YESS OR NO

YESS OR NO
KELASMIT PART 7 DAN BOLA KEKUATAN



2 Januari hari Rabu pukul 08.00 Rey, Asolani, dan Aisah bersiap-siap dulu di ruang klub.


"Rey, Asolani aku mau nanti ketika bertanding kalian pura-pura tidak kenalan dengan ku agar terkesan misterius" Aisah.


"Memangnya kenapa" Asolani.


"Karena dari kesmit ini di mulai seperti ada yang sedang mengawasi ku" Aisah.


"Hah jadi dari kesmit ini di mulai kamu selalu memakai topeng" Rey.


"Ga selalu juga sih aku sesekali membukanya karena aku juga aga terganggu harus menggunakan topeng dan penyamaran ini terus" Aisah.


"Jangan-jangan Guntur sudah tau bahwa Aisah yang dia culik adalah Aisah palsu" Asolani.


"Mungkin juga, ok kalo gitu Aisah, Asolani mendekat sini sebentar doang kok" Rey.


Kemudian Rey mengeluarkan dua bola cahaya dan bola cahaya itu adalah sebuah skill yang hanya dapat di bangkitkan oleh pengorbanan beberapa jiwa. orang yang memiliki skill kemudian Rey memasukan satu ke Aisah dan satu lagi ke Asolani. Tapi sebelum Rey memasukan Aisah dan Asolani menanyakan bola apa itu.


"Rey bola itu apa" Aisah.


"Rey tunggu lebih baik kita pindah tempat dulu karena aku mendengar suara langkah kaki yang menuju kesini lumayan aga banyak suaranya" Asolani menggunakan skill.


"Ok gitu, skill ruang Tampa batas aktif" Rey menggunakan skill pa Lasut.


Kemudian Rey, Asolani, dan Aisah berpindah tempat secara instan ke suatu ruangan.


"Rey kita ada di mana" Aisah bingung.


"Oh ini adalah skill pa Lasut yaitu skill ruang Tampa batas" Rey.


"Maksud bang Rey" Asolani bingung.


"Maksudnya jika kita berada di sini mau berapa lama juga kita tinggal di sini. Waktu yang akan berlalu di dunia nyata cuman 1 detik dan skill ini juga bisa menciptakan barang segimana imajinasi kita tapi semua barang yang di ciptakan di dunia ini tidak akan bisa di bawa ke dunia nyata jadi bisa di sebut skill ini sama seperti ngehalu doang" Rey.


"Terus bola yang tadi kamu keluarkan apa Rey" Aisah.


"Oh ini adalah bola cahaya yang di dalamnya ada suatu kekuatan yang aga special" Rey.


"Kenapa special" Asolani.


"Karena membangkitkan kekuatan ini menggunakan beberapa jiwa dari orang yang memiliki skill seperti kita" Rey.


"Oh jadi kekuatan itu kamu bangkitkan dari beberapa jiwa yang kamu miliki Rey" Asolani.


"Yap" Rey.


"Tunggu-tunggu Rey kamu mendapatkan jiwa-jiwa itu dari siapa atau jangan-jangan kamu sekarang adalah seorang pembunuh" Aisah mulai takut.


"Tenang saja Aisah bang Rey masih bang Rey yang kita kenal dan jiwa-jiwa itu di berikan oleh pa Lasut" Asolani.


"Iya dan aku menciptakan kekuatan ini karena aku tidak ingin kalian berdua berada dalam bahaya" Rey.


"Hah ok aku akan percaya saja pada mu Rey" Aisah.


Kemudian Rey memasukan masing-masing 1 bola cahaya ketika sudah di masukan Rey menjelaskan kekuatan apa saja yang mereka dapatkan.


"Dah bola kekuatan itu sudah masuk ke dalam tubuh kalian" Rey.


"Udah selesai" Aisah dan Asolani.


"Iya dan aku akan jelaskan kekuatan apa saja yang aku berikan pada kalian pertama Aisah aku sengaja membuat kekuatan pertahanan mutlak tapi pertahan mutlak itu sudah aku tingkatkan jadi selain ketahan tubuh mu yang akan sulit di tembus ples aku juga mengaktifkan pertahanan dari segala skill jadi semua skill yang bersifat pengendara atau ilusi itu tidak akan berguna terhadap mu dan Asolani aku memberikan kekuatan counter mutlak jadi semua skill atau luka yang kamu dapat bisa kamu kembalikan ke orang yang melukaimu tapi tidak termasuk perasaan karena itu kan merepotkan dan kekutan yang bisa membuatmu melayang di udara atau terbang" Rey


"Terus kekuatan ini membutuhkan berapa jiwa" Aisah.


"Ga banyak kok cuman 100 jiwa" Rey.


"Ga banyak bagaimana 100 jiwa itu banyak kamu menggunakan 100 jiwa hanya cuman hal yang tidak penting seperti ini" Aisah marah.


"Seratus jiwa tidak banyak ketimbang nanti kamu di kendalikan oleh Guntur dan jika kamu di kendalikan mau tidak mau aku harus berevolusi jadi demon lord" Rey serius.


"Terus kekuatan aku membutuhkan berapa jiwa" Asolani.


"Ehm tidak banyak cuman 50 jiwa karena skill mu tidak terlalu berguna jika di orang yang tidak tau cara memakainya" Rey.


"Oh jadi aku memang tidak berguna. Sudah ambil lagi kekuatan yang kamu kasih" Asolani nangis karena direndahkan.


"Sudah ambil karena aku juga tidak mau kamu kenapa-napa karena kalo Guntur tau yang ia culik itu adalah cloningnya Aisah dia pasti berambisi menculik yang asli dan orang sejahat Guntur pasti menggunakan tindakan pengecut yaitu menculik mu agar Aisah masuk perangkap nya" Rey.


"Oh dengan kata lain kamu ingin melindungi dia ya Rey" Aisah.


"Eeengga juga" Rey salting.


Karena melihat tingkah laku Rey hati Asolani langsung berdegup kemudian Rey mengnonaktifkan skill ruang Tampa batas dan mereka kembali ke dunia nyata. Tidak lama anggota klub Mantuan datang yaitu Megumi, Ren, Rina, Exka, Yani, Yami, Mail, Esa dan pembimbing mereka yaitu Sayo.


"Eh kalian ternyata ada di sini" Rina.


"Iya kami lagi menyiapkan mental" Aisah.


"Tenang saja kami pasti dukung" Esa.


"Iya kami akan menyemangati kalian bertiga" Ren.


"Ayo cepat siapkan mental kalian karena acara masak 10 besar akan di laksanakan outdoor yaitu kalian akan masak di lapang upacara" Yani.


"Hah katanya di dapur" Rey.


"Maaf biasa teteh ku selalu ceplas-ceplos kalo bicara dengan ayahku, dan ide masak outdoor adalah dari omongan ceplas-ceplos tetehku" Yami.


"Hehehe tehe" Yani.


"Tehe palalu" Rey, Aisah, dan Asolani.


Kemudian para kontestan calon peserta MCI di panggil untuk turun ke lapangan kemudian Rey, dan Asolani duluan ke lapang karena Aisah harus siap-siap dengan penyamarannya ketiak sudah kumpul MC acara langsung membuka acara.


"Selamat datang di acara masak 10 peringatan teratas dan dari sepuluh orang ini akan di pilih sebanyak 5 orang untuk menjadi kontestan MCI tahun ini acara pertama kita mulai yaitu pengocokan peserta yang akan di lakukan oleh pa Agus" MC.


Kemudian pa Agus memberikan pidato sedikit.


"Sebelum bapa menentukan siapa lawan siapa bapa akan pidato sedikit kalian siap" pa Agus.


"Engga" semua murid.


"Sedikit doang kok" pa Agus.


"Engga" semua murid.


"Ok bapa akan pidato sedikit assalamualaikum sekian dari bapa" pa Agus.


"Kok dikit amat" semua murid.


"Kan kata sedikit ya itu sedikit karena bapa tidak suka PHP. Ok bapa akan ambil semua undian" pa Agus.


Kemudian pa Agus mengambil semua undian dan daftar pertandingan adu masak sebagai berikut.



Taiga Maman vs Lisna Wanda.


Febby Deby vs orang misterius.


Else Rahma vs Albert Park.


Muhamad Rey vs Suzuki Rika.


Asolani putri vs Rere Tae.