YESS OR NO

YESS OR NO
TERANCAM BUBAR PART 41 DAN KEMBALINYA YANG ASLI



"Rey target sia geus bosen jadi manusia" Mail.


(Rey target kamu udah bosen jadi manusia).


"A Rey target di kepala kamu ada apa" Ren.


"Rey sejak kapan kamu punya ekor" Aisah.


"Kalian bilang apa sih" Rey target.


"Liat aja sendiri" Aisah memberikan cermin.


"AAAPPPPAAAA" Rey target kaget.


Karena teriakan Rey target, Rey yang sedang terluka parah bagung dan mengatakan.


"Selamat Rey target kamu sudah menjadi raja iblis" Rey bangun dan tiba-tiba pingsan kembali.


Rey yang tadi terluka karena sinar tombak dia sudah sembuh karena pengguna skill sinar tombak sudah tewas akibat skill nya sendiri yang di counter oleh Rey target. Jadi sinar tombak yang menusuk Rey menghilang dan Aisah pun dapat menutupi luka-lukanya atau menyembuhkan Rey secara total.


"Aaaappaa kata mu raja iblis, mana mungkin aku jadi raja iblis" Rey target.


"Iya mungkin saja yang di katakan Rey benar Ren coba kamu aktifkan skill analisa" Mail.


"Tapi skill itu cuman dapat di pakai sekali saja" Ren.


"Skill Ren itu apa sih aku penasaran" Aisah.


"Aku juga tidak tau tapi yang aku tau Ren bisa mengeluarkan skill apa saja" Mail.


"Hebat dong" Aisah.


"Iya memang aku bisa mengeluarkan skill apa saja tapi skill yang udah aku pakai tidak bisa dipake lagi kira-kira 1 tahun lebih" Ren.


"Oh ternyata ada kekurangan nya ya" Aisah.


"Terus kamu ingin menggunakan skill analisa buat apa" Ren.


"Aku mau tau aja dia itu benar raja iblis atau bukan" Mail.


"Oh munculkan skill analisa YESS OR NO" Ren matanya bersinar.


"YESS" Mail.


Kemudian skill analisa aktif kemuadian Ren melihat ke Rey dan Ren mengatakan.


"Dia bukan raja iblis tapi masih di bawah raja iblis" Ren.


"Maksudmu apa sih Ren skill pencuri aktif" Aisah langsung mencuri skill Ren.


"Eee kamu apa-apaan sih main curi skill orang hmph" Ren sebal.


"Oh dia itu masih di tahap demon dua tingkat di bawah raja iblis" Aisha.


Rey target berubah menjadi demon karena Rey target memenuhi persyaratan untuk menjadi demon yaitu memiliki 100 jiwa orang yang memiliki skill. Kemudian Rey target bersedia di bawa ke alam bawah sadar.


"Ren, Rey aku bersedia di bawa ke alam bawah sadar sekarang juga" Rey target.


"Eh kamu beneran siapa di bawa ke alam bawah sadar" Ren.


"Iya" Rey target.


Kemudian Ren memegang tangan Rey target dan Rey tapi sebelum mereka ke alam bawah sadar Ren berpesan ke Aisah dan Mail untuk melindungi tubuhnya. Setelah sampai di alam bawah sadar Rey target, Rey dan Ren marah karena melihat Rey yang seharusnya hidup berdampingan dengan Ren ternyata lagi bermalas-malasan.


"Hei kok kamu malah enak-enakan seperti itu" Rey target.


"Iya kamu tidak khawatir tubuh kamu menghilang" Rey 1.


"Ah oh ternyata kalian, kalo tanya khawatir dengan tubuhku yang lama-lama menghilang aku tidak khawatir kok hilang ya paling sudah takdir yang penting aku sangat menikmati hidup disini" Rey 15.


"Rey yang sedang malas-malasan sini berdiri dulu sebentar ada yang ingin aku tunjukan" Rey target.


"Ga ah malas" Rey 15 melanjutkan malas-malasan.


"Ye cepat bangun" Rey target membangunkan secara paksa.


"Tidak-tidak-tidak aku tidak mau tau urusan di dunia ku" Rey 15.


"Cepat bangun" Rey target.


Setelah Rey 15 bangun Rey target langsung menempelkan dahi nya ke Rey 15 untuk memperlihatkan apa yang sudah terjadi ke Rey 15. Setelah semua nya selesai Rey 15 kembali malas-malasan.


"Hey kok kamu malas-malasan lagi sih" Rey 1.


"Aku sudah tidak mau ada di dunia itu lagi" Rey 15.


"Lah memangnya kenapa a" Ren.


"Tidak mau aja" Rey 15.


"Jangan keras kepala kamu kalo kamu menghilang banyak yang akan menderita" Rey 1 memberikan kenangan nya belajar bareng.


"A kenapa aa kasih kenangan aku salting" Ren marah ke Rey 1.


"Sengaja agar dia ingin kembali ke dunia kalian" Rey 1.


"Ok aku akan kembali ke dunia itu dengan satu syarat" Rey 15.


"Iya apa syaratnya" Rey 1.


"Hey demon kamu sudah membunuh 150 orang berkemampuan seperti kita ya" Rey 15.


"Karena kamu memberikan ingatan yang seharusnya nya aku tidak tau" Rey 15.


"Eeeeee maaf" Rey target.


"Eee apa yang di katakan Rey 15 itu benar" Rey 1 dan Ren.


"Iya sebenarnya aku beresolusi ke demon karena aku telah membunuh 150 orang yang mempunyai kemampuan seperti kita" Rey target.


"Terus kenapa kamu membunuh mereka" Rey 1 mengepal baju Rey target dengan amarah.


"Ya mau gimana lagi kalo tidak kamu, Mail, Aisah, dan Ren akan mati juga jadi aku tepaksa membunuh mereka" Rey target.


"Tapikan kamu bisa tidak sampai membunuh mereka" Rey 1 marah.


"Jangan berbohong kamu itu bukan alasan yang sebenarnya kan" Rey 15 serius.


"Iya alasan ku cuman untuk melindungi mereka" Rey target.


"Jangan berbohong kepadaku" Rey 15 langsung menghancurkan setengah dari alam bawah sadar.


"Iya-iya sebenarnya aku juga tidak mau membunuh mereka" Rey target.


"Kalo tidak mau membunuh mereka kenapa kamu masih mau membunuh mereka" Rey 1 masih marah.


"Mau gimana lagi mereka juga minta tolong agar dibunuh" Rey target.


"Jangan bercanda kamu" Rey 1.


"Dia tidak bercanda dia mengatakan yang sesungguhnya" Rey 15.


"Hah Rey 15 apa benar dia tidak berbohong" Rey 1.


"Iya dia mengatakan yang sesungguhnya" Rey 15.


Kemudian Rey target bersedia menceritakan semuanya.


"Sebenarnya ketika aku keluar aku sengaja mengaktifkan skill telepati ku agar aku bisa mengetahui keadaan kalian tetapi baru saja aku mengaktifkan nya aku mendengar banyak suara minta tolong dari 150 orang yang aku bunuh mereka menangis untuk segera di akhiri hidupnya karena mereka sudah tidak tahan jiwa mereka tidak bisa mengendalikan raga mereka karena raga mereka di kendalikan orang lain. Dan mereka sudah sudah muak menjadi bahan kelinci percobaan untuk lab yang isinya ilmuan gila, mereka semua juga tidak bisa lari karena mereka semua sudah ditanami oleh chip atau sensor yang bisa mengetahui mereka dan membunuh mereka kapan saja" Rey target.


"Terus kenapa kamu tidak menyelamatkan mereka dengan rekayasa atau menghilangkan sensor yang tertanam di tubuh mereka" Rey 1.


"Kalo aku bisa pasti sudah ku lakukan" Rey target.


"Memangnya sensor mereka ditanamkan di organ vitalnya" Rey 1.


"Tidak sih malahan sensor mereka adalah gelang yang mereka pakai" Rey target.


"Lah kalo seperti itu akan lebih mudah melepaskan sensor mereka" Ren.


"Masalah nya tubuh mereka sudah tidak kuat menahannya" Rey target.


"Ah maksudmu" Rey 1.


"Tubuh mereka hampir hancur" Rey 15.


"Kok kamu bisa tau Rey 15" Rey 1.


"Iya soalnya dia melihatkan kenangannya aga berlebihan" Rey 15.


"Tapi tenang saja itu tidak akan menimbulkan masalah bagi kehidupan Mun karena 150 orang ini ketika aku selesai membantai mereka mereka semua berubah menjadi partikel cahaya, setelah mereka terpisah dengan raga mereka masing-masing semua bersedia dan memaksa aku untuk menggunakan jiwa mereka untuk aku berubah menjadi raja iblis tapi karena syaratnya masih kurang aku cuman bisa jadi demon saja" Rey target.


"Hah ada persyaratan nya juga" Rey 1.


"Iya jika aku ingin menjadi raja iblis aku membutuhkan jiwa orang yang mempunyai kekuatan atau skill sebanyak 100.000 jiwa" Rey target.


"Terus kamu masih ingin menjadi raja iblis" Rey 15.


"Kalo bisa sih iya karena aku tidak ingin mengecewakan 150 jiwa ini tetapi tenang saja ketika aku kembali dunia asal ku aku berambisi menyelamatkan dan membuat negara yang dapat melindungi orang-orang yang memiliki skill seperti ku" Rey target.


"Baguslah kalo begitu jadi gimana kita mau bubar" Rey 15.


"Ya bubar aja ngapain lagi disini tugas kita juga kan sudah beres" Rey target.


"Ya udah kalian kalo ada masalah jangan segan-segan untuk saling menghubungi" Rey 1.


"Iya dan aku juga ingin mengetahui hasil dari mu wahai demon yang berambisi jadi raja iblis" Rey 15.


"Ya tunggu saja" Rey target.


Kemudian mereka semua kembali ke dunia mereka masing-masing tetapi sebelum mereka berpisah Rey target memberikan 25 jiwa ke Rey 1 dan 25 jiwa lagi ke Rey 15. Tetapi pemberian jiwa itu di tolak oleh Rey 1 dan Rey 15, terus kemudian Rey target memaksa untuk diterima karena Rey Terget sudah banyak merepotkan yang lain. Terpaksa Rey 1 dan Rey 15 menerima nya tetapi Rey 1 menyarankan untuk 25 jiwa yang Rey target berikan diberikan semua ke Rey 15. Dengan alasan dunia Rey 15 akan menjadi berat sekali karena usulan itu Rey target langsung menggunakan 50 jiwa itu untuk membuat sihir penghalang atau sihir perlindungan untuk Rey 15 mau tidak mau Rey 15 juga harus menerimanya. Setelah sihir atau skill perlindungan mutlak terpasang ke Rey 15,Rey target dan Rey 1. Langsung membubarkan diri dan di susul oleh Rey 15 meninggalkan alam bawah sadar bersama Ren.


Ketika kembali ke dunia mereka semula Ren dan Rey 15 atau Rey yang sebenarnya di dunia itu mereka berdua sudah di tunggu oleh Mail dan Aisah.


"Mail Rey dan Ren mulai sadar" Aisah.


"Hah benarkah" Mail.


"Iya cepat sini" Aisah.


"Aisah, Mail" Rey.


"Kamu Rey ini kamu yang asli" Mail.


"Ga aku yang palsu" Rey.


"Fiks ini yang asli" Mail.


"Rey, Ren selamat datang kembali" Mail, dan Aisah tersenyum menyambut mereka berdua.