YESS OR NO

YESS OR NO
TERANCAM BUBAR PART 12 DAN ALAM BAWAH SADAR KEMBALI



Ternyata Rey di sambut oleh dirinya sendiri yang menggunakan kacamata.


"Lah aku ada di mana" Rey.


"Selamat datang diriku yang ke 15" Rey yang pintar(kita sebut Rey 1).


"Tunggu tunggu tunggu coba jelaskan padaku apa yang terjadi" Rey asli(kita sebut Rey 15 karena Rey yang asli datangnya terakhir)


"Biar lebih jelas ayo ikut aku masuk" Rey 1 mengajak masuk Rey 15 untuk masuk.


Setelah di dalam Rey yang asli atau Rey 15 kaget karena ada beberapa orang lagi yang sama seperti dirinya.


"Biar aku perkenalakan ini diriku yang pemarah dan bisa disebut Rey ke 13 karena datang" Rey 1.


"Biar ku tebak pasti datangnya ke 13 kan" Rey 15.


"Nah betul jadi aku langsung memperkenalkan semuanya" Rey 1.


Setelah itu Rey 13 langsung memperhatikan Rey ke 15.


"Eh Rey 1 apa dia ga kenapa kenapa kenapa dia menatapku seperti ini" Rey 15.


"Dia itu cuman waspada saja" Rey 1.


"HAH MAKSUD SIA AING ANEH" Rey 13 marah.


"Ehm engga kok kita kan sama semua adalah Rey" Rey 15 ketakutan.


"Udah udah aku lanjutkan saja" Rey 1.


"Ini diriku yang ceroboh dan kita panggil Rey 5" Rey 1.


"Karena ceroboh itu luc-" Rey 5 langsung menghampiri Rey 1 dan 15 dan kemudian Rey 5 ini langsung jatuh di hadapan Rey 1 dan 15.


"Tuh kan dia ceroboh" Rey 1.


"Ternyata diriku ada yang seperti ini juga" Rey 15 dalam hati.


"Lanjut ini adalah diri kita yang polos atau Rey yang ke 12" Rey 1.


"Kita kakak sebenarnya siapa lagi" Rey 12.


"Aku adalah kamu dan aku adalah aku" Rey 15.


"Hah maksud kakak" Rey 12.


"Pikir aja sendiri" Rey 15.


"Nj(i)r sia sadis" Rey 1.


"Bodo" Rey 15.


"Aku lanjut ini diri kita yang sombong atau Rey 10, ini diri kita yang perfect atau Rey 11" Rey 1.


"Apa apa kamu bilang apa akan udah aku bilang panggil kita apa" Rey 11.


"Iya iya ini adalah Muhamad Rey dan dia datang ke 11 dari 15" Rey 1.


"Nj(i)r ini lagi diri ku yang merepotkan" Rey 15 dalam hati.


"Aku yang datang kesini sebelum kamu ya" Rey 10 memperlihatkan sipat sombongnya.


"Iya kumaha sia Weh" Rey 11.


(Iya gimana kamu saja).


"Dan ini adalah kita yang menyukai sesama jenis atau kita sebut Rey ke 8" Rey 1.


"Yami kamu dimana" Rey 8.


"Nj(i)r yang ini sudah tidak percaya cewe" Rey 15 dalam hati.


"Dan ini diri kita yang pemalas atau Rey 6" Rey 1.


"Nah kalo ini gua banget" Rey 15 dalam hati.


"Yang ini adalah diri kita yang suka maen cewe/fakboy dan kita sebut Rey 7, dan yang di bawah meja adalah ke 4 diri kita yang sudah ga bisa di apa apain" Rey 1.


"Loh kok ga bisa dia apa-apain" Rey 15.


"Coba saja kamu liat ke bawah" Rey 1.


Ketika Rey 15 melihat kebawah Rey 15 merasakan hawa ingin bunuh diri dari ke 4 diri nya.


"Kkkkaaammmuuu siapa lagi jangan pukul aku" Rey yang sering dibully atau Rey 3 sangat ketakutan.


"Aku sudah tidak kuat lagi" Rey 4 atau Rey yang sudah depresi.


"Apa meja ini bisa di pakai untuk membunuhku" Rey 9 atau Rey yang sudah bosen hidup.


"Ehm engga lah paling kalo kamu dagorin kepala kamu paling benjol doang" Rey 15.


"Apa kamu mau membunuh ku diriku yang baru datang" Rey 9.


"Ya engga lah kalo aku membunuh mu berati sama saja aku membunuh diriku" Rey 15.


"Maksud kakak apa kalo aku membunuh mu sama saja aku membutuhkan diriku" Rey 12.


"Maksudnya kalo Rey 15 membunuh Rey 9 sama saja itu bunuh diri" Rey 1.


"Oh aku ngerti" Rey 12.


"Ih ngapain di kasih tau" Rey 15 ke Rey 1.


"Sia mah sadis nj(i)r" Rey 10 atau yang memiliki sifat sombong.


(Kamu mah sadis)


"Bodo gimana saya saja" Rey 15.


"Sok indo lu" Rey 1.


Setelah dihitung Rey 15 atau Rey yang asli merasa kurang Rey 15 atau Rey yang asli merasa kurang satu.


"Rey 1 kok kurang satu ya" Rey 15 bingung.


Kemudian Rey 1 menghitung nya dan benar kurang satu dan kemudian Rey 1 atau Rey yang pintar mengingatnya tertinggal memperkenalkan Rey ke 14 yaitu.


"Oh iya aku lupa" Rey 1.


"Katanya pintar kok pelupa" Rey 15.


"Emang iya sih, terus satu lagi mana" Rey 15.


"Oh dia adalah" Rey 1 langsung berhenti bicara karena ada seseorang yang mendobrak pintu.


"Woy kalo masuk salam dulu" semua Rey yang ada di sana.


"Oh iya maaf" Rey yang ke 14 mengulang.


"Assalamualaikum" Rey 14.


"Walaikumsalam" semua Rey.


"Nah itu adalah diri kita yang sudah putus asa karena tidak bisa kembali ke wujud semula" Rey 1.


"Berisik kamu" Rey 14 langsung menghajar Rey 8 dan terus menggunakan skill terbang untuk selanjutnya membantai Rey yang lain menggunakan sinar yang mampu membutakan sementara.


"Beraninya kau akan ku bunuh kau" Rey pemarah atau Rey 13.


"Ayo kita tangkap dia agar perkenalan nya menjadi perfect" Rey 11.


"Kok lagi kondisinya seperti ini dia malah ingin ngeperfect perkenalan" Rey 15.


"Beraninya kau melumpuhkan diri ku yang ganteng" Rey 8.


"Woy lu pemalas ayo bangun" Rey 13.


"Berisik kau aku ingin tidur" Rey pemalas atau rey 6.


Kemudian perut Rey 6 dihajar oleh Rey 13.


"Cepat bangun dan cepat kamu kejar diri kita yang ke 14 itu" Rey 13 marah.


"Iya aku akan mengajarnya dari pada aku harus di hajar lagi kamu pemarah" Rey 6 mengejarnya dan baru saja 1 langkah dia langsung pingsan.


"Nj(i)r harap di harap harapan pengundang" Rey 15 dalam hati.


"Akhirnya ada juga yang ingin membunuh ku" Rey 9.


"Tapi sebelum kamu mati kamu periksa dulu ke luar" Rey 15.


Ketika Rey 9 keluar dari ruangan itu melalui tembok yang sudah hancur oleh Rey 14/Shiro Megumi Rey 9 langsung seperti di laser oleh Rey 14/Shiro Megumi.


"Nj(i)r sia bener sadis" Rey 1.


"Apa dia tidak apa apa" Rey 2.


"Mungkin dia sudah mati coba kamu cek kalo masih hidup, teriak saja" Rey 15.


"Ok" Rey 2.


Setelah mendekat ternyata Rey 9 cuman pingsan saja dan kemudian Rey 2 berteriak dia cuman pingsan tidak lama setelah itu Rey 2 bernasib sama seperti Rey 9.


"Nj(i)r vik Sia sadis" Rey 1.


"Bodo" Rey 15.


Setelah kejadian itu memancing amarah Rey yang lain kecuali Rey 1 dan 15 kemudian terjadi pertarungan sengit antara mereka 1 lawan 9 dan Shiro Megumi mampu menumbangkan 8 orang kenapa 8 orang karena yang satu kalah konyol yaitu Rey yang ceroboh dia tersandung batu ketika ingin berlari yang membuatnya langsung pingsan. Setelah ke sembilan lawannya di kalahkan tersisa Rey 1 dan 15.


"Ternyata kalian laki-laki penakut" Shiro Megumi atau Rey ke 14.


"Siapa yang kamu sebut laki-laki penakut" Rey 15.


Setelah itu Rey 1 dan 15 langsung melancarkan serangannya menggunakan skill yang sama sampai membuat Shiro Megumi sangat terpojok dan tidak bisa kemana mana. Dan semua itu adalah rencana yang di buat oleh Rey 1.


"Sekarang kamu sudah ga bisa kemana-mana mending sekarang kamu menyerah" Rey 1.


"Aku tidak akan menyerah seperti waktu itu karena aku menyerah satu nyawa menghilang" Shiro Megumi.


"Cahaya petir" Rey yang ceroboh karena sudah terbawa emosi dia langsung mengarahkan serangan ke Shiro Megumi, dan karena dia ceroboh serangan itu malah mengarah ke Rey 15 yang terus mengenai Rey 1 karena dia ingin melindungi Rey 15 karena Rey 1 sangat percaya yang bisa menghentikan Shiro Megumi adalah Rey 15.


"Rey 15 awas" Rey 1 mendorong Rey 15.


{Cct Rey yang ceroboh bisa menggunakan skill ini karena dia pernah tidak sengaja mengcopy skill salah satu gurunya yang kaget}.


Rey 1 pun terkena serangan Rey ceroboh, dan setelah menggunakan skill itu Rey ceroboh langsung pingsan lagi.


"Kenapa kamu melindungiku Rey 1" Rey 15.


"Karena aku percaya yang bisa melawan dia cuman kamu Rey 15" Rey 1 langsung pingsan.


Kemudian pertarungan antara Rey 14/Shiro Megumi dan Rey 15/Rey yang asli berlanjut sangat sengit sampai-sampai tidak ada yang mau mengalah karena mereka jual beli serangan dan puncaknya mereka berdua beristirahat dia atas kasur yang lumayan besar dan mereka berdua menceritakan apa saja yang mereka telah lewati.


"Kok kamu tidak menyerang lagi" Rey asli.


"Aku udah cape, bagaimana kalo kita ceritakan kehidupan kita" Shiro Megumi/Rey 14.


"Ehm tidak buruk juga" Rey.


"Di mulai dari kamu" Shiro.


"Tapi jangan kecewa ok" Rey.


"Iya" Shiro.


"Setelah aku berubah menjadi semula aku langsung mendapatkan ancaman dari Ravael tapi aku tidak tau sebabnya" Rey.


"Aku tahu sebabnya dia pasti kecewa berat kerena di kehidupan ku Ravael adalah satu-satunya orang yang tidak memusuhiku dan sampai-sampai dia menembak ku terus aku tidak tau jawabannya dan bimbang" Shiro.


"Loh kok satu-satunya yang masih percaya" Rey.


"Iya karena di kehidupan ku sudah mah aku tidak bisa kembali menjadi laki-laki lagi dan ditambah karena aku menyerah nyawa Yani melayang dan aku di fitnah oleh Yami telah membunuh kakaknya tapi yang masih percaya cuman Ravael saja" Shiro.


"Oh terus kamu di sana masih dianggap ada kan" Rey.


"Tidak, malah aku sudah tidak punya tempat lagi disana ditambah Rina wanita yang sangat kita cintai menjadi sangat membenci aku" Shiro.


"Bagaimana kalo kamu ikut di garis takdir yang aku sedang jalani" Rey.


"Tapi bagaimana caranya kan nanti kita akan menjalani hidup kita masing masing" Shiro.


"Sudah gini saja sini tangan kamu" Rey.


"Kamu mau ngapain" Shiro.


"Kalo kita berpegangan tangan kita bisa saja terlepas jadi aku akan mengikatkan jari kelingking kita dengan seutas tali jadi sekalinya tangan kamu lepas dari penganganku seutas tali ini masih menghubungkan kita" Rey.


Setelah itu mereka berdua pingsan.