YESS OR NO

YESS OR NO
SOSOK DI BALIK SEMUA KEJADIAN PART 8 DAN MEMBANTU RAS SLIME PART 4



Setelah meluruskan masalah semua pasukan maou membereskan masalah yang mereka buat. Keesokan harinya Rey kaget karena desa Sli jauh lebih bagus ketimbang sebelumnya dan yang lebih kagetnya lagi pembangunan itu hanya 1 malam saja. Kemudian Rey, Kireru, Vealdan dan Maou ke suatu ruangan yang di buat oleh Maou dengan sihirnya.


"Rumens, ayo kalian masuk" Maou.


"Hah kok kaya skill ruang Tampa batas" Rey dalam hati sembari mengcopy sihir tersebut.


Setelah berada di ruangan yang di buat oleh Maou mereka langsung mendiskusikan tentang rencana mereka untuk menyerah kerajaan Malio. Dengan mengutarakan rencana satu persatu dimulai dari rencana Kireru. Kireru memiliki rencana yaitu untuk mengumpulkan lebih banyak pasukan dari negara lain yang membenci kerajaan Malio untuk bekerjasama menyerang kerajaan Malio tetapi rencana itu langsung di tentang oleh Maou karena bisa saja ketika mereka menyerang ada salah satu pasukan dari salah satu kerajaan yang akan berhianat. Ketika di pikir-pikir lagi memang bisa jadi kemudian rencana selanjutnya yaitu rencana Vealdan yaitu serangan malam ketika semua orang sudah tertidur rencana itu juga mendapat tentangan dari Kireru karena para penjaga di kerajaan Malio ketika malam hari mereka adalah orang yang sangat kuat.


"Kalo serangan malam gimana kita menyerang kerajaan itu ketika malam hari" Vealdan.


"Itu tidak mungkin karena penjaga gerbang mereka ketika malam bukan orang sembarangan" Kireru.


"Maksudnya" Vealdan.


"Kerajaan Malio ketika malam hari mereka menugaskan para petualang tingkat SS keatas atau bisa di bilang level mereka sudah melebihi level 150" Kireru.


"Kenapa harus takut Kitakan ada seorang pahlawan desa kita yaitu Rey dan seorang raja iblis yaitu Maou" Vealdan dengan yakin.


"Mereka berdua masih terlalu dini dan level mereka belum mencapai 100" Kireru.


"Eeeehhhmmm iya juga" Vealdan.


Tiba tiba Maou berbicara soal rencana yang iya sudah pikirkan yaitu.


"Eeeee ano apa boleh aku kemukakan rencana ku sekarang" Maou.


"Boleh" Vealdan.


"Aku mempunyai rencana untuk langsung menghancurkan negara itu ya walaupun akibatnya aku bakal mati nanti tapi itu adalah kebanggaan untuk ku bisa berguna untuk Ratu" Maou.


"Ditolak" Rey.


"Loh kok ditolak dalam peperangan pengorbanan ini sudah biasa terjadi" Maou aga marah.


"Iya tetap saja. kalo ada rencana yang tidak harus mengorbankan pihak kita mengapa harus ada pengorbanan" Rey.


"Hah maksudnya gimana" Maou bingung.


"Maksudnya begini Vealdan kan cuman butuh kekuatannya saja untuk membangun desa ini seperti sedia kala. Nah aku punya rencana yang lumayan ampuh untuk mengambil kekuatan Vealdan Tampa harus ada korban jatuh di pihak kita" Rey.


"Terus rencana mu bagaimana Rey?" Kireru.


"Ok jadi gini maaf kalo rencana kalian aku satukan" Rey.


"Iya tidak apa-apa" Vealdan, Kireru, dan Maou.


"Jadi gini pertama-tama aku dan Maou akan menyamar menjadi petualang yang akan singgah di kerajaan Malio sembari mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Ketimbang kita mengumpulkan pasukan dari negara lain lebih baik kita menghancurkan pasukan mereka dari dalam" Rey.


"Caranya?" Kireru bingung.


"Dengan membuat sekandal untuk para petualang di sana jadi aku butuh bantuan mu Maou" Rey.


"Memangnya aku harus ngapain nanti?" Maou.


"Kamu bisa menggunakan sihir ilusi?" Rey.


"Iya bisa" Maou.


"Aku butuh Mantuanmu untuk membuat ilusi yang dapat mengurangi kepercayaan mereka terhadap kerajaan. Setelah para petualang itu sudah tidak percaya kepada pemerintah dan membuat chaos di kerajaan itu kita bisa menyusup ke tempat orang yang sudah mengambil kekuatan Vealdan Tampa di ketahui setelah itu kita keluar dari kerajaan itu memanfaatkan keributan yang terus terjadi untuk keluar Tampa ada korban jiwa dari pihak kita" Rey.


"Tapi Rey ketika ada kerusuhan bukannya orang itu akan di jaga ketat?" Vealdan.


"Iya karena itu. orang yang mengambil kekuatan Vealdan pasti akan di jaga sangat ketat, tapi kita akan memanfaatkan satu kelengahan mereka yaitu saling percaya. Karena ketika mereka sudah terdesak mereka akan saling percaya kepada siapa saja yang berada di pihak mereka. Nah sebelum terjadinya penyerangan kita harus sudah berada di dalam kastil tersebut dan berpura-pura berhianat kepada para petualang untuk mengambil hati para penjaga kastil" Rey.


"Oh"


"Ga terimakasih" Rey.


Setelah semua setuju Rey, Kireru, Vealdan, dan Maou keluar dari ruangan yang di buat oleh Maou dan ketika keluar ruang tersebut ternyata hari sudah malam karena sudah malam. Dan tidak mungkin untuk memulai rencana nya sekarang mereka berempat memilih untuk mengistirahatkan tubuh mereka. Tetapi berbeda dengan Rey dia langsung menggunakan skill transparan dan penghilang keberadaan untuk mencari informasi tentang seragam atau baju yang akan mereka pakai untuk penyamaran esok hari


Setelah aga jauh berjalan Rey langsung dikagetkan oleh 2 mayat yang tubuhnya sudah tercabik-cabik ketika melihat itu Rey langsung muntah karena tidak tahan. Kemudian Rey mengambil kain yang terlihat seperti seragam tempur mereka kemudian Rey menyimpannya di ruang dimensi yang Rey buat dengan kata lain Rey menggunakan sihir Rumens yang baru ia copy dari Maou setelah itu Rey kembali ke desa Sli untuk beristirahat.


Ke esokan harinya mereka berempat Langsung berkumpul untuk memulai langkah awal untuk rencana mereka dan langkah awalnya mereka membuat senjata yang akan mereka gunakan.


"Untuk langkah Rey, Maou ayo ikut aku" Vealdan.


Kemudian Vealdan membawa Rey dan Maou ke toko pembuatan senjata sesampainya di toko itu Rey dan Maou kaget karena yang mengelola toko itu adalah sebuah Slime.


"Vealdan ga salah ini tokonya" Rey.


"Iya, paman Mesli aku ingin paman membuatkan senjata untuk mereka" Vealdan.


"Oh Vealdan sudah lama kamu tidak kesini kamu membutuhkan senjata apa saja" Mesli.


Ketika Vealdan dan Mesli sedang berbicara Maou menunjukan raut wajah yang sangat jarang terlihat.


"Maou kamu kenapa" Rey.


"Rey apa kah aku bisa memeluk mereka berdua soalnya mereka berdua sangat imut ketika berbicara" Maou sudah gemas dari tadi.


"Coba aja minta ijin ke mereka" Rey.


Kemudian Maou langsung memeluk mereka tanpa meminta ijin terlebih dahulu tetapi ketika akan di angkat Mesli tiba-tiba memberat sampai-sampai Maou tidak kuat untuk mengangkatnya.


"Vealdan dia siapa sih" Mesli aga marah.


"Oh mereka ini yang akan mengembalikan kejayaan ras kita" Vealdan.


"Oh jadi dia orangnya terus yang disana juga sama" Mesli penasaran.


"Yap" Vealdan.


"Oh kalo gitu ayo sini cepat masuk" Mesli.


Kemudian Mesli mempersiapkan beberapa replika senjata untuk di pilih oleh Rey dan Maou kemudian Mesli menyarankan untuk Maou yaitu pedang yang aga besar dan untuk Rey Mesli menyarankan sebuah tongkat sihir karena sihir dan mana Rey yang tidak terbatas. Tetapi saran itu langsung ditolak oleh Rey dan lebih memilih 2 katana yang berbeda, katana yang satu aga panjang dari katana pada umumnya dan yang satunya aga lebih pendek ketimbang katana normal sedangkan Maou menerima saran dari Mesli karena senjata tipe Maou memang seperti itu.


Setelah memilih senjata yang akan di gunakan Rey dan Maou di minta oleh Mesli untuk mengambil senjatanya nanti sore. Kemudian Vealdan ingat sesuatu yaitu di desanya tidak ada toko baju karena yang hidup di desa ini adalah slime saja.


"Hah aku lupa bahwa di desa ini tidak ada toko baju" Vealdan.


"Jadi bagaimana akan jadi masalah juga kalo aku ke sana menggunakan seragam tempurku" Maou.


"Oh kalo soal itu tenang saja aku menemukan sisa baju" Rey.


"Hah sisa baju?" Maou dan Vealdan kebingungan.


"Semalam aku sengaja tidak langsung kerumah Kireru aku sebenarnya ingin mencari informasi tentang baju seragam tempur dunia ini seperti apa eh ketika aku masuk kehutan aku menemukan 2 mayat yang sudah tercabik-cabik oleh hewan buas sampai baju mereka robek dan robekan itu aku sengaja bawa untuk di perbaiki oleh Kireru" Rey.


"Kireru memangnya dia bisa memperbaiki baju?" Vealdan.


"Mungkin saja bisa karena ketika aku di latih oleh guru Gre bajuku di situ sobek dan ketika Kireru menyembuhkan ku dia juga sekaligus memperbaiki bajuku" Rey.


"Gimana sih maksudnya aku ga ngerti?" Maou.


"Oh biar lebih mengerti aku bawa aja kalian ke Kireru Langsung" Rey.


Kemudian mereka bertiga pergi ke rumah Kireru. Sesampainya di rumah kireru ternyata benar sihir Kireru dapat memperbaiki semua benda mau itu rusak para atau rusak ringan. Kemudian Rey menyerah kan dua baju yang sudah robek parah ke Kireru.


"Oh kalo rusaknya seperti ini mungkin 2 harian baru beres ga apa-apa" Kireru.