YESS OR NO

YESS OR NO
TERANCAM BUBAR PART 38 DAN REY YANG LAIN



"eeee yang bertubuh tinggi itu namanya Asolani yang paling kecil atau pendek dan kawaii itu adalah Ren Adik kamu, yang mengunakan jas aga berbeda itu namanya Aisah, dan yang terakhir adalah Rina" Mail.


"Oh pantas saja ketika aku bangun ada wanita lain selain teteh Ros dan Megumi. baik kalo gitu aku akan masuk kembali" Rey.


"Sumpah mau Rey yang mana aja sikapnya nyebelin" Mail dalam hati.


"Oh iya Mail nanti kita ketemuan setelah pulang sekolah di perpustakaan" Rey.


"Rek naon ari sia" Mail.


(Mau apa).


"Nya rek naon deui selain membahas rencana menangkap Rey penakut itu" Rey.


(Ya mau apa lagi selain membahas rencana menangkap Rey penakut itu).


"Sip" Mail.


Di pagi harinya lebih tepatnya jam 05.00 ketika bangun tidur Megumi kaget karena sudah ada Rey di sampingnya.


"Haahhh udah pagi aja males banget sekarang ulangan lagi males sekali" Megumi.


"Ehm aku kok seperti ada orang lain ya" Megumi dalam hati.


Megumi langsung berlari ke saklar lampu dan melihat Rey.


"Hah kamu mau ngapain ke sini Rey 1" Megumi.


"Aku cuman mau bantu kalian saja karena Rey yang seharusnya berada di dunia ini dia semakin malas dan aku takutnya dia tidak mau keluar dari alam bawah sadar karena sudah terlalu menikmati berada di alam bawah sadar, karena ketika kita di alam bawah sadar kita dapat menciptakan apa saja dan dapat melihat apa saja termasuk anime yang baru saja liris" Rey 1.


"Enak dong kalo gitu aku juga ingin selamanya di alam bawah sadar" Megumi.


"Iya enak tapi jiwa kita lama lama akan menghilang di dunia alam bawah sadar dengan kata lain kita akan bisa kembali lagi dan sebelum kita ke sini aku mampir ke alam bawah sadar untuk melihat keadaan Rey 15" Rey 1.


"Terus keadaan nya gimana" Megumi.


"Dia lebih menghawatirkan ketimbang kemarin sekarang dirinya sudah aga pudar atau sedikit menghilang" Rey 1.


"Terus Rey 15 akan tahan berapa lama di alam bawah sadar" Megumi.


"Eeeeee kira kira 6 hari dari sekarang" Rey 1.


"Eh gawat dong jadi kita harus bagaimana" Megumi.


"Aku sudah punya cara jitu tapi aku juga butuh bantuan mu Megumi" Rey 1.


"Aku harus apa aku akan bantu dengan sekuat tenaga ku" Megumi.


"Ehm aku mau kamu merahasiakan ini dan menjaga yang lain agar tidak terlibat cuman itu saja termasuk kamu aku tidak mau kamu ikut terlibat karena beberapa alasan" Rey 1.


"Hah kenapa aku tidak boleh terlibat, dan kalo aku tidak boleh terlibat aku boleh tau apa alasannya" Megumi marah.


"Pertama kamu tidak sabaran menunggu kedua skill penghilang keberadaan kamu sudah hilang dan skill tranparan juga sudah hilang jadi kamu tidak punya senjata untuk ikut" Rey 1 menggunakan skill perfect analisa.


"Kalo gitu aku akan nurut saja" Megumi.


Waktu maju kembali ketika Rey berpisah dengan Mail dan masuk ke kelas. Tidak lama bel ulangan pertama berbunyi dan mereka semua mengerjakan ulangan, 15 menit kemudian Rey langsung mengangkat tangannya.


"Bu ulangan ku sudah" Rey.


"Periksa lagi aja" guru A.


"Ah pasti dia ngasal kalo ga ngasal paling ingin di puji doang"


"Hah terus aku harus pura-pura mengerjakan" Rey.


"Hey itu udah jangan ribut dan Rey kalo udah boleh kumpulin sekarang" guru A.


"Ok Bu tapi aku ijin tidur boleh kan Bu" Rey.


"Iya boleh" guru A.


Kemudian Rey tidur singkat waktu ketika waktu ulangan habis Rey langsung terbangun dan mempersiapkan untuk penggantian pelajaran tidak lama guru B masuk ke ruangan kelas Rey dan guru B pun memberi kertas ulangan ke pada mereka tetapi guru B ini berpesan"kalian boleh nyontek, kerja sama, liat internet, dan hal curang lainnya asal jangan berisik kalo berisik sobek kertas ulangan kalian masing-masing. Dengan pola yang sama Rey membereskan ulangan nya 15 menit dan kembali tidur. Pola mengerjakan 15 menit kemudian tidur dilakukan oleh Rey di ulangan 3, dan 4. Singkat cerita bel pulang pun berbunyi tetapi Rey masih tertidur karena tidak tega membangunkannya dan aga kesal dengan sikap Rey Mail langsung menunggunya di perpustakaan.


30 menit setelah bel terakhir berbunyi Rey terbangun dan dihadapannya sudah ada Aisah dengan raut wajah marah.


"Hhaahh kamu kalo tidak salah Aisah ya" Rey baru terbangun.


"Iya terus kamu mau ngapain" Rey.


"Aku mau penjelasan yang tadi kamu omongin dengan Mail" Aisah marah.


"Hah memangnya aku bicara apa dengan Mail aku cuman ingin tau nama kalian dari Mail" Rey.


"Jangan berbohong aku dengar semuanya" Aisah sebal.


"Iya aku cuman mau tau nama kalian saja" Rey.


"Ga aku gabisa di bohongi, kalian kan ingin menjebak Rey kan dan kamu sebenarnya bukan Rey yang sedang kita carikan dan kamu sebenarnya siapa" Aisah mengancam dengan aura kebencian.


"Iya iya aku jujur aku akan menjebak Rey tapi cuman dengan Mail" Rey.


"Kalo begitu ajak aku juga, karena skill ku sangat berguna buat kalian" Aisah.


"Memangnya skill mu apa" Rey.


"Skill ku mencuri skill orang lain dengan cara merasuki orangnya dan melihat cara penggunaannya" Aisah.


"Hah ternyata dia yang memiliki skill mencuri aku baru tau ternyata kemampuan seperti itu ada" Rey dalam hati.


"Hey kok diam saja" Aisah.


"Iya kamu boleh itu" Rey.


"Hore hor, ahm maksud ku kalo kalian memaksa ku apa boleh buat akan ku bantu" Aisah malu.


"Yang memaksa siapa" Rey dalam hati.


Kemudian Rey dan Aisah langsung ke perpustakaan dan di perpustakaan Rey sudah di tunggu oleh Mail yang sedang asik membaca buku.


"Mail sorry nunggu lama" Rey.


"Iya ga apa-apa aku juga lagi asik baca novel ini" Mail.


"Ngomong-ngomong kamu lagi baca novel apa" Rey.


"Oh ini novel misteri" Mail.


Dan ketika melihat judulnya Rey langsung menyarankan mending jangan di lanjutkan membacanya karena Rey sudah tau endingnya.


"Il mending jangan di lanjutkan nanti kamu nyesel" Rey.


"Sia teh kunaon sih ngalarang urang geus mah maneh pekasebelen tadi pas ker ujian" Mail.


(Kamu tuh kenapa sih melarang aku, udah mah kamu ngeselin pas lagi ujian)


"Iya kamu memang nyebelin Rey tadi ketika ujian" Aisah.


"Oh kalo itu maaf aku sebenarnya harus bulak balik garis dunia agar dunia aku dan dunia nya Rey berjalan seperti seharusnya. Jadi maafkan aku Mail, Aisah" Rey menyesal tidak menjelaskan nya terlebih dahulu.


"Oh jadi dengan kata lain kamu harus mengerjakan 2 kali ujian" Aisah.


"Yap" Rey.


"Terus kamu punya rencana untuk menjebak Rey atau punya informasi soal Rey baik itu orang yang dia suka maupun apa saja yang penting informasi itu jelas" Rey.


"Kan kamu sendiri Rey kenapa kamu tidak tau" Mail.


"Iya emang aku sendiri Rey tapi aku dan dia beda aku lebih suka buku dan ilmu ketimbang perempuan dia kalo tidak salah, dia mencinta ke Rina dan cuman itu informasi yang aku dapat" Rey.


"Memang iya juga sih dia mencintai Rina tapi selain itu dia juga sangat menyayangi adik nya yaitu Ren" Mail.


"Dan masih ada satu masalah lagi kita harus mengetahui kunci untuk membuka alam bawah sadar" Rey.


"Hah kunci maksudmu" Aisah dan Mail.


"Eh penjelasan ku kurang ya maksudku kita harus bisa mengetahui siapa orang yang bisa membawa aku dan Rey ini ke alam bawah sadar" Rey.


"Oh maksud mu itu kalo itu aku tau orang nya karena kalo tidak salah dia mengatakan cuman aku yang bisa membawanya ke alam bawah sadar" Mail.


"Terus dia siapa" Rey.


"Dia adalah"