YESS OR NO

YESS OR NO
TERANCAM BUBAR PART 17 DAN PENEBUSAN DOSA



Karena merasa aneh Rey membacanya dan ternyata ada nama kak Sayo yang tertulis dan satu orang yang bernama Kanzaki.


"Hah ini apa kok ada selipan kertas yang sudah lama sekali, coba coba aku liat ada apa isinya. Hah ini sobekan lembaran pelanggan 4 tahun yang lalu dan disini tertera nama kak Sayo dan hah Kanzaki apa ini temannya kak Sayo kalo iya ini temannya kak Sayo pasti teteh tau dia siapa, nanti lah aku tanya ke teteh" Rey langsung menyimpan kertas tadi di sakunya.


Setelah itu Rey langsung keluar dari ruangan BK Rey kemudian menggunakan skill teleport untuk pulang. Sedangkan Megumi, Ren, kak Sayo, dan Yani setelah meninggalkan Rey di ruang klub mereka langsung mengambil peralatan pembersih ruangan di ruangan kelas jurusan perhotelan mereka langsung mengambil sapu, lap pel, pembersih kaca, dan sabun untuk membersihkan setiap ruangan setelah semua alat lengkap mereka langsung memulainya dengan membersihkan ruang kelas akomodasi perkantoran (AP) karena ruangan kelas AP terletak di paling atas mereka membersihkan setiap ruangan kelas AP dengan sangat teliti.


Singkat cerita mereka tinggal membersihkan 1 kelas AP datang Yami yang mengajak pulang Yani ples memuji mereka karena telah membersihkan seluruh ruangan.


"Teh ayo pulang" Yami.


"Kamu duluan aja ini masih banyak kerjaan teteh" Yani.


"Iya Yami tau itu kan tinggal 1 kelas lagi yang belum di bersihkan" Yami tersenyum.


"Hah perasaan" Ren.


"Sssttt cepat bereskan 1 kelas lagi dan langsung beresin peralatan nya langsung kita pulang, aku bangga punya temen dan kakak-kakak ku yang setia kawan, terutama teteh Yani Yami bangga teteh berani melawan ketidak adilan" Yami senang.


"Oh jadi ini adalah sosok Yami yang tidak kehilangan saudara kembarnya" Megumi dalam hati terharu.


"Megumi kamu kenapa mengeluarkan air mata" Yami.


Megumi langsung menggelengkan kepala dan berkata.


"Eehhm tidak apa apa aku cuman bahagia melihat kamu bersama Yani begitu kompak dan akur" Megumi tersenyum.


Singkat cerita tugas mereka sudah beres dan mereka bersiap untuk pulang datangan guru BK yang langsung memarahi Ren dan Megumi karena suatu hal.


"HEI KALIAN MAU KEMANA MEGUMI DAN REN" guru BK marah.


"Ya pulang pa tugas kita kan udah selesai" Megumi.


"KALIAN MAU SAYA DO SEKARANG KARENA TIDAK MELAKSANAKAN TUGAS YANG BAPA KASIH" guru BK marah.


"Tapi pa kan udah bersih semuanya" Yami membela Megumi dan Ren.


"Ehm Yami kamu sedang ngapain disini" buru BK mendadak ramah.


"Mau ngajak pulang teteh saya pa" Yami.


"Bukanya teteh kamu hukumannya cuman hormat bendera doang" guru BK.


"Yani tidak akan melaksanakan hukuman yang di berikan bapa karena hukuman itu sangat berbeda 180° dengan murid yang sama melakukan pelanggaran yang sama dengan ku" Yani marah.


"Oh ya udah kalian boleh pulang terutama Megumi dan Ren kalian ikut bapa" guru BK senyum jahat.


Setelah itu Yani, Yami, kak Sayo, Ren dan Megumi berpisah. Yani dan Yami langsung pulang karena mereka berdua sudah saling berjanji akan refreshing untuk ujian Minggu depan. Sedangkan kak Sayo ke ruangan guru untuk membantu guru guru yang ada di sana sedangkan Megumi dan Ren disuruh untuk mengikuti guru BK ke suatu ruangan.


"Pa kita ini mau kemana" Megumi.


"UDAH KALIAN JANGAN BANYAK TANYA" guru BK marah.


Setelah sampai di tempat nya yaitu ruang praktek tata boga.


"KALIAN SEBUT INI UDAH BERSIH" guru BK marah.


"Iya kan pa itu udah bersih" Megumi.


"BERSIH DARI MANA KALIAN LIAT SAM-" guru BK tersebut langsung bisu karena ruangan yang di buat sengaja kotor oleh guru BK tersebut ternyata sudah bersih kembali.


"Nah kan bersih" Megumi.


"IYA KALIAN SEKARANG IKUT KERUANGAN BK" guru BK.


"Iya pak" Megumi dan Ren.


Kemudian mereka mengikuti guru BK ke ruangan nya setelah sampai guru BK mengeluarkan kunci setelah terbuka guru BK itu melihat ruangannya sangat berantakan(ctt ruangan BK berantakan akibat ulah Rey yang penasaran penyebab Ren menangis) guru BK ini pun menggunakan kesempatan ini untuk menghukum Megumi dan Ren.


"Hah kedua murid ini tidak bisa aku hukum aku harus mencari cara 2 murid ini mendapat hukuman agar aku bisa naik pangkat" guru BK dalam hati.


"Ah udah terpaksa aku cari lagi murid yang melakukan pelanggaran eh besokkan Muhamad Rey mulai sekolah lagi bagaimana kalo aku timpahkan hukuman ke dia saja karena alasan terlambat, ehm bukan ide yang buruk ok aku akan mencari orang yang bisa memperlambat Rey untuk berangkat sekolah" guru BK dalam hati.


Kemudian guru BK membuka pintu dan kaget melihat barang-barang yang ada di ruang BK berantakan.


"Ehm ke adaan ruangan ini berantakan kalo aku jadiin alibi untuk menghukum mereka berdua dan aku akan menerima penghargaan yaitu kenaikan pangkat dari kepala sekolah karena tindakan ku ini" guru BK dalam hati.


"MEGUMI REN KALIAN BISA GA MENJALANI HUKUMAN DENGAN BENAR INI KALIAN LIAT" guru BK marah.


"Iya terus" Megumi dan Ren.


"KALIAN GA LIAT ITU RUANGAN SANGAT BERANTAKAN KALIAN BISA BERSIH BERSIH GA SIH DASAR MURID YANG NUMPANG DUDUK DOANG" guru BK marah.


"Ya kan pa ruangan itu kan di kunci oleh bapa dan bapa yang membawa kunci tersebut" Megumi bisa tau karena dia sebelum ke ruangan AP Megumi memeriksa ruangan BK karena Megumi curiga dengan suara yang ada di dalam dan ketika ingin membukanya ternyata pintu BK itu terkunci.


"UDAH JANGAN BANYAK ALESAN KALIAN BAPA SEKORS 4 HARI JANGAN KE SEKOLAH KALIAN PAHAM" guru BK marah.


"Tapi pa" Ren.


"GA ADA TAPI TAPI SEKALI SALAH TETAP SALAH" guru BK membentak Ren.


Karena bentakan itu Ren Langsung menangis. Ketika Megumi melihat Ren menangis Megumi langsung membentak dan mengancam guru BK tersebut.


"Pa BAPA BOLEH BENTAK SAYA HINA SAYA SEHINA HINANYA TAPI BAPA GAPUNYA HAK UNTUK MEMBENTAK ADIK KU" Megumi marah besar.


"Kalo bapa berani lagi bentak adik saya aku bersumpah bakal membuat hidup bapa tidak tenang" Megumi mengancam sembari menatap tajam guru BK yang haus pangkat tersebut.


"KAMU BERANI MENGANCAM SAYA, SAYA AKAN BERI KAMU HUKUMAN YANG LEBIH BERAT DARI INI LONT JEPANG" guru BK.


"Saya udah ga peduli mulai sekarang saya lebih baik keluar atau pindah sekolah saja ketimbang saya harus berurusan dengan guru BK korup seperti anda" Megumi langsung keluar dan menarik tangan Ren untuk ikut keluar ruangan itu.


"Teh teteh ga sungguh sungguh kan bicara itu" Ren menahan tangis.


"Aku lebih memilih keluar dari sekolah ini ketimbang aku harus menghadapi omelan orang yang haus kekuasaan" Megumi.


Ketika Megumi mengatakan itu Megumi merasa seperti ada yang mengawasinya.


"Hey kamu yang sembunyi atas genteng" Megumi.


"Alah udah ketahuan ya bagaimana lagi"


"Eh bener nj(i)r Aya" Megumi kaget.


"Berati tadi kamu cuman nebak"


"Hehehe iya" Megumi.


"Eee tau gitu aku masih ngumpet"


"Kakak ini siapa" Ren.


"Eh kamu nangis kenapa"


"Jawab dulu kakak ini siapa" Ren.


"Oh nama kakak Kanzaki Hori panggil aja kakak Kanzaki" Kanzaki.


"Kakak dari mana kok namanya ga seperti orang indonesia" Megumi.


"Oh kakak dari tadi di atas" Kanzaki.


"Kak yang bener nih ini cerita lagi serius" Megumi.


"Ceritanya panjang, nama kakak Kanzaki Hori karena orang tua kakak suka dengan nama orang Jepang" Kanzaki.


"Cuman segitu ceritanya" Ren dan Megumi.


"Ya" Kanzaki.


"Uh sungguh panjang" Ren dan Megumi.


"Terus kakak di sini ngapain" Megumi.


"Kakak di sini ingin menebus dosa kakak saja dan kakak mempunyai urusan juga dengan guru BK itu" Kanzaki.