YESS OR NO

YESS OR NO
TERIMAKASIH REY



Karena Rey harus menghindari teman-temannya karena Rey takut ketika berevolusi menjadi demon lord wilayah sekitarnya akan hancur Rey pun langsung pergi ke luar rumah sakit. Ketika Rey keluar rumah sakit Sri melihat Rey.


"Hei itu Rey ada di bawah" Sri.


"Hah yang benar saja tapi tunggu ketika Rey keluar rumah sakit kok tanda-tanda munculnya demon lord yang baru menjadi mengecil" Rin.


"Iya benar, Hah jangan-jangan Rey lah yang akan menjadi demon lord" Aisah.


"Terus alasan nya Rey menjadi demon lord apa" Sri.


"Sepertinya penyebabnya karena dia gagal menyelamatkan Esa Yusna" Yusha.


"Kalo seperti itu bagaimana pun caranya kita harus menyelamatkan Esa Yusna agar Rey tidak menjadi demon lord" Sri.


"Iya kami juga tau tapi bagaimana cara kita untuk menyembuhkan Esa Yusna yang tau skill Esa Yusna adalah Rey sedangkan Rey sekarang sedang ada di bawah" Yusha.


"Neee aku mohon kalian selamatkan tuanku" Exka.


"Iya tenang saja aku akan menyelamatkan Rey ples Esa Yusna sekaligus" Aisah.


"Iya bagaimana caranya" Yusha.


"Hah terpaksa aku ceritakan rencana ku" Aisah.


"Terus rencana mu apa" Rin.


"Pertama kalian bawa Rey ke hadapanku setelah itu aku akan curi skill Esa Yusna di Rey kemudian skill itu akan aku kembalikan lagi ke Esa Yusna" Aisah.


"Oh berati skill mu bukan skill mencuri doang tapi bisa mengembalikan skill atau memberi skill seperti itukan skill mu Aisah" Sri.


"Yap udah dari pada lama di sini mending kalian tangkap Rey dan bawa ke sini" Aisah.


"Terus kamu ngapain Aisah" Yusha.


"Ya bantu kalian kalo aku yang bertemu Rey dan menyentuhnya kemungkinan aku bisa langsung mencuri skill Esa Yusna jadi akan lebih efektif" Aisah.


Kemudian Rin, Sri, Aisah, Yusha, dan Exka mengejar Rey tapi mereka cuman mempunyai waktu 1 jam lebih 37 menit karena itu mereka semua mengejar Rey dengan sekuat tenaga. Karena Rey tau sedang di kejar oleh mereka berlima Rey langsung menciptakan cloning sebanyak 2 kemudian cloning itu dan Rey yang sebenarnya berpisah karena itu mau tidak mau Rin, Sri, Aisah, Yusha, dan Exka harus berpencar Rin mengejar Rey yang kembali ke rumah sakit sendiri karena Rin sangat mengetahui tempat tersebut. Yusha dan Exka mengejar Rey yang ke parkiran sedangkan Aisah dan Sri mengejar yang terus menjauh dari rumah sakit tidak lama telepon Sri berdering sembari lari mengejar Rey. Sri mengangkat telepon.


{Iya dengan siapa} Sri sembari lari.


{Rin, Rey yang aku kejar ternyata cloning} Rin.


{Makasih informasinya} Sri sembari lari.


"Sri tadi siapa yang telepon" Aisah sembari lari.


"Temanku yang tadi mengejar Rey yang masuk lagi kerumah sakit dan ternyata itu cuman cloningnya" Sri sembari lari.


Tidak lama Yusha menelepon Sri, karena Rey yang Yusha dan Exka kejar adalah cloningnya juga karena dua Rey yang Rin, Yusha, dan Exka kejar adalah cloning Dan sudah di pastikan Rey yang Aisah dan Sri kejar adalah Rey asli karena sudah tentu yang mereka kejar adalah Rey asli Sri langsung membuat rencana untuk menangkap Rey setelah selesai membuat rencana Sri langsung memberitahu ke Aisah setelah di beri tau Aisah langsung melaksanakan rencana Sri dan tidak lama Rey langsung terkepung.


"Rey kenapa kamu lari" Sri.


"Karena aku lah yang akan menjadi demon lord nanti" Rey.


"Terus kalo kamu lari akan menyelesaikan masalah" Aisah.


"Aku bukan melarikan diri tapi aku takut kalo aku berevolusi di sana aku takut banyak korban jiwa yang akan berjatuhan" Rey.


Aisah tiba-tiba mendekat dan langsung menampar pipi kiri Rey. Sri yang melihat itu langsung kaget.


Setelah itu Aisah memegang tangan Sri dan menggunakan skill teleport untuk ke ruang rawat Esa Yusna setelah sampai di sana Aisah langsung menangis karena membayangkan Rey bisa saja membenci Aisah karena tadi dia tampar. Karena melihat Aisah menangis Sri memeluk Aisah dengan erat dan mengatakan.


"Sudah kamu sudah benar memberi dorongan kepada Rey dan mungkin Rey tidak akan benci padamu" Sri menenangkan Aisah yang sedang menangis.


"Kenapa kamu mengasihani aku ini kan bisa jadi kesempatan mu untuk mengambil hatinya Rey" Aisah mengusap air mata.


"Aku tidak mau kalo pertempuran kita meninggalkan penyesalan aku ingin menang dengan adil atau kalah dengan badan tegap" Sri.


Setelah itu Aisah bangun dan menyentuh Esa Yusna.


"Skill pengembali aktif" Aisah langsung memberikan skill Esa Yusna.


Karena pengembalian itu Exka yang sedang bersama Yusha tiba-tiba menjadi butiran cahaya dan langsung meluncur mengarah kamar rawat Esa Yusna sebelum menghilang Exka mengatakan kepada Yusha.


"Ternyata kalian berhasil menyelamatkan tuan walau belum sepenuhnya tuan ku selamat masih ada yang harus aku urus si dalam tubuh tuan ku makasih banyak teman-teman Rey dan sampai nanti" Exka.


Ketika Exka kembali ke tubuh Esa Aisha dan Sri langsung kaget karena tidak lama cahaya/Exka masuk banyak senjata legendaris yang keluar ketika senjata legendaris keluar dari tubuh Esa, Rey langsung muncul dengan skill teleport Dan karena munculnya mendadak Rey langsung tertumpah perisai yang cukup besar dan karena perisai itu Rey pingsan.


Tidak lama Rey bangun dan malah dia yang tidur di kasur sedangkan Esa Yusna sudah duduk di bangku samping Rey.


"Hei Rey kamu sakit apa" Esa.


"Hah bukanya kamu yang sakit" Rey.


"Aku yang sakit coba pikir lagi siapa yang tidur di kasur" Esa.


"Aku" Rey.


"Berati yang sakit" Esa.


"Eeehhh" Rey langsung turun dari Karus.


"Terimakasih Rey telah berusaha untuk menyelamatkan ku" Esa tersenyum.


"Selamat datang kembali Esa" Rey langsung memeluk Esa karena bahagia Esa Yusna sudah sembuh total.


"Tapi aku masih tidak mengerti bagaimana kamu mencuri skill nya dari Rey" Sri bingung.


"Oh aku mencuri skill nya ketika menamparnya" Aisah.


"Oh tapi tadi kamu menangis takut di benci sam-" Sri mulutnya langsung ditutup oleh Aisah.


"Sssttt jangan bilang-bilang" Aisah.


"Hah takut di benci siapa" Rey penasaran.


"Bukan siapa-siapa" Aisah malu.


Karena Esa tau dia bisa selamat karena Aisah dan Sri ikut membantu. Setelah itu Esa berjanji akan membantu mereka mendapatkan laki-laki yang mereka cintai.


"Rey sebelum kita pulang ada seseorang yang ingin berterima kepada mu skill senjata legendaris aktif EXKALIBUR" Esa langsung mengeluarkan exkalibur/Exka.


"Tuan ada apa" Exka.


"Kamu bukanya ingin berterima kasih kepada Rey" Esa.


"Rey terimakasih telah menyelamatkan tuanku" Exka.