YESS OR NO

YESS OR NO
PEMENTASAN DAN TUAN SENJATA LEGENDARIS



"Iya nih gimana Rey kamu mau ikut contes cosplay" Rin.


"Eee...."


Rey pun menerimanya dengan berat hati karena pandangan teman-teman cosplay Sri sangat berharap.


"Eh beneran Rey kamu akan ikut" Sri.


"Iya" Rey.


"Juara satu tunggu kita" Teyasu.


"Ris kenapa kamu tidak ganti baju" Hime.


"Eh maaf aku terlalu terpesona melihat Rey" Sri yang kemudian pergi untuk ganti baju.


"Rey kamu punya nama samaran tidak karena kalo kita menyebut nama asli disini terlihat seperti tidak sopan" Teyasu.


"Punya nama samaran atau nama online ku adalah Hayasu" Rey.


"Yaudah kita panggil kamu itu aja gimana" Rin.


"Boleh" Rey.


Tidak lama Sri datang dengan menggunakan baju cosplay Shion.


"Ris katanya kamu ingin cosplay Milim" Hime.


"Hehehe ternyata costum itu ga muat dan untungnya aku bawa costum cadangan" Sri.


"Ya udah sini hin costumnya aku pakai soalnya kan aneh jika aku sendiri yang beda" Rin.


Kemudian Rin mengganti costumnya yang tadinya Rin cosplay Yuna dari anime kuma kuma bear menjadi cosplay milim dari anime tensura.


"Hayasu tuh puji Ris sepertinya dia mengharapkan pujian dari kamu" Teyasu berbisik-bisik ke Rey.


"Ga aku takut di sebut mesum karena pakean yang di pakai Ris" Rey berbisik-bisik ke Teyasu.


"Ga bakal tuh liat dari tadi Ris melirik kamu terus itu tandanya dia ingin pujian" Teyasu berbisik-bisik ke Rey.


Karena tekanan dari Teyasu Rey pun memuji baju yang di pakai oleh Sri karena pujian itu muka Sri memerah karena malu karena takut salah tingkah lagi Sri langsung sembunyi di balik punggung Hime. Tidak lama ada staf acara di situ mengatakan dimohon segera bersiap-siap karena acara cosplay akan segera di mulai.


"Yuk acara akan di mulai kita siap-siap dulu" Rin.


"Tunggu penilaian nya sekarang gimana katanya beda dari yang kemarin" Sri.


"Oh penilaian nya kata staf yang aku tanya menggunakan sistem voting siapa banyak yang mendapat suara lebih banyak dia menang" Teyasu.


Setelah itu mereka semua berkumpul karena akan tos bersama-sama setelah itu mereka semua diam di belakang panggung. Sebelum di mulai staf acara meminta ke setiap ketua untuk mengambil undian tampil, tenyata kelompok mereka mendapatkan urutan tampil ke 10 karena ada 21 kelompok yang mengikuti acara itu Sri, Rin, Teyasu dan Hime menjadi kurang semangat karena nomor urutan itu adalah nomor urutan pertengahan.


"Loh kok kalian seperti kecewa" Rey.


"Iya karena kita dapat nomor pertengahan maaf semua" Rin menyesal.


"Iya ga apa-apa kami semua mengerti" Teyasu.


"Memangnya kenapa kalo dapat no 10" Rey bingung.


"Karena itu nomor terakhir sebelum istirahat jadi kebanyakan yang mendapatkan nomor pertengahan kurang di perhatikan" Teyasu.


"Tapi kita semua juga jangan menyerah dulu kita tunjukkan bahwa kelompok kita tidak bisa di anggap remeh" Rey memberi semangat.


"Iya tapi gimana caranya" Hime.


"Tenang saja aku punya rencana" Rey.


Kemudian mereka menanyakan bagaimana rencana tapi Rey mengatakan tunggu saja nanti tidak terasa urutan tampil sudah yang ke 8 karena penasaran Sri, Rin, Teyasu, dan Hime memaksa untuk Rey mengatakannya karena terpaksa Rey memberitahu rencana nya dengan mendengarkan ke pada mereka sebuah lagu ketika sudah mendengarkan nya mereka menanyakan itu suara siapa.


"Hayasu ini suara siapa" Rin.


"Lihat saja yang sekarang mukanya memerah" Rey.


"Rin itu suara ku" Sri.


"Iya itu suara Ris aku tidak sengaja merekamnya ketika baru pertama kali aku latihan bela diri dengan Ris" Rey.


"Oh ternyata kamu telat waktu itu karena ini" Sri malu.


"Jadi gimana mau cover lagu saja atau yang lain" Rin.


"Ya udah itu aja dan bagaimana kalo laki-laki saja yang memegang alat musik dan para perempuan bernyanyi saja" Teyasu.


"Boleh juga tuh idenya" Rin.


Rin dan Hime setuju karena mereka berdua adalah YouTuber yang sering mengcover lagu anime dan pengikut mereka sudah ada 1jt lebih.


"Aku pengang keyboard ok" Teyasu.


"Memangnya kamu bisa" Rin.


"Iya mengingat angka prisma juga ga hafal" Hime.


"Eh gini-gini aku pernah les keyboard" Teyasu.


"Hayasu kamu bisa main gitar atau alat musik lain" Hime.


"Eeee kalo gitar, bass, dan drum aku ga bisa tapi alat DJ aku lumayan bisa" Rey.


"Sebenarnya aku tidak bisa memainkan alat musik apapun tapi ketika Rey target memberikan kenangan dan pengalamannya aku pernah lihat dan merasakan dia pernah menyamar menjadi DJ jadi kurang lebih aku bisa melakukannya" Rey dalam hati.


"Hey Rey kok bengong aja Rey yakin mau pake alat DJ" Sri.


"Eeehhh apa" Rey kaget.


"Kamu yakin mau pake alat DJ soalnya kalo kamu gagal aku bisa menurunkan citra mereka bertiga" Sri.


"Iya aku yakin" Rey.


"Soalnya Rey target pernah coleb bersama mereka berdua" Rey dalam hati.


Tidak lama kemudian pementas ke 9 naik panggung dan tidak lama kemudian pementas ke 9 turun kembali karena aksi mereka gagal total yang membuat mut penonton menurun drastis karena itu dan ketika kelompok Rin, Teyasu, Hime, Sri dan Rey naik panggung mereka melihat penonton sudah berkurang 50% karena pementasan kurang memuaskan peserta sebelum mereka karena itu Teyasu memainkan keahlian menggunakan keyboard dan Teyasu berhasil mengembalikan penonton sebanyak 10% karena itu belum cukup Rey langsung memainkan alat DJ nya dan upaya tersebut juga cuman berhasil mengembalikan penonton sebanyak 8%.


"Duh gimana nih penonton belum kembali semua bagaimana kita bisa menang" Teyasu.


"Rey kamu bisa mengiringiku untuk bernyanyi opening tonikaku kawaii" Sri.


"Hah yang lagunya ngerap aga cepat" Rin.


"Iya" Sri.


"Ok akan ku usahakan untuk menyamainya dengan vocalmu Sri" Rey semangat karena tertantang.


"Ok siap Rey" Sri tersenyum.


"Kapan saja" Rey semangat.


Kemudian Sri menyanyikan opening tonikaku kawaii dengan diiringi oleh instrumen DJ yang Rey mainkan dan karena itu penonton kembali 3x lipat dari sebelumnya dan hampir memenuhi kapasitas ruangan disana setelah mereka selesai penonton meminta untuk menyanyi lagi dan para staf juga memakasa mereka untuk menyanyi lagi karena permintaan penonton dan staf mereka berlima pun melanjutkan dengan membawakan lagu (Junjou emotional - ending isekai smartphone tomo ni) karena mereka memang sepakat untuk membawakan lagu ini. setelah mereka berhasil membawakan lagu Junjou emotional dengan baik semua penonton langsung memberikan tepuk tangan yang sangat meriah


Kemudian mereka turun dan tepuk tangan masih meriah sampai-sampai penonton meminta melanjutkan ke kontestan berikutnya dan tidak mau istirahat karena itu para staf acara pun terpaksa melanjutkannya dan acara pun dilanjut tanpa ada istirahat sembari menunggu kelompok Rin, Teyasu, Hime, Sri dan Rey menunggu di luar karena mereka semua ingin bercerita ria tentang konser yang tadi. Sedang asyik-asyiknya mengobrol datang beberapa orang yang ingin meminta foto bersama mereka dan permintaan itu di terima dengan senang hati ketika sedang asik Rey tidak sengaja mendengar suara Esa yusna meminta tolong kepadanya karena Rey takut itu cuman imajinasi nya Rey langsung ke kamar kecil dan menggunakan skill yang bisa mengeluarkan senjata legendaris.


"Rey tolong aku kalo bukan kamu siapa lagi" suara samar-samar.


"Hah yang tadi seperti suara Esa tapi masih belum pasti akan ku pastikan karena aku takut itu cuman imajinasi ku saja" Rey dalam hati.


"Teman-teman maaf aku harus ke kamar kecil dulu" Rey.


"Iya ga apa-apa tapi kembali sebelum jam 15.00 ok karena itu acara penutupannya sekaligus pengumuman juaranya" Rin.


"Iya aku akan kembali kebelum jam 15.00" Rey.


Kemudian Rey langsung kekamar mandi setelah di kamar mandi Rey mengaktifkan skill Esa.


"Skill senjata legendaris aktif EXKALIBUR" Rey menggunakan skill Esa.


Kemudian Rey mendengar suara dari pedang itu untuk menyelamatkan tuannya karena tuan pedang tersebut sudah tidak kuat menahan tekanan yang di berikan oleh semua senjata legendaris yang ingin keluar dan tuan dari semua senjata ini adalah Esa Yusna.