
"Reyyyy!" Maou.
Tidak lama laser itu seperti termakan oleh suatu hal dan ternyata laser itu seperti diserap oleh Rey yang membuat semuanya kaget bukan main. Karena yang bisa melakukan sihir pemangsa hanyalah demon lord. Dan mereka tidak tau sebenarnya semua orang/ras bisa dapat sihir pemangsa dari kenekatan mereka kuat lemahnya sihir pemangsa tergantung kenekatan orang/ras yang ingin memilikinya. Rey bisa terbilang sangat nekat karena Rey mengigit dan memakan daging mentah dari seekor naga pink yang di kenal sangat beracun dari semua naga yang hidup di dunia itu. Bisa di bilang tingkat bahaya naga pink yaitu sama dengan demon lord malah lebih membahayakan karena jika demon lord tewas demon lord itu akan langsung hilang sedangkan jika naga pink tewas daerah sekitarnya dan sejauh 500km akan terkena gas beracun yang sangat beracun dan jika terhirup 0,00001 detik oleh mahluk hidup lain, mahluk hidup yang menghirupnya akan langsung tewas di tempat. Area yang beracun itu akan hilang selama 100 tahun lamanya atau bangkai naga pink harus di bersihkan oleh pahlawan atau seseorang yang memiliki ketahanan racun setingkat pahlawan.
Setelah menyerap semua laser Rey diberi tali oleh Kirara untuk mengikat Hare tanpa menunggu Rey langsung menggunakan sihir Ace lalu Rey berputar-putar di dekat tubuh Hare setelah terikat Maou langsung memegang leher Hare. Tidak lama belenggu besi yang mengikat Hare hancur kemudian Hare langsung pingsan karena kehabisan mana.
"Aa Hare aa tidak apa apa" Ren langsung memeluk Hare karena khawatir.
"Tuan Ren tuanku baik-baik saja hanya butuh istirahat saja karena mana tuanku sudah habis" Refsi.
"Oh kalo bigitu kita bawa ke desa slime saja kebetulan pasukan ku sudah membuat asrama dan sekalian saja kalian istirahat di sana" Maou.
"Ide yang bagus kalo begitu kami terima tawarannya" Refsi.
"Kebetulan aku juga sedang mencari tempat baru untuk bertelur" Kirara.
"Memangnya sarang itu kenapa?" Ren.
"Aku mengajak kamu kesini karena aku sudah merasakan hawa keberadaan manusia yang ingin menaklukan mu Ren" Kirara.
"Bagaimana ibu bisa tahu?" Ren.
"Soalnya aura mereka sama seperti aura suamiku ketika ingin menaklukan ku" Kirara.
Kemudian Kirara dan Ren menawarkan tumpangan tawaran itu langsung di terima oleh Rey dan alasan Rey menerimanya karena Rey sudah capek dan malas berjalan. Mereka semua langsung menaiki Kirara dan Ren yang dalam wujud naga mereka. Sesampainya di desa slime para slime langsung membuat formasi menyerang karena para slime memasang posisi menyerang Maou langsung turun dan menjelaskan apa yang terjadi setelah di jelaskan para slime langsung menyambut mereka tetapi ada yang aneh yaitu para slime seperti memberi sasajen kepada para naga yaitu sebuah daging. Karena kejadian itu Rey merasa aneh kemudian Rey bertanya kepada Maou apa yang dia katakan kepada para slime.
"Maou kamu mengatakan apa kepada para slime?" Rey.
"Ehm cuman bilang dua naga itu adalah Dewi pelindung kita sampai kalian semua mendapatkan kekuatan kalian. Itu yang aku katakan" Maou.
"Pantas saja ada sasajennya" Rey.
Kemudian tidak lama Kirara mengeluhkan perutnya sangat sakit kebetulan Kireru berada dekat Kirara kemudian Kireru langsung memeriksa Kirara dan ternyata sakit yang di alami Kirara wajar karena Kirara akan bertelur. Karena mendengar itu Vealdan langsung memerintahkan semua slime untuk mencarikan tempat bertelur untuk Kirara setelah aga lama mencari para tertua slime sudah menemukan tempat yang sangat pas kemudian Kirara dibawa ke sana oleh para tertua slime dan ternyata tempat itu adalah gua yang di bawahnya terdapat ruang bawah tanah yang sengaja di buat oleh para tertua slime jika terjadi hal yang tidak di inginkan terjadi karena sudah tidak tahan lagi ingin mengeluarkan telur Kireru menyuruh yang ada di sana untuk keluar tetapi sebelum Rey keluar Kireru meminta Rey untuk memakai aksesoris cincin dari Kireru.
"Rey sebelum kamu keluar aku mau kamu pakai ini" Kireru memberikan cincin.
"Hah ini apa?" Rey.
"Sudah pakai saja nanti jika dia sudah berhasil bertelur dengan selamat aku akan menjelaskan semuanya" Kireru aga panik.
Kemudian Kireru menghampiri Rey untuk berterima kasih.
"Rey terimakasih sudah mau menuruti apa yang aku suruh" Kireru.
"Maksudmu?" Rey.
"Iya terimakasih untuk bersedia menggunakan cincin itu" Kireru.
"Memangnya cincin ini cincin apa?" Rey.
"Itu adalah cincin penghisap mana siapa saja yang memakainya ke pada pemilik asli cincin itu" Kireru.
"Tapi kok aku tidak merasa apa-apa ya?" Rey.
"Iyalah mana mu tidak terbatas" Kireru.
"Masa iya manaku tidak terbatas" Rey.
"Kamu sudah lupa dengan statistik kamu ketika kita baru ketemu?" Kireru.
"Hehehe iya" Rey.
Ketika sedang asik mengobrol mereka merasa melupakan sesuatu yang sangat penting tapi mereka semua lupa karena panik soal Kirara yang akan bertelur ketika di ingat-ingat lagi ternyata mereka lupa soal Hare yang sedang pingsan karena itu Rey, Maou, Ren, Kireru, dan Vealdan langsung bergegas ke tempat Ren dan Kirara mendarat yaitu di pintu masuk sedangkan para tertua kembali ke rumah mereka masing-masing. Sesampainya di pintu masuk Hare sedang tidur di pangkuan paha seorang wanita berpakaian sangat keren karena itu Rey kaget sedangkan Ren kesal.
Rey kaget karena itu Hare adalah dirinya dimasa depan, dan Ren kesal karena Hare belum pernah sekali pun tidur di pangkuannya. Tidak lama Hare menyadari bahwa dirinya sedang di liat oleh Rey dan Ren karena itu Hare semakin bermalas-malasan di pangkuan Refsi dan perempuan yang memangku Hare sama memasang ekspresi muka puas. Karena Ren sangat kesal Ren langsung menarik Hare dan menanyakan wanita misterius itu.
"Mau berapa lama kamu malas-malasan aa Hare" Ren sembari menarik Hare.
"Cih" wanita misterius.
"Selamanya aku akan malas-malasan, karena kalian tega meninggalkan orang pingsan sendiri, oh iya Ren kamu tau Ai sekarang ada dimana?" Hare.
"Nah itu a, Ren juga tidak tau Ai ada di mana tapi yang Ren tau pasti Ai tidak akan terteleport di tempat yang sama. Sebelum aa menanya lagi Ren ingin tanya wanita itu siapa?" Ren agar marah.
"Oh dia adalah...." Hare.