
13 Desember hari Kamis pukul 07.00 Rey/Shiro Megumi, Asolani, Mail, Ren, dan Rina. Berkumpul untuk membahas kegiatan klub selanjutnya karena Mail, Asolani, dan Rina tidak mempunyai kegiatan ketika Rey menyelesaikan masalah Ravael ketiga orang ini tidak ikut serta yang menjadikan klub Mantuan libur untuk sementara waktu.
"Shiro gimana misi Ravael Hotaru beres" Mail.
"Beres dong sekaligus misi tambahan" Rey.
"misi tambahan maksud mu" Rina.
"Oh ketika aku membereskan misi itu ada beberapa masalah yang aku dapatkan disana seperti menyatukan 1 keluarga, menyelamatkan anggota keluarga dan menghancurkan markas" Rey.
"Kenapa misi seru gitu aku ga ikut" Mail teriak dalam hati.
15 menit kemudian pelajaran pun dimulai sebelum pelajaran di mulai Bu Shinta memperkenalkan murid baru.
"Anak anak ayo duduk dulu sekarang kita kedatangan murid baru" Bu Shinta.
"Semoga laki-laki ganteng" harapan para cewe.
"Semoga cewe lagi" harapan laki-laki.
"Baik silahkan kamu masuk dan perkenalkan diri mu" Bu Shinta.
Murid baru tersebut masuk.
"Pppperkenalkan nnnaamaku Aaisah aaarum" Aisah malu ples lidah nya tergigit sendiri.
"Cenut kawaii" teriakan para laki-laki.
"Imut sekali" para perempuan.
"Baik sekarang kamu duduk di nah di situ ga apa-apa" Bu Shinta.
"Ga apa-apa kok Bu" Aisah langsung duduk dan tidak menyadari bahwa di kelas itu ada Rey/Shiro Megumi.
Setelah Aisah duduk Rey juga tidak memberitahu mereka bahwa 1 keluarga yang dia selamatkan adalah murid baru di kelasnya. Pelajaran pun dimulai singkat cerita bel istirahat pertama berbunyi para laki-laki dan perempuan langsung menghampiri Aisah.
"Apa benar kamu dari sekolahan yang terkenal itu" perempuan A.
"Huuh aku memang dari sana" Aisah.
"Kenapa kamu keluar dari sekolahan itu" perempuan b.
"Ehm bisa di bilang kasta aku beda dengan mereka jadi setiap hari aku sering menjadi korban bullying mereka" Aisah.
"Tenang saja Aisah aku akan menjadi temanmu selamanya" laki-laki A.
"Ehm mending ga usah ya aku lebih suka sendiri" Aisah.
Hati laki-laki A patah dan menyerah untuk mendapatkan hatinya Aisah karena banyak pertanyaan yang dilontarkan baik oleh perempuan atau laki-laki di kelas itu sampai-sampai Aisah tidak sempat untuk membeli makan atau minum dan sebelum bel masuk berbunyi Rey/Shiro Megumi memberikan makanan kepada Aisah yang sepontan mengagetkan Aisah.
"Nih buat kamu" Rey memberi jajanan kepada Aisah.
"Terimakasih eh re- ops Shiro Megumi" Aisah kaget.
"Hey hey hey anda jangan sampai kelepasan" Rey kaget.
"Akan ku makan jika kamu memaksa" Aisah tsundere.
"Kebiasaan tsundere" Rey dalam hati.
Setelah itu Rey kembali ke bangkunya singkat cerita bel pulang berbunyi Rey, Ren, Asolani, Mail dan Rina bergegas ke ruangan klub untuk membahas kegiatan selanjutnya ketika ditengah jalan Mail merasa seperti ada yang mengikuti mereka.
"Rey sia ngarasa Aya nu nuturkeun te" Mail.
(Rey kamu merasa ada yang mengikuti ga)
"Rarasaan sia hungkul meren" Rey.
(Perasaan kamu aja mungkin)
(Bener nanti aku jalan aga lambat biar tau siapa yang mengikuti kita)
"Nya no what-what sih" Rey.
(Ya tidak apa-apa)
Mail memperlambat tempo berjalannya agar tau siapa yang mengikutinya tidak lama Rey juga merasakan seperti ada yang mengikuti ketika Rey akan mengabarkan kepada Mail. Ketika Rey menengok ke belakang Mail sudah tidak ada.
"Loh kok Mail ga ada sih dia kemana" Rey.
"Aa kamu kenapa" Ren.
"Iya kamu kenapa Shiro" Asolani.
"Apa ada yang liat Mail" Rey.
"Ehm bukannya dia ada di belakang bersama kamu. Ehhhhhh Mail kena" Rina kaget.
"Tapi bodo dia paling ke kamar mandi yuk kita tunggu dia di ruang klub" Rey.
Mereka melanjutkan perjalanan ke ruangan klub sesampainya di ruangan klub giliran Rey yang menghilang.
"Nih kebiasaan aa Rey selalu menghilang" Ren.
"Terus segarang gimana cuman ada kita bertiga" Asolani.
"Ah tenang biasanya nanti Yani dan Yami kesini" Ren.
"Ehm bukannya OSIS mulai sekarang akan sibuk" Rina.
"Iya juga sih aku juga ini gabisa lama-lama harus membantu OSIS yang kan karena kita kan akan menghadapi Ujian akhir semester 1" Asolani.
"Pulang aja nih jadinya" Ren.
"Ya mau bagaimana lagi" Rina.
"Ya udah yuk pulang aja" Ren.
Ren dan Rina mereka berdua langsung pulang sedangkan Asolani membantu OSIS yang lain. Sebelum Ren dan Asolani berpisah Yani, Yami, dan Sayo datang ke ruangan klub karena mereka ada bahasan.
"Hey Ren, Rina, Asolani kalian mau kemana" Yani.
"Ya pulang lah" Ren.
"Kenapa pulang sekarang kalian bertiga masuk ke dalam ada yang aku mau sampaikan ke kalian" Yani.
Kemudian mereka masuk ke ruang klub.
"Baik ada apa Yani" Rina.
"Aku mau memberi tau kepada kalian, sebelum kelas miting klub yang tidak punya prestasi harus bubar" Yani.
"Kenapa ngasih taunya mepet" Ren, Rina, dan Asolani.
"Kok kalian marah" Yani bingung.
"Minta di sleding ni ketua OSIS" Ren, Rina, dan Asolani.
"Engga ya kita ga marah cuman" Asolani.
"Cuman" Yami.
"Cuman marah sekali" Asolani, Rina, dan Ren.
"Ya kalo gitu ayo teteh minta maaf kepada mereka karena memberitahu mereka mendadak" Yami.
"Kami minta maaf" Yami, dan Yani.