
"Hah apa kah pedang ini berbicara" Rey dalam hati.
"Aku mohon tolong tuanku" pedang exkalibur.
"Tuh kan aku dengar lagi pedang ini mengeluarkan suara" Rey dalam hati.
"Hei kamu dengar ga" pedang exkalibur.
"Apa aku terlalu cape Sampai aku berkhayal pedang ini berbicara padaku" Rey dalam hati.
"Kamu ga berkhayal aku benar-benar bisa bicara" pedang exkalibur.
"Oh ternyata bukan karena cape ternyata pedang ini memang bisa berbicara hah PEDANG BISA BERBICARA" Rey kaget langsung melemparkan pedang exkalibur.
Karena di lempar pedang legendaris itu marah.
"Heh Bangs*t bisa ga memperlakukan aku dengan baik karena umurku lebih tua dari pada mu" pedang exkalibur marah.
"Berati aku adalah pedang antik" Rey.
"JANGAN PANGGIL AKU ANTIK" pedang exkalibur marah.
"Dasar pedang tua baperan" Rey dalam hati.
Kemudian Rey mengambil kembali pedang exkalibur yang telah ia lempar karena kaget setelah diambil kembali Rey menanyakan tuannya pedang exkalibur yang ia pegang. Tapi karena pedang exkalibur itu masih marah dia tidak memberi tau Rey dan karena sikap Rey yang tidak males ikut campur masalah orang Rey pun langsung mengarahkan pedang exkalibur itu ke kloset WC.
"Oh tidak mau memberitahu ku ya" Rey.
"Hmph" pedang exkalibur.
"Ok kalo gitu ga masalah kamu akan aku taruh di kloset dan harap-harap ada yang mau membantu pedang sombong sepertimu" Rey langsung menancapkan pedang exkalibur itu ke kloset.
"Baik-baik akan aku kasih tau tapi jangan taruh aku di kloset WC yang bau ini" pedang exkalibur memohon.
Kemudian Rey mengambil lagi pedang exkalibur dan kemudian Rey menanyakan tuannya pada pedang exkalibur tersebut tapi pedang tersebut masih marah karena di perlakukan tidak sopan oleh Rey karena sudah kesal Rey pun langsung masuk ke WC yang sangat bau dan Rey mengancam pedang tersebut kalo tidak mau jujur dan sikapnya masih saja menyebalkan Rey akan menancapkannya lebih dalam agar tidak ada yang menyadari dan tidak akan bisa mencabutnya. Karena ancaman itu pedang exkaliburpun langsung memberitahu tuannya walaupun pedang exkalibur memberitahu nama tuannya tapi pedang exkalibur masih saja sempat mengejek Rey.
"Iya iya akan ku kasih tau nama tuanku nama nya Esa yusna aku sebenarnya tidak rela memberitahu nama tuanku ke raja iblis tidak punya hormat" pedang exkalibur.
"Hah apa benar tuanmu Esa yusna" Rey.
"Iya" pedang exkalibur.
"Tapi tunggu tunggu tunggu tadi kamu mengatakan aku raja " Rey tatapan mengancam.
"Eeee siapa yang bilang seperti itu" pedang exkalibur.
Ketika pedang exkalibur mengatakan raja iblis Rey teringat Rey target yang ingin menjadi raja iblis Rey penasaran apakah Rey target sudah menjadi raja iblis atau belum kemudian Rey menanyakan bagaimana cara menyelamatkan Esa yusna kemudian pedang exkalibur itu mengatakan tidak tau ketika Rey ingin menanyakan lebih lanjut Rey melihat keadaan sekitar dan Rey merasa di anggap aneh oleh orang-orang di sekitarnya sebenarnya itu adalah perasaan Rey saja sebenarnya yang orang-orang sekitar melihat Rey karena mereka semua tidak percaya melihat Rimuru live action.
"Hei exkalibur kamu bisa berubah menjadi manusia ga" Rey.
"Bisa tapi jangan berharap banyak aku menjadi manusia yang kamu bayangkan" pedang exkalibur.
Ketika pedang exkalibur akan berubah Rey langsung membawanya ke tempat yang sepi agar tidak membuat keributan. Setelah berubah ternyata pedang exkalibur menjadi seorang gadis loli yang sangat imut.
"Nah ini wujud aku jika berubah menjadi manusia" pedang exkalibur.
"Oy oy oy kamu kok jadi loli sih" Rey dalam hati.
"Nah kalo gini aga mendingan jadi aku tidak di anggap aneh" Rey.
"Sejujurnya kalo aku berjalan bersamanya nanti aku dikira pedo" Rey dalam hati.
"Apa kamu tau tuan ku dimana karena firasat ku mengatakan kamu tau tuanku ada di mana" exkalibur.
"Jangan panggil aku dengan kedua nama itu panggil aku Exka saja karena itu adalah nama pemberian tuanku" Exka.
"Ya udah aku panggil kamu Exka. Iya aku tau tuan mu ada di mana" Rey.
"Beneran kamu tau tuan ku" Exka senang.
"Iya tapi sebelum itu aku harus kembali ke teman-teman cosplay Sri soalnya aku sudah janji jam 15.00 aku akan kembali" Rey.
"Itu bisa nanti aku ingin bertemu dengan tuanku dulu" Exka merengek ingin bertemu tuannya.
"Iya nanti dengarkan aku baik-baik kalo sekarang kita bertemu tuanmu akan percuma saja yang ada nanti kita di usir karena sekarang adalah jadwal tuanmu melakukan operasi rutinnya" Rey.
Karena kata-kata itu Exka menjadi sedikit lebih tenang dan alasan Rey yang sebenarnya adalah Rey ingin mendapat kepercayaan mereka dan Rey tidak ingin mengecewakan teman-teman cosplay Sri karena Rey merasakan dari salah satu dari mereka bertiga adalah orang yang akan merepotkan jika menjadi musuh Rey. Kemudian Rey kembali ke teman-teman cosplay Sri.
"Maaf kalian jadi nunggu lama" Rey.
"Tidak apa-apa karena pengumuman pemenang dan penutupan belum dimulai" Rin.
"Iya tenang aja Hayasu, tapi sebelum itu tuh bocil siapa" Teyasu.
"Jangan panggil aku bocil nama ku Exka" Exka sebal.
"Hayasu anak siapa ini imut sekali" Hime Langsung memeluk Exka dari belakang.
"Hey kisama lepaskan pelukanmu" Exka kesal.
"Rey itu siapa lagi" Sri.
"Duh gimana bilangnya diakan pedang legendaris exkalibur yang memiliki tuan kalo aku sebut dia pelayan Esa nanti image aku dan Esa bisa turun dan di anggap memperkejakan anak kecil aku aku harus menjawab apa" Rey dalam hati.
"Eeee gimana bilangnya dia adalah" Rey.
"Aku adalah pelayan setia Esa Yusna" Exka.
"Hah tamat lah riwayatku dan Esa" Rey dalam hati.
Kemudian Rin, Teyasu, Hime, dan Sri terdiam.
"Eeee sebenarnya umur dia ini lebih tua dari kita dan dia kebetulan mendapatkan kerja untuk menjadi pelayan Esa" Rey panik.
Sembari Rey mengatakan itu Rey memberikan code ke Exka untuk ikuti alur pembicara yang Rey buat. Dan code itu terbaca oleh Exka.
"Benar yang dia katakan umur ku lebih tua dari kalian hehehe" Exka.
"Terus umur mu berapa" Hime mengeluarkan aura keibuannya.
"Umurku 10 ribu tahun" Exka.
"Matilah aku dia ngaku sendiri" Rey dalam hati.
"Hah 10 ribu tahun kamu ini suka sekali bercanda ya" Rin mengusap kepala Exka.
"Iya, eh maksudku uuuummmuurrr ku 20 tahun aduh" Exka lidah nya kegigit.
"Kawaii banget" Rin, Teyasu, Sri, dan Hime Langsung memeluk Exka.
Kemudian staf acara menyuruh mereka berkumpul karena para staf ingin memberitahu bahwa acara selanjutnya adalah pengumuman pemenang dan penutupan. Kemudian para perserta berkumpul kemudian para staf mengumumkan para juara dan mulai dari juara satu.
"Ok kita umumkan juara ke satu untuk tahun sekarang jatuh pada...."