan mengubah semuanya.


"Waw kakak hebat sekali bisa memunculkan semua peluru dan mengubahnya" Kyun kagum.


"Belum selesai liat masih adalah, sudah hilang" Rey menteleport semua itu ke tempat asalnya.


"Waw kakak bisa main sulap" Kyun kagum.


"Karena tugas di sini sudah selesai sekarang kita ke tempat ibumu di tahan Kyun" Rey.


"Hayu kakak aku bawa kakak ke sana" Kyun.


Kyun menarik tangan Rey untuk bertemu dengan ibunya ketika di tengah jalan Rey mendengar suara lari dari belang kemudian Rey mengaktifkan skill transparan untuk menembus pandangan Rey dan Kyun. Setelah sampai di tempat nya ibu Kyun di tahan Kyun langsung membukakan pintu dan di dalam kondisi ibu Kyun babak belur, banyak luka lebam dan pandangannya sangat kosong ketika di peluk oleh Kyun ibunya Kyun masih belum bereaksi.


"Iya kakak ini pasti sebab mereka" Kyun.


"Bentar Kyun aku ingin tau apa yang telah di alami oleh ibumu agar aku tau harus berbuat apa" Rey langsung menggunakan skill Sri tingkat lanjut agar tau penyebabnya.


Setelah Rey melihat semua itu Rey langsung tau apa yang harus ia perbuat.


"Hmm buruk juga ini trauma akan ku coba menghilangkan ingatannya ketika dia dihajar dan di lecehkan semoga saja aku bisa" Rey dalam hati.


"Kyun bentar aku pinjam ibumu" Rey.


"Heal" Rey menyembuhkan luka-lukanya ibu Kyun.


"Heal ingatan" Rey menghapus ingatan ketika ibu Kyun di hajar dan di lecehkan.


"Kyun kamu tidak apa-apa" ibu Kyun langsung sadar dan memeluk Kyun dengan erat.


"Jangan pisahkan kami" ibu Kyun menyangka Rey akan membawa Kyun dari pelukannya.


"Ibu tenang dia adalah orang yang akan menyelamatkan kita" Kyun.


"Iya Bu aku disini akan menyelamatkan Kyun dan ibu tapi sebelum itu aku ingin bertanya ibu kenal sama Kim Kyung" Rey.


Ketika menanyakan itu ibu Kyun langsung menangis.


"Dulu itu adalah tokoh utama kesukaan suami ku dan ayahnya Kyun" ibu Kyun.


"Vik ini dua orang ini adalah anak dan istrinya Kim Kyung jadi ternyata selama ini mereka berdua bukan di bunuh melainkan di manfaatkan saja" Rey dalam hati.


"Bu sebenarnya suami ibu masih hidup" Rey.


"Jangan bercanda kamu" ibu Kyun.


"Iya Kakak jangan membodohi ibuku" Kyun.


"Tidak aku serius" Rey.


"Tapi aku melihatnya dengan mata kepala ku sendiri" ibu Kyun.


"Itu semua adalah ilusi, dan sebenarnya juga teman baru ku juga terkena ilusi dari mereka seolah-olah orang tuanya sudah di bunuh" Rey.


"Terus teman baru kamu kemana dia sudah berasil selamat duluan" Rey.


"Kalo benar suamiku masih hidup ayo cepat kita keluar dari sini tapi di sini penjaganya sangat banyak jadi bagaimana kita bisa keluar" ibu Kyun.


"Oh kalo keluar dari sini aku punya cara yang lebih ampuh kok tapi sebelum itu aku akan mengabarkan kepada rekan ku kalo tugasku di sini sudah selesai" Rey.


"Yusha, Sri, Ravael tugasku sudah selesai dan sekarang kalian boleh menggila" Rey menggunakan skill telepati.


"Kok lama sekali kamu menghubungi kami" Yusha marah.


"Em ceritanya panjang bye" Rey langsung memutuskan telepati.


"Nah sekarang yu kita pergi" Rey.


Sebelum pergi terdengar banyak suara ledakan.


"Itu apa" ibu Kyun.


"Oh itu rekanku paling yang sedang menggila" Rey.


"Oh apa rencana kakak" Kyun.


"Sekarang kalian berdua tutup mata" Rey langsung menggunakan skill teleport.


Tetapi Rey aga bingung akan mengteleport mereka kemana Tampa pikir panjang Rey menteleport mereka berdua ke ruangan klub.


"Sekarang kita di mana" ibu Kyun.


"Jangan takut kita sekarang berada di tempat paling aman, hayu kalian berdua ikut aku akan ku kenalkan kalian ke pemimpin sekolah ini" Rey membawa mereka ke pa Agus.


Sesampainya di ruangan kepala sekolah Rey langsung di peluk oleh Ren dan Aisah.


"Aa syukur lah aa baik-baik saja" Ren.


"Aku bukannya khawatir ya aku melakukan ini supaya kamu senang" Aisah.


"Tapi sebenarnya aku sungguh senang kamu kembali Rey/Shiro Megumi" Aisah dalam hati.


"Iya maaf membuat kalian khawatir" Rey.


Ketika mereka bertiga melepas kerinduan Kim Kyung kaget ples tidak percaya karena anak dan istrinya masih hidup.


"Apa kamu Kyun dan Risma" Kim tidak percaya.


"Kamu siapa" Risma.


"Bapa siapa" Kyun.


Ketika Rey melihat dan mendengar percakapan itu Rey langsung menghubungi Kyun dan ibunya Kyun/Risma untuk menjelaskan semua.


"Bu, Kyun sebenarnya dia itu adalah orang yang berharga bagi kalian aku mengubah wajahnya agar dia tidak di bunuh dan di incar lagi oleh organisasi itu" Rey memberitahu melewati telepati.


"Masa kamu tidak ingat dengan ku" Kim.


"Kalo kamu ini adalah suami ku pasti kamu bisa menjawab pertanyaan ku" Risma.


"Mungkin tapi aku akan terus coba" Kim.


"Vik ini adalah suamiku, Kyun ini adalah Ayah mu" Risma.


Kemudian Kim, Risma dan Kyun berpelukan dengan erat. Dan orang-orang yang melihat itu menangis karena terharu.