YESS OR NO

YESS OR NO
SHOKUGEKI



2 desember hari Minggu, pukul 04.00 Rey terbangun dari tidurnya di ruang guru dan dia kaget karena ada 2 perempuan di sampingnya yang sebenarnya itu adalah Yami dan Mail yang kalah taruhan semalam. Rey terus memikirkan apa yang dia lakukan semalam dengan kepala dingin Rey memeriksa itu beneran cewe atau yami dan Mail yang kalah karena Rey masih ingat sekali kemarin dia bersanding 3 game untuk memperebutkan ruangan guru ini. Dengan membulatkan tekat Rey menarik rambut 2 perempuan di sampingnya dan benar saja itu Mail dan Yami. Yang langsung mengganti pakean masing-masing.


Kemudian Rey membangunkan mereka untuk mengajaknya shalat subuh di musolah, dan tidak lupa membangunkan para perempuan juga dengan mengetuk pintu setelah para perempuan bangun Rey, Mail, dan Yami segera ke musolah, pukul 06.00, Rey dan Ren ngengusulkan pertandingan memasak antara laki-laki dan perempuan. Dan yang akan jadi jurinya yaitu Sayo (karena dia pembimbing klub), kepala sekolah(pa Agus yang kebetulan ada di sekolah) dan Bu Yuna (guru kesehatan yang kebetulan ada di sekolah). Usul Rey dan Ren di respon positif oleh yang lain.


Tim perempuan yaitu Ren, Yani, dan Asolani.


Tim laki-laki yaitu Rey, Mail, dan Yami.


Pertandingan terbagi menjadi 3 ronde yang berati one by one/1vs1. Penentuan lawan nya mengunakan undian dan menentukan pemenangnya mengunakan voting dari 3 juri. Dan peraturannya juga tidak terlalu ribet ronde pertama membuat makanan pembuka, ronde kedeua membuat makanan utama, dan ronde ke tiga membuat makan penutup, semua bahan pun telah di siapkan oleh Rey yang mengunakan skill teleport. Kemudian mengambil kertas undiannya.



Yami vs Yani.


Rey vs Asolani.


Mail vs Ren.


Dan pertandingan pertama dimulai yaitu Yami dan Yani yang membuat makan pembuka.



"Aku akan mengalahkan mu" Yami.


"Ok kita buktikan siapa yang terbaik Yami" Yani penuh semangat.


Pertandingan begitu sengit antara mereka berdua dari pertama mereka memilih bahan dan proses pembuatan mereka berdua membuat, mereka mengunakan bahan dasar tahu tetapi cara mereka mengolah berbeda, Yami yang membuat nugget tahu sous eggs dan Yani membuat tahu sop jahe. Bertarungan antara mereka sengit sekali karena mereka ingin membuktikan siapa yang terbaik. Menu yang jadi dahulu ialah menu Yami.


[Peringatan ekpesi juri ketika mencicipi makanan dibuat hiperbola]


"Silahkan dinikmati kak Sayo, Ayah dan Bu Yuna" Yami.


"Kamu ini masak apa" Bu Yuna.


"Oh itu itu nugget tahu egg sous" Yami.


"Ok kita coba rasanya seperti apa" Sayo.


Semua juri mencoba masakan Yami, ketika mencoba pa Agus tiba-tiba membuka baju.


"Nj(i) jadi shokugeki no Souma" Rey.


"Kress em kerenyahan dan rasa seperti kita diam dituangkan sauna" dalam pikiran para juri.


"Tapi kita harus coba sous eggs nya kok rasanya jadi aga menjijikan ya" dalam pikiran para juri.


"Emm ide nugget tahu tidak buruk juga untuk makan pembuka" pa Agus.


"Terus kenapa anda buka baju" Bu Yuna.


"Ini penggambaran kalo makanan ini enak" pa Agus.


"Tapi ketika kita mencelupkannya ke egg sous radanya Jadi menjijikan" Bu Yuna.


Tidak lama kemudian Yani berhasil memberekan masakan nya.


"Silahkan di nikmati itu tahu sop jahe ala Yani" Yani.


"Mari kita coba"


Ketika para juri mencoba 1 sendokan para juri seperti tidak bisa mengekspresikan rasanya.


"Em rasa apa ini rasanya seperti kita di pemandian air panas" dalam pikiran para juri.


Yang membuat pa Agus membuka baju, Bu Yuna melepaskan jasnya dan sayo yang melonggarkan dasinya.


"Tapi ******* belum kita coba" Pa Agus.


"Ok mari kita coba"


Setelah para juri mencoba tahunya Pa Agus buru-buru menggunakan bajunya, Bu Yuna juga buru-buru mengunakan jas labnya dan Sayo langsung memakai jaket.


"Em kok ketika makan tahunya rasanya seperti kita berada di Alaska langsung dingin gimana" Bu Yuna.


Ketika Bu Yuna berkomentar Sayo mencoba nugget tahu buatan Yami di celupkan ke SOP jahe buatan Yani dan Sayo langsung membuka jaket dasi dan membuka kancing bajunya. Sepontan mengundang pertanyaan.


"Sayo kamu kenapa" Bu Yuna.


"Bu coba campurkan nugget Yami ke SOP jahe Yani, papa juga coba" Sayo.


Kedua juri pun mencoba nya, Bu Yuna langsung membuka jas labnya dan Pa Agus membuka baju juga beda dengan yang tadi Bu Yuna dan Pa Agus merasakan kehangatan di dalam tubuh nya.


"Jadi siapa pemenang nya" Yami dan Yani.


"Kita memutuskan ronde pertama di menangkan oleh kalian berdua" Bu Yuna.


"Hah kita mau tau dari kami berdua siapa yang lebih baik" Yami dan Yani.


"Makannya jangan menyela kata-kata ibu ini belum beres kalian berdua memiliki kemampuan saling melengkapi contohnya seperti ini dari masakan Yami jujur solusinya sangat menjijikan dan Yani tahunya, jadi ketika tahu Yami dan SOP Yani di satukan akan menjadi kesatuan yang sangat luar biasa, jadi ronde ini seri" Bu Yuna.


"Sepertinya aku masih belum bisa mengalahkan teteh" Yami.


"Tidak juga, Yami yang sekarang sudah berkembang sangat pesat dan tidak bengandalkan teteh lagi" Yani.


"Itu ga benar aku bahagia memiliki sodara kembar seperti teteh Yani" Yami.


Kemudian mereka berdua berpelukan dengan erat.


Di sisi lain Ren, Rey dan Mail susah payah menahan Asolani yang ingin memeluk Bu Yuna.


"Lepaskan aku, aku ingin memeluk Bu Yuna sekarang juga" Asolani karena melihat senyuman manis Bu Yuna yang jarang.


Tetapi mereka semua tidak bisa menahan semangat Asolani yang ingin memeluk Bu Yuna.


"Hey kisama lepaskan aku" Bu Yuna.


"Lepaskan sesak-sesak" Bu Yuna.


"Oh maaf Bu" Asolani.


Setelah Asolani melepaskan pelukan nya ronde ke 2 di mulai. Yaitu Rey vs Asolani. Untuk membuat hidangan utama, Rey memilih untuk membuat nasi goreng dan Asolani membuat bubur. Ketika Rey ingin mengambil bahan bahannya ada satu bahan yang tidak ada yaitu bawang dan mau tidak mau Rey harus ke warung untuk membeli bawang lagi.


"Aduh tadi aku lupa beli bawang" Rey.


"Rey aku ikut" Asolani.


"Lumayan bisa mesra mesraan" Asolani dalam hati.


"Ga kamu diem" Rey.


"Kalo dia ikut aku ga bisa gunain skill teleport" Rey dalam hati.


"Ih kamu jahat bang Rey" Asolani sebal.


"Biarin aja, kalo mau sini nitip aja" Rey.


"Cih ya udah nih satu sihung bawang putih, 3 sihung bawang merah ya Rey" Asolani.


"Yakin 1 sihung bawang putih" Rey.


"Iya da 1 sihung juga bisa di pakai untuk berdua" Asolani.


"Hah 1 sihung bisa berdua. Ah bodo yang penting aku beli sekarang" Rey bingung.


Setelah itu Rey langsung ke WC untuk menggunakan skill teleportnya, setelah berada di depan warung Rey dan membeli 1 gundul/satu bulat bawang putih dan 10 sihung bawang merah. Setelah selesai Rey ketempat yang sepi untuk menggunakan skill teleportnya. Setelah Rey terteleport ke WC sekolah Rey cepat-cepat ke ruang dapur untuk melanjutkan semasak dan memberi 1 sihung bawang putih dan 3 sihung bawang merah ke Asolani.


"Nih 1 sihung bawang putih dan ini 3 sihung bawang merah yang tadi kamu minta" Rey.


"Rey kok cepet" Asolani.


"Aku lari" Rey.


"Hah kok 1 sih bawang putihnya" Asolani marah.


"Kan tadi kamu minta sesihung" Rey.


"Bang Rey sesihung tuh bukan segini sesihung teh 1 bulatan bawang putih" Asolani.


"Hah sesihung tuh segitu 1 biji bawang putih bukan 1 bulat bawang putih" Rey.


"Ih engga aku suka bantuin mama masak kata mamaku 1 sihung tuh 1 bulat(yang sebenarnya Asolani salah tafsiran)" Asolani.


"Engga sesihung tuh segini" Rey.


"Engga sebulet" Asolani.


"Iyalah aku salah" Rey.


"Nj(i)r keliatan disuruh orang tua masak malah ngepel" Rey dalam hati.


{Kalo kalian bingung dengan percakapan nya autdor buat videonya di YouTube autdor (HayasuReyasu28)nama channel YouTube autdor}


Setelah perdebatan sesihung tadi Rey langsung mengiris bawang putih dan merah dan terus mengolahnya sama halnya dengan Asolani, dia juga langsung melanjutkan masaknya setelah 45 menit lewat masakan Asolani dan Rey selesai tetapi Rey sengaja aga melambatkan masakannya karena ingin melihat bagaimana komentar juri.


"Hah masakan ku selesai, silahkan cicip para juri" Asolani.


Ketika juri mencicipi masakan Asolani juri seperti sangat kepanasan.


"Asolani kamu ini masak apa" pa Agus yang membuka baju dan bercucuran keringat karena kepanasan sekali.


"Oh ini adalah bubur jahe rempah-rempah penghangat tubuh" Asolani.


"Idemu tidak buruk tapi kami semua sangat kepanasan sampai-sampai keringat kita bercucuran" Bu Yuna.


"Iya Asolani sampai-sampai baju saya basah" Sayo.


"Tapi walaupun makan kamu tidak cocok untuk dihidangkan di pertandingan ini tapi masakan kamu bisa menyelamatkan nyawa seseorang yang hipertermia(kedinginan)"


Setelah komen para juru Rey pun sengaja menyela omongan para juri.


"Masakanku sudah jadi, nah silahkan nikmati" Rey.


"Rey kita juga belum selesai menilai masalakan Asolani kamu malah menyela itu tidak sopan" Bu Yuna.


"Sudah Bu cicip dulu aja" Rey.


Setelah itu para juri langsung mencicip makanna Rey.


"Hah ini sama saja badan kita jadi makin panas" Bu Yuna.


"Tapi tunggu Bu Yuna masakan Rey ada bumbu tambahannya" Pa Agus.


"Rey ini cara makannya gimana" Sayo.


"Maaf Bu Yuna, kak Sayo, Pa Agus" Rey langsung mentaburi makan para juri dengan rempah-rempah yang dingin seperti daun mint dan lain-lain.


"Nah sekarang cicipi enak atau menjijikan, mesiagare" Rey.


Ketika para juri mencicipi makanan yang telah di campur bumbu tambahan sekali suap saja para juri langsung lahap mengahabiskan makanannya dan tidak terasa makan tersebut habis.


"Ok kita masuk siapa pemenangnya pemenangnya di ronde ke 2 adalah Rey dengan kemenangan telak"


"Belum seberapa" Rey.


Dan Asolani juga menerima kekalahan dengan lapang dada tidak lama Asolani menangis karena kekalahan nya ketika Asolani menangis Rey menghampiri Asolani dan memegang kepalanya.


"Sudah, sudah, Kamu telah membuat yang terbaik" Rey sembari mengusap kepala Asolani.


"Baka, baka, baka" Asolani memukul-mukul dada Rey dengan pelan.