
Ke esokan paginya Rey dan Maou bersiap-siap untuk pergi melaksanakan misi mereka dan misi pertama yang akan mereka lakukan yaitu memata-matai negara Malio agar ketika invasi di mulai tidak salah mengambil langkah dan keputusan. Setelah mereka berdua siap mereka memulai perjalanan ke negara Malio yang jaraknya aga dekat dengan desa slime. Sesampainya di kerajaan Malio Rey dan Maou langsung melihat pemandangan yang membuat Rey dan Maou bersyukur mengubah wujudnya menjadi seorang perempuan. Karena mereka berdua melihat pemandangan laki-laki yang menjadi budak para perempuan di kerajaan Malio.
"Maou aku bersyukur telah mengambil keputusan menjadi perempuan untuk menjalankan misi ini" Rey lega.
"Aku juga sama" Maou lega.
Kemudian mereka berdua melanjutkan perjalan menuju pintu masuk kerajaan Malio dan siapa sangka mereka berdua langsung di sambut oleh para penjaga kerajaan Malio malahan Rey mendapatkan sebuah hadiah dari salah satu penjaga.
"Wahai para petualang cantik selamat datang di kerajaan Malio dan ini adalah hadiah untuk mu" salah satu penjaga memberikan bunga mawar kepada Rey.
"Hmm terimakasih" Rey merasa bersalah karena karena telah menipu penjaga yang memberinya hadiah.
"Aku ingin bertanya guild petualang di kerajaan ini terletak di mana?" Maou bertanya kepada penjaga.
"Oh guild pertualang berada di tengah-tengah kerajaan tepatnya ada di samping pintu gerbang kastil kerajaan" penjaga.
"Oh disitu terimakasih" Maou.
Kemudian Rey dan Maou menuju guild petualang ketika di tengah jalan Rey dan Maou melihat seorang budak yang sedang di ikat di tengah lapangan dan budak itu sedang di lempari batu oleh masyarakat sekitar. Tetapi budak yang sedang di lempari batu tersebut menarik perhatian Maou sampai-sampai Maou tersenyum jahat.
"Gawat ini benar-benar gawat" Maou tersenyum jahat.
"Maou kamu kenapa?" Rey aga panik karena senyum menyeramkan dari Maou.
"Oh tidak apa-apa aku cuman merasakan kekuatan mana yang luar biasa dari salah satu orang disana" Maou masih tersenyum jahat.
Karena penasaran Rey langsung menggunakan skill mata dewa untuk melihat statistik dan mencari orang yang menarik perhatian Maou. Setelah dilihat ternyata orang yang menarik perhatian Maou adalah seorang budak yang sedang di lempari batu.
"Maou orang yang menarik perhatian mu adalah budak yang sedang di lempari batu" Rey dengan skill mata dewanya.
"Ya sudah beli saja budak itu untuk membantu kita menghancurkan kerajaan ini" Maou masih senyum jahat.
"Beli gimana kita aja tidak memiliki uang sepeserpun" Rey aga marah.
"Kita tidak usah pake uang aku akan menggunakan skill tipu daya untuk menipu mereka semua" Maou.
"Gimana caranya?" Rey bingung.
"Menggunakan parasmu lah Rey" Maou.
"Lah kenapa aku!"Rey kesal.
"Karena parasmu sangat mematikan untuk orang-orang yang melihatnya. Sekali lihat orang lain akan berkorban untuk mendapatkan mu malahan penjaga tadi langsung terpikat oleh paras kecantikan mu dengan sekali lihat. Ya itu juga terserah kamu kalo kamu ingin cepat misi ini berhasil maka lakukan lah" Maou.
"haaaah iya-iya akan aku lakukan" Rey pasrah.
"Aku melakukan ini karena aku ingin cepat-cepat ke dunia asalku" Rey dalam hati.
Setelah itu Rey berjalan menuju budak yang sedang di lempari batu itu setelah sampai di budak tersebut. Tiba-tiba lemparan batu dari para masyarakat itu berhenti, Kemudian aku bertanya kepada budak yang sedang di lempari batu tersebut apa yang sedang terjadi ketika aku ingin bertanya ada sesuatu hal yang menarik perhatian ku juga yaitu ras dan kelamin budak tersebut yang menunjukkan dia perempuan dan rasnya adalah iblis jenis Succubus.
"Ternyata ini budak menarik juga" Rey dalam hati.
"Apa kamu ingin menjadi budak ku" Rey.
"Menjauhlah dariku aku ini adalah malapetaka bagi orang yang memiliki ku!".
Karena Rey mengancam budak tersebut budak itu langsung ketakutan, tidak lama datang seseorang berpakaian misterius ke hadapan Rey.
"Apa kamu ingin membeli budak ini?".
"Iya harga dia berapa?" Rey.
"Tidak mahal kau cukup membayarnya dengan tubuhmu saja".
Karena orang misterius/penjual budak itu mengatakan kata-kata yang tidak pantas menurut Rey. Rey langsung mengeluarkan kedua pedangnya kemudian kedua pedangnya itu disilangkan seperti gunting yang siap memotong leher.
"Kalo kau berani macam-macam lehermu dan kepalamu akan menjadi koleksi Maou-sama" Rey mengatakan kata itu di dekat telinga orang misterius.
"Iya aku akan mengatakan harga yang sebenarnya harga asli dia sebesar 500 koin emas".
Karena Skill mata dewa Rey masih aktif Rey melihat bahwa penjual budak ini berbohong soal harga. Tidak lama Rey lansung menggoreskan luka kecil di leher penjual budak itu dan mengaktifkan Skill presentase agar mendapatkan harga yang murah.
"Kamu berbohong dengan harga itu" Rey.
"Iya iya harganya cuman 500 perunggu sekarang lepaskan aku!" Penjual budak sangat takut terhadap ancaman Rey.
"Kurang kan lagi soalnya barang ini sudah rusak karena di lempari batu oleh masyarakat sekitar!" Rey masih belum melepaskan tikamannya.
"Itu sudah harga paling murah" penjual budak.
Tidak lama Refsi memberi saran kepada Rey agar harga itu jatuh lagi.
[Tuan aku mempunyai saran yang sangat ampuh] Refsi.
[Gimana?] Rey.
[Tuan cukup aktifkan efek memangsa Tuan yang Tuan dapatkan ketika menggigit dan memakan sebagian kecil daging naga pink ketika di hutan] Refsi.
[Memangnya akan berhasil?] Rey.
[Coba saja tapi saran dari ku Tuan keluarkan kurang dari 5% saja jangan lebih] Refsi.
[Kalo lebih gimana?] Rey.
[Yang ada nanti Tuan akan diburu oleh para petualang dan kesatria di kerajaan ini. Karena yang Tuan keluarkan adalah aura seekor naga dan naga di dunia ini adalah hewan yang sangat langka dan berbahaya] Refsi.
[Ok aku akan keluarkan di bawah 5%] Rey.
Setelah itu Rey mengeluarkan aura memangsa sebesar 3% walaupun cuman 3% tapi membuat masyarakat disekitar Rey dibuat pingsan oleh aura itu. Sedangkan penjual budak langsung memberi budak yang Rey inginkan secara percuma.
"Kalo kamu menginginkan budak ini ayo ikut aku ke tempatku" penjual budak sangat ketakutan.
Sesampainya di tempat penjual budak budak itu langsung meminta darah Rey untuk ritual perbudakan. Kemudian Rey menyayat jarinya dengan pisaunya untuk mengeluarkan darahnya setelah itu Rey menggunakan Skill penyembuhan untuk menyembuhkan tangannya. Kemudian darah yang telah Rey keluarkan diberikan ke penjual budak tersebut setelah itu penjual budak mencampurkan darah Rey dengan sebuah tinta sihir kemudian tinta itu di oles atau di lukiskan ke tubuh budak yaitu di bagian dada budak tersebut.
Ctt : budak yang Rey dan Maou inginkan keadaannya sedang pingsan Karena aura memangsa Rey tadi.
Setelah selesai di lukiskan ke dada budak tersebut lukisan itu tiba-tiba berubah menjadi warna ungu gelap dan pergelangan tangan Rey juga tiba-tiba mengeluarkan cahaya ungu gelap setelah cahaya itu redup di pergelangan tangan Rey berubah menjadi seperti di tato warna ungu cerah memutari pergelangan tangan Rey.
"Dengan ini ritual perbudakan selesai" penjual budak.