
"Oh dia adalah Refsi" Hare.
"Hah yang benar a kok berbeda sekali?" Ren bingung.
"Nah aa juga tidak tau kenapa bisa seperti ini, karena wujud asli Refsi yang aa tau dan kamu tau kan mempunyai rambut yang pendek sedangkan ini rambutnya panjang".
"Oh wujud ini. akan ku jelaskan tuan ini adalah wujudku sebelum aku kehilangan Lucy Liu Einprehems".
"Maksudmu Tenma?".
"Yap aku memotong rambut ku karena aku tidak mau mengingat lagi hari dimana Lucy meninggal di hadapanku".
"Lah kenapa sekarang kamu berpenampilan seperti ini lagi?" Ren penasaran.
"Soalnya ini adalah permintaan dari Tenma agar aku bisa kembali ke kalian".
"Maksudnya aku kurang paham?".
"Jadi gini tuan ketika kejadian bola api yang menghantam kita sebenarnya aku mengorbankan diriku agar tuan selamat" Refsi tersenyum lega.
Kemudian Hare berdiri setelah itu Hare menggunakan skill perubahan kelamin untuk mengubah dirinya menjadi perempuan setelah itu Hare langsung menggampar Refsi sontak saja karena itu Rey, dan Ren kaget.
Plakk suara tamparan Hare kepada Refsi
"Seharusnya kamu tidak berbuat seperti itu aku tidak mau kamu mati akibat kebodohan, prilaku naifku, atau perintah konyol ku!" Aku setengah marah.
"Bodo amat itu sudah tugas ku untuk melindungi tuan, dan jika aku selamat sedangkan tuan mati. Nanti hidup ku tidak memiliki arti dan tujuan, jadi buat apa aku hidup tanpa memiliki arti dan tujuan. Mending aku mati bersama tuan atau aku mengorbankan diri demi tuan" Refsi marah.
Tidak lama Hare mengaktifkan Skill presentase karena sebenarnya Hare aga ragu tentang kesetiaan Refsi yaitu pelayannya setelah menggunakan Skill itu muncul presentase.
Hasil perentase tujuan Refsi
- Tujuan untuk melindungi 100%
- Tujuan untuk membunuh 0%
Setalah mengetahui itu Hare sadar bahwa dirinya salah, karena mengetahui bahwa dalam masalah ini Hare yang salah Hare langsung meminta maaf kepada kepada Refsi.
"Refsi aku tadi benar-benar minta maaf aku tidak mencari tau dulu kebenaran nya aku tadi terbawa emosi. Soalnya aku tidak mau lagi ada orang yang terdekatku berkorban demi aku seorang yang tidak berguna" Hare menyesalli perbuatannya.
Tapi tidak lama Refsi menggampar Hare tapi setelah menggampar Hare muka Refsi seperti senang kembali. Dan mengatakan sebuah kalimat yang membuat Rey dan Ren tertawa kecil.
"Lah kenapa sekarang kamu yang menamparku?" Hare aga kesal karena tiba-tiba di gampar
"Biar inpas hehehe" Refsi sembari ketawa kecil.
Karena ke asikkan ngobrol tidak terasa hari menunjukan sore hari karena sudah sore Rey kembali ke rumah Kireru sedangkan Hare, Refsi dan Ren pergi entah kemana. Sesampainya dirumah Kireru Rey bingung kerena Rey sudah di tunggu oleh Kireru, Vealdan, dan Maou. Tidak lama Rey merasakan perasaan tidak enak karena di hadapannya sudah ada baju perempuan.
"Nah ini dia salah satu peran utama kemenangan kita" Vealdan.
"Rey kamu dari mana aja sih?" Kireru.
"Oh tadi aku ada urusan sebentar" Rey.
"Rey ini adalah pakainmu untuk menyusup ke kerajaan Malio" Kireru sembari memberikan baju.
"Tuh kan apa ternyata benaran aku haru pake ini baju, apa aku kabur aja ya" Rey dalam hati.
Tidak lama Kireru melafalkan sebuah sihir.
"Jangan bilang kamu ingin kabur Rey" Kireru senyum jahat.
"Cih dia tau, aku tidak mau pake baju itu!" Rey.
"Vealdan aku perlu bantuan mu" Kireru.
Setelah itu Vealdan Vealdan mengeluarkan cairan lengket kemudian cairan lengket itu di lontarkan ke Rey. Ke Dua tangan dan kedua kaki Rey terkena cairan itu yang membuat Rey tidak bisa bergerak. Setalah itu Vealdan dan Kireru berencana untuk menelanjangi Rey. Tapi sebelum itu terjadi datang Maou di waktu yang tepat.
"Nah kamu datang di waktu yang tepat Maou, tolong aku" Rey.
Karena melihat situasi seperti itu Maou pun langsung menutup pintu kembali dan mengatakan.
"Tidak Maou, ini bukan seperti yang kamu kira. Tolong aku Maou!!!!" Rey.
Tidak lama Kireru dan Vealdan selesai dengan urusan nya yaitu memaksa Rey memakai baju penyamarannya. Kemudian Maou pun masuk kembali.
"Udah aman kah" Maou.
"Iya kamu boleh masuk" Kireru.
"Ahh aku ternodai, aku ternodai, aku ternodai" Rey pasrah.
"Eeee itu Rey kenapa?" Maou penasaran.
"Tidak apa-apa aman kok, baju mu gimana pas?" Kireru.
"Pas sih, tapi yang menjadi pertanyaan ku apa kita harus menyusup ke kerajaan Malio dengan baju seperti ini" Maou.
"Iya dari pasukan mata-mata yang aku kerahkan di kerajaan Malio tradisi atau budayanya aga menyimpang. Dari informasi yang aku punya di kerajaan Malio yang berkuasa adalah perempuan, laki-laki di sana juga di paksa oleh para perempuan untuk memakai baju layaknya seorang penghibur malam, dan laki-laki yang tidak mau mereka di jadikan budak pesuruh oleh mereka, malahan laki-laki dari luar kerajaan yang datang ke kerajaan Malio mereka di pandang rendah oleh mereka malahan jika laki-laki itu hilang kewaspadaan sedikit saja bisa-bisa laki-laki itu menjadi budak" Vealdan.
Setelah mendengar itu Rey aga penasaran tentang informasi itu dan Rey juga ingin menggali lebih dalam soal informasi itu.
"Terus kalo kita ketauan bahwa kira seorang laki-laki gimana?" Rey.
"Ya wasallam kalian tidak akan selamat" Vealdan.
"Rey apa kamu punya sihir pengubah kelamin? Kalo tidak sini aku ajari" Maou.
"Oh punya tapi aku menyebutnya bukan sihir melainkan Skill" Rey.
"Berati kita tidak usah khawatir soal itu" Vealdan.
"Cih" Kireru melemparkan sesuatu.
"Hei Kireru apa yang tadi kamu lempar?" Rey aga panik.
"Bukan apa-apa cuman alat pemotong" Kireru memalingkan pandangan.
"Huuh untung saja aku tidak sengaja mengcopy Skill Ravael Hotaru, kalo tidak mungkin sekarang aku berpisah dengan burungku" Rey dalam hati.
Setelah itu Vealdan dan Kireru penasaran tentang perubahan Rey dan Maou karena Vealdan dan Kireru takut jika muka mereka masih sama seperti seorang laki-laki.
"Rey coba kamu berubah menjadi perempuan" Vealdan.
"Jangan aku dulu dong malu" Rey.
"Ya udah Maou coba kamu berubah menjadi perempuan" Vealdan.
"Ok" Maou.
Kemudian Maou pun berubah menjadi perempuan cantik.
"Nah Maou sudah sekarang kamu Rey" Kireru.
"Iya-iya. Skill perubahan kelamin aktif" Rey.
Ketika Rey berubah menjadi perempuan Kireru dan Vealdan langsung pingsan oleh karena itu membuat Rey bertanya-tanya kenapa mereka berdua pingsan. Kemudian tidak lama Maou mengatakan suatu kata menyinggung menurut Rey.
"Rey kayanya yang cocok jadi Maou adalah kamu" Maou ikut pingsan.
"Maou, Maou, Maou kok kamu ikut pingsan sih!" Rey bingung.
Karena Rey sangat bingung kemudian Rey bertanya kepada Refsi alasan mereka pingsan.
[Refsi aku ingin bertanya?] Rey.
[Tanya apa Tuuuaaan] Refsi terpukau.
[Kenapa mereka bertiga pingsan] Rey.
[Itu karena efek kecantikan Tuan dan bukan cuman itu Tuan sangat keren ples imut kalo aku laki-laki mungkin aku akan langsung menyatakan perasaan ku kepada Tuan dan sayangnya aku adalah perempuan jadi yang bisa aku lakukan adalah mengagumi Tuan saja] Refsi sedih.