
"Aman, aman, aman. Aku lupa aku mempunyai pertahanan melebihi rata-rata" Rey.
"Memangnya pertahanan mu berapa" Maou.
"Ternyata penglihatan Maou cuman bisa melihat level, dan status yang lainnya kemungkinan Maou tidak bisa melihatnya" Rey dalam hati.
"Maou kamu selain bisa melihat level kamu bisa melihat status ku" Rey.
"Aku bisa melihat level saja untuk saat ini, karena ketika aku di kendalikan oleh seseorang semua kekuatan ku tidak bisa di pakai full aku cuman bisa menggunakan 5% kekuatanku" Maou.
"Nj(i)r yang tadi tuh cuman 5% Maou mengeluarkan kekuatannya sudah sampai memaksa 4 sosok penting turun tangan" Rey dalam hati.
Karena keasikan berbicara sampai-sampai mereka berdua di kepung oleh 8 monster katak yang siap menyarang. Kemudian monster katak langsung menyemburkan racun secara bersamaan.
"Dingtra" Rey mencoba sihir Kireru.
Setelah melafalkan sihir itu di sekeliling Rey dan Maou tercipta penghalang yang tidak terlihat karena Rey menggunakan sihir Kireru sampai-sampai Maou kaget karena tidak ada sosok yang bisa menguasai sihir yang di lakukan Kireru. Bisa di bilang semua sihir Kireru tidak bisa di tiru.
"Rey kamu ini sebenarnya siapa" Maou.
"Aku pahlawan desa Slime" Rey.
"Jangan mengelak, jawab sejujur-jujurnya" Maou dengan mengeluarkan aura penindas.
Karena aura yang di keluarkan Maou Rey aga ketakutan dan akhirnya Rey jujur bahwa dia dari dunia lain.
"Iya aku jujur aku sebenarnya bukan dari dunia ini" Rey.
"Jadi kamu ini reinkarnator?" Maou.
"Mungkin iya dan mungkin juga enggak" Rey.
"Maksudnya" Maou.
"Nanti alasan nya aku ceritain yang terpenting sekarang gimana caranya kita ngalahin ni monster" Rey.
Tidak lama monster katak itu menghentikan seburan racunnya setelah berhenti Rey langsung berlari menuju monster katak itu untuk membunuhnya ketika hampir dekat Monster katak itu mengeluarkan bau yang tidak sedap untuk pertahanannya. Tetapi usaha monster itu tidak berguna di hadapan Rey sebelum Rey mendekat ke monster katak Rey sudah merusak indera penciumannya dengan skill Heal. Kemudian monster itu terbelah dua oleh Rey setelah Rey membunuh monster itu Rey mendengar sebuah suara dan suara itu tiba-tiba memperkenalkan diri.
"Master perkenalkan namaku Refsi"
"Hah apa perasaanku atau memang aku mendengar suara?" Rey.
"Iya tuan kamu tidak salah aku adalah skill baru yang tuan tidak sengaja bangkitkan" Refsi.
"Ternyata benar ada suara eh Refsi maksudnya nama skill ini adalah skill Refsi" Rey dalam hati.
"Iya skill Refsi adalah singkatan dari referensi" Refsi.
"Kok ga ada nama yang lebih bagus lagi" Rey dalam hati.
"Maafkan ku tuan" Refsi sedih.
"Njir dia sedih, Refsi maaf" Rey dalam hati.
"Enggak apa tuan" Refsi.
Tidak lama Refsi mengatakan di depan mereka akan ada 2 naga yang menyerang tapi Refsi mengatakan cuman mereka berdua yang akan di serang oleh naga dan Refsi juga menyarankan kepada Rey untuk berdiam diri dan bersembunyi.
"Rey apa kamu merasakan hawa mencekam ini" Maou.
"Merasakan engga tapi aku tau kita akan kedatangan tamu yang sangat kuat" Rey.
"Hah maksudmu?" Maou aga panik.
"Maksudku kita akan kedatangan 2 ekor naga" Rey.
"Rey bisa katakan lagi" Maou.
"Kita akan kedatangan 2 naga" Rey datar.
"Hah bagaimana ini Rey ayo kita kabur" Maou panik.
"Nj(i)r Ni orang apa benar raja iblis" Rey dalam hati.
"Engga kita diam aja di sini karena dua naga yang menuju kemari mereka berdua ingin bertemu kita kalo kita sekarang kabur ke desa Slime yang ada desa itu akan hancur oleh kedua naga" Rey yang mendapat saran dari Refsi.
"Maksudmu 2 naga itu ingin membunuh kita" Maou panik.
"Mungkin, yang lebih penting kita sembunyi dulu" Rey tenang.
"Terus kalo kita ketemu oleh kedua naga itu terus kita di bunuh bagaimana" Maou.
"Udah tenang aja skill transparan aktif, skill penghilang keberadaan aktif" Rey mengaktifkan 2 skill secara bersamaan.
"Wow tubuhku tidak terlihat eh Rey kamu dimana" Maou.
"Aku ada di sampingmu dari tadi" Rey.
"Rey ini sihir apa yang kamu pakai keren banget!" Maou kagum.
"Sebenarnya ini bukan sihir melainkan ini adalah skill dari dunia ku sebelumnya" Rey.
"Oh. Rey mulai sekarang tolong terima aku menjadi muridmu" Maou sembari menundukkan kepalanya.
"Nj(i)r kok jadi gini sih, aku kan tidak tau cara mengajar skill hasil copyku ke orang lain malahan aku juga mengcopy skill orang lain dengan cara melihatnya saja, melihat. Aha aku punya ide akan aku coba untuk tolak dulu permintaan dari Maou kalo dia masih kekeh mau menjadi kan aku seorang guru aku suruh aja dia melihat apa yang aku lakukan palingan dia akan menyerah" Rey dalam hati.
"Rey kamu tidak apa-apa Rey, Rey, Rey Hallo" Maou.
"Oh iya ada apa?" Rey kaget.
"haaaah jadi gimana aku di terima tidak menjadi muridmu" Maou.
"Maaf" Rey.
"Aku mohon, aku mohon, aku mohon" Maou sembari bersujud.
"Ok aku terima tapi aku tidak bisa mengajarkan mu apa-apa jadi kamu lihat dan perhatikan saja cuman itu yang aku bisa ajarkan" Rey.
"Ok tidak apa aku akan selalu terus mengamatimu Rey dimana dan kapanpun" Maou.
"Ga gitu juga konsepnya woy kamu cuman perhatikan saja ketika aku menggunakan sihir" Rey.
"Ok" Maou.
Tidak lama 2 naga yang di sebut Refsi datang ke tempat Rey dan Maou berada ketika melihat salah satu naga yang warna tanduknya pink campur biru. Maou seketika langsung ketakutan karena kekuatan salah satu naga tetapi naga yang di takuti oleh Maou tiba-tiba memanggil nama aa Rey.
"Aa Rey kamu pasti di sini kan" salah satu naga.
Setelah mendengar itu Rey ingin sekali meresponnya tetapi Refsi menyarankan tidak meresponnya dan perlahan menjauh.
"Maou kita perlahan menjauh dari sini tapi kita jangan kembali ke desa" Rey.
"Kenapa kita harus menjauh" Maou.
"Udah ikuti perkataanku" Rey.
Kemudian Maou dan Rey menjauh dari 2 ekor naga yang berada di depan mereka setelah menjauh Refsi menyarankan kepada Rey untuk kembali lagi ke dua naga tersebut.
"Tuan aku menyarankan tuan kembali lagi ke sana" Refsi.
"Hah kamu udah gila tadi kamu menyuruh ku untuk menjauh" Rey marah.
"Maaf kan aku tuan tidak menjelaskan lebih jauh maksudnya yang harus menjauh dari sana cuman teman tuan saja dan tuan gigit naga yang berwarna pink di sana" Refsi.
"Hah buat apa nj(i)r" Rey bingung.
"Itu satu-satunya cara untuk mengaktifkan skill pemangsa dan jika tuan memiliki skill pemangsa tuan bisa mendapat kekuatan dari makhluk yang tuan makan" Refsi.
"Cuman itu doang aku ga mau" Rey.
"Tapi bukan itu saja yang akan tuan dapatkan dari skill pemangsa tuan dapat mengintimidasi lawan tuan dan monster tingkat menengah ke bawah tidak akan berani mendekati tuan" Refsi.
Karena keuntungannya sangat banyak, mau tidak mau Rey terpaksa kembali lagi ke tempat yang ada 2 ekor naga untuk mengigit naga yang berwarna pink. Ketika akan pergi Maou menyadari Rey kan pergi lagi, tetapi kali ini Rey menggunakan kuasanya sebagai seorang guru untuk meminta Maou menunggu. Setelah itu Rey kembali lagi dan ketika melihat kedua naga itu mental Rey aga goyang karena kedua naga itu ketika di lihat lagi sangat imut.
"Nj(i)r ini gimana serang jangan aku tidak tega untuk mengigit nya" Rey dalam hati.
"Tuan, tuan, TUAN" Refsi.
"Iya apa" Rey.
"Tuan kenapa diam saja ini kesempatan tuan untuk mengigit naga yang berwarna pink itu" Refsi.
"Jadi benarkan dong harus di gigit" Rey.
Karena terpaksa Rey menghampiri naga yang berwarna pink tersebut setelah dekat Rey menggunakan skill Heal untuk membuat naga yang Rey gigit tidak merasa sakit dan agar luka dari gigitan Rey sembuh seperti semula setalah mengigit naga yang berwarna pink Rey langsung menjauh dari sana dan tidak lama kemudian muncul tulisan di hadapan Rey dan tulisan itu adalah.
Anda telah mendapatkan skill pemangsa.
Dan tulisan itu juga memberikan beberapa detail kegunaan dan keuntungan skill pemangsa tersebut.
Kegunaan dan keuntungan skill pemangsa adalah:
(skill yang membuat pemiliknya dapat mencuri semua sihir yang musuh pengguna miliki, menjauhkan dari monster menengah ke bawah dan membuat efek intimidasi kepada mangsa yang lebih lemah).