
Ketika Rey menjauh salah satu naga menyadari pergerakan dari Rey kemudian naga yang menyadari keberadaan Rey langsung menghadang Rey dari depan. Setelah menghadang naga itu kemudian mengendus-ngendus setelah mengendus kemuadian naga itu seperti melafalkan sesuatu setelah beres naga tersebut melafalkan sesuatu Rey tiba-tiba tidak bisa gerak dan naga itu mengatakan.
"Aa Rey kamu di situ kan".
"Hah aa Rey dia naga ini sebenarnya siapa sih kok dia bisa mengenalku" Rey dalam hati.
Karena Rey takut mati jadi Rey berpura-pura tidak ada di tempat dengan cara diam tidak berbicara sepatah katapun. Tetapi naga yang menghadang Rey mengatakan sesuatu yang membuat Rey kelihatan.
"Skill transparan non aktif, tuh kan benar aa Rey ada di sini".
Tetapi Rey masih diam karena dia pikir dirinya masih tranparan.
"Aa Rey kamu sudah kelihatan".
"Hah betulan aku keliatan, kamu sebanarnya siapa" Rey.
"Oh aa Rey ga bisa mengenali aku kalo dalam bentuk ini".
Kemudian naga itu seperti mengeluarkan lingkaran sihir kemudian naga itu berubah menjadi seorang perempuan dan ternyata perempuan itu adalah.
"Hah Ren bagaimana kamu ada di sini" Rey kaget.
"Aa Rey kenalkan dia adalah ibuku" Ren menunjuk naga yang berwarna pink.
Karena mengetahui yang Rey gigit adalah ibu Ren, Rey langsung meminta maaf tetapi ibu dari Ren tidak tau Rey meminta maaf untuk apa. Kemudian ibu Ren memperkenalkan dirinya.
"Perkenalkan namaku Kirara" Kirara.
"Aa Rey tau ga yang memberi nama ibu aku itu adalah reinkarnator yang sama seperti mu di masa depan nanti dan sekaligus reinkarnator itu adalah ayahku" Ren.
Kemudian Kirara atau ibu Ren mengendus-ngendus Rey kemudian Kirara tiba-tiba menjilat luka yang berada di kaki Rey. Malahan Rey juga tidak menyadari kakinya terluka tidak lama luka yang Rey alami pulih seketika. Ketika menjilat luka Rey Kirara merasakan bahwa Rey dan reinkarnator atau suami Kirara memiliki kesamaan.
"Kamu sebenarnya siapa" Kirara kaget.
"Memangnya kenapa" Rey bingung.
"Soalnya rasa darah mu sama seperti suami tercintaku" Kirara.
"Mungkin sebuah kebetulan saja" Rey.
"Tidak kalo wajah bisa saja tapi ini darah" Kirara.
"Suami mu juga aku tidak tau gimana rupanya" Rey.
Karena tidak mau melihat ibunya sedih terus Ren mengalihkan pembicaraan.
"Aa Rey kenapa aa bisa ada di sini" Ren.
"Aku juga tidak tau betul kenapa aku bisa ada di sini tapi kemungkinan besarnya ketika aku ingin teleport untuk menghindari ledakan bersama pemimpin pembajak skill teleportnya sepertinya terganggu oleh sesuatu jadinya aku terteleport ke sini. Eh tapi dilihat-lihat kok kamu aga berbeda Ren" Rey.
"Berbeda gimana" Ren.
"Kamu menjadi lebih imut dan cantik" Rey.
Karena di puji Rey wajah Ren tiba-tiba menjadi merah merona karena malu.
"Hey Rey jago juga kamu merayu" Kirara.
"Tadi itu cuman muji doang kok" Rey.
Kemudian Ren menarik kepala ibunya dengan cara menyoncat untuk memberi tau sesuatu.
"Ibu sini dulu" Ren.
"Kamu bisa lebih sopan ga" Kirara.
"Iya maaf bu aku ingin memberitahu ibu aa Rey itu memang tidak peka Ren udah kasih banyak kode keras kepadanya tapi aa Rey tidak mengetahuinya, tapi aa Rey bisa sangat peka terhadap kamera" Ren.
"Hah kamera apa itu" Kirara.
"Biar Ren praktekan" Ren.
Ren Langsung mengeluarkan hp di sakunya kemudian membuka apk kamera.
"Nih Bu yang namanya kamera dan benda ini namanya hp" Ren.
Ketika Ren mengarahkan hpnya ke Rey, Rey langsung ada di belakang Ren kemudian Rey mengambil hp Ren.
"Mau apa kamu Ren" Rey.
"A kembaliin hp Ren" Ren.
"Tidak akan sebelum kamu berjanji tidak akan memotret ku lagi kalo tidak akan ku setel pengaturannya ke pengaturan pabrik" Rey langsung mencoba salah satu skill pemangsa yaitu mengintimidasi dan Rey melakukan itu atas saran yang di berikan oleh Refsi.
Karena itu Ren Langsung meminta maaf dan karena intimidasi dari Rey terlalu kuat membuat ibu Ren juga meminta maaf dan mengubah dirinya menjadi wujud manusianya kemudian Ren dan Kirara meminta maaf. Ketika melihat wujud manusia Kirara Rey tidak sengaja mengatakan.
"Mamah" Rey reflek.
"Mamah?" Kirara bingung.
"Maaf, soalnya muka mu dengan muka ibuku sama persis" Rey.
"Iyakan kan a aku juga kaget mengetahui ini wajah ibuku dan ibumu sama persis" Ren.
Karena keasikan mengobrol Rey sampai lupa dengan Maou karena takut kenapa-napa Rey langsung berlari dan karena Rey tiba-tiba lari Kirara dan Ren Langsung mengikuti Rey. Sesampainya di lokasi Maou, Maou ternyata sudah terluka cukup parah karena itu Rey langsung merasa bersalah.
"Maou maaf kan aku telah meninggalmu terlalu lama" Rey menyesal.
"Tidak apa-apa sensei malahan ini adalah kemauan ku sendiri" Maou.
"Sudah Maou jangan dulu banyak bicara aku akan memulihkan mu. Heal, Heal, Heal" Rey sembari menggunakan skill penyembuhan milik Yusha.
Setelah luka Maou sembuh Rey Langsung menunjuk orang yang bertarung dengan Maou.
"Beraninya kamu melukai muridku akan ku pastikan kamu menyesali perbuatanmu" Rey yang langsung mengeluarkan intimidasi yang sangat tinggi.
"Sensei jangan sampai membunuhnya aku sebenarnya bertarung dengan orang itu karena orang itu meminta bantuan kepadaku" Maou.
"Ok aku tidak akan membunuhnya aku akan membuatnya tidak sadarkan diri" Rey marah.
Kemudian Rey langsung berlari dengan sangat cepat ke hadapan lawan untuk menyentuhnya dan menggunakan skill Heal untuk langsung melumpuhkannya tetapi serangan itu berhasil di hindari sangat mudah dengan cara melompat ke belakang tetapi di tempat mendaratnya Rey sudah memasang sihir slip. Ketika mendarat musuh Rey tidak terjatuh kemudian Rey mencoba dengan serangan ilusi tetapi serangan itu juga tidak berhasil. Karena semua upaya Rey tidak berhasil Rey berpikir sembari menangkis semua serangan dan ketika di pikirkan Rey baru mengingat bahwa dia tidak mempunyai skill yang dapat menyerang.
Tidak lama musuh Rey seperti bertambah banyak karena itu Rey ingat bahwa dia memiliki skill cloning ketika dia berpikir Rey tidak sadar bahwa ada sebuah batu yang sangat besar mengarah kepadanya karena itu tiba-tiba orang-orang di dekat Rey tidak dapat menolong Rey ketika batu itu menimpa Rey. Dan karena kejadian itu tiba-tiba Ren, Kirara, dan Maou langsung menghancurkan batu yang menimpa Rey dan ternyata Rey baik-baik saja malahan Rey tidak terkena demage yang berarti malahan bajunya saja masih bersih. Karena kejadian itu Maou menjadi semakin kagum kepada Rey.
Tidak lama ada dua suara Refsi di kepala Rey yang sedang bertengkar karena itu kepala Rey menjadi kesakitan sampai-sampai Rey guling-guling di tanah.