
"Reyyyy" Yamada berteriak.
"Hah ini apa" Yamada mengambil selembar kertas.
"Ternyata ini tanda pengenal orang itu, coba aku liat namanya, Hahahahaha" Yamada tidak tahan melihat namanya.
Setelah itu Rey di bawa oleh orang misterius itu kesebuah bangunan yang sudah terbengkalai dengan kekuatan aura hitamnya.
"Nah kita sudah sampai Rey dan Rey untuk tes kemampuan mu aku mau kamu menyelamatkan orang ini, dia berada di sekolah kamu" orang misterius memberi gambar.
"Baik tuan" Rey.
"Tapi sebelum itu kamu pakai ini" orang misterius memberikan sebuah topeng.
Setelah memakai topeng Rey langsung menggunakan skill teleport untuk menteleport ke sekolah setelah terteleport ke sekolah Rey langsung menggunakan skill pencarian untuk mencari orang tersebut setelah mengetahui lokasi pasti orang yang di gambar Rey langsung berlari ke ruangan tersebut dan ruangan tersebut berada di gudang pribadi salah satu guru. Setelah sampai Rey langsung menggunakan skill tembus untuk menembus pintu tetapi Rey di sadari oleh seseorang yang berada di dalam.
"Itu siapa"
Ketika melihat didalam ternyata ada 2 orang yaitu pa Lasut dan orang yang menjadi target penyelamatan Rey. Karena sudah terlanjur ketahuan Rey langsung menghajar karena Rey melihat orang yang ingin di selamatkan nya sedang di hukum persis seperti dirinya.
"Hah ga penting sekarang kenapa kamu memberitahu kepada orang itu bahwa aku yang menyuruh mu melukai Megumi dan Ren" pa Lasut menekan remote control listrik yang di leher orang yang menjadi target penyelamatan Rey.
"Maaf kan aku pa aku keceplosan, aaaaaaa sakit pa" target penyelamatan Rey.
"Ga ada maaf bagimu dan aku kan mencabut beasiswa mu di sekolah ini dan beasiswa adik mu akan terancam gagal" pa Lasut.
"Tttooolloonngg jangan mencabut beasiswa ku dan beasiswa adik ku" target penyelamatan Rey.
"Skill tranparan non aktif. Jangan mentang-mentang bapa punya kuasa terus bapa bisa segera enaknya" Rey langsung menghajar pa Lasut karena sudah tidak tahan dengan sikap egosinya.
Setelah dihajar Rey pa Lasut pingsan.
"Kkkkaaammmuuu siapa lagi" target penyelamatan Rey.
"Aku disuruh tuan ku untuk menyelamatkan mu" Rey langsung menarik tali yang mengalung ke lehernya agar dia melihat wajah Rey.
"Kamu siapa" target penyelamatan Rey.
"Ga ada banyak waktu kamu harus ikut aku sekarang" Rey langsung menarik orang tersebut.
Kemudian Rey membawa target penyelamatan ke tempat yang telah di tentukan. Setelah sampai Rey sudah di tunggu orang misterius tersebut.
"Tuan ini orangnya" Rey.
"Kamu siapa lagi"
"Apa kamu sudah lupa kepada ku Ima" orang misterius.
"Kamu siapa" Ima menunduk dan mentalnya down karena pa Lasut.
"Ima liat aku" orang misterius langsung memegang kepala Ima dan mengarahkan pandangannya ke mukanya.
"Kamui u-" Ima mulutnya langsung di tutup oleh Kamui.
"Stttt anda diam, kalo dilanjutin nanti dia sadar" Kamui.
"Dia sadar memangnya kenapa" Ima.
"Nanti aku ceritain sekarang mari kita pergi dari sini dulu Rey teleport kita ke tempat ini" Kamui memberikan gambaran lokasinya.
"Laksanakan tuan" Rey langsung menteleport Kamui, Ima dan dianya sendiri.
Setelah sampai di tujuan teleport yaitu rumah Kamui, Ima penasaran dengan Rey dengan menanyakannya ke Kamui.
"Dia adalah pelayanku dan mulai sekarang dia akan menjadi pelayanmu" Kamui.
"Kenapa dia pake topeng" Ima.
"Dia malu untuk menunjukan muka aslinya" Kamui.
"Oh, terimakasih Kamui kamu telah menyelamatkan ku walau lewat pelayanmu" Ima tersenyum.
"Iya sama-sama" Kamui tersipu malu.
Cerita kembali ke Yamada yang sedang tertawa melihat nama lengkap orang misterius atau kamui.
"Hahahaha namanya kombinasi" Yamada.
"Aku jangan banyak ketawa, aku harus laporkan kejadian ini ke kakak" Yamada.
Kemudian Yamada berlari mencari kakaknya di lingkungan sekolah tidak lama Yamada menemukan kakaknya dia sedang berada di lapang upacara bersama dengan murid perempuan kemudian Yamada mendekat dan menarik kakaknya.
"Kak ada yang Yamada mau bicarain kakak ikut dulu, para cewe cewe maaf ya aku pinjem dulu si playboy ini" Yamada menarik Kanzaki(kakaknya).
Setelah aga jauh dan sepi Yamada menceritakan semua nya ke kakaknya.
"Seperti itu lah kak ceritanya" Yamada.
"Hah yang benar saja Rey menjadi pelayan Kamui Ucok" Kanzaki kaget.
"Memangnya kakak kenal Kamui Ucok ini" Yamada menahan tawa karena mendengar orang lain menyebutkan nama orang misterius.
"Kamu jangan ketawa kalo kamu tau kamu pasti akan setengah takut" Kanzaki.
"Memangnya dia siapa" Yamada.
"Kamu tau buron yang terkenal itu dan belum tertangkap sampai sekarang" Kanzaki.
"Oh si the blut itu" Yamada.
"Iya dia itu nama sebenarnya dia adalah Kamui Ucok" Kanzaki.
"Kok kakak bisa tau" Yamada.
"Soalnya kakak pernah menjadi komplotannya dia dan kakak kenal sama Yosa dari sana" Kanzaki.
"Oh berati kakak pernah menjadi penjahat" Yamada.
"Hmm kakak juga kurang tau semua orang melihat itu sebagai kejahatan tapi yang kita lakukan waktu itu cuman membobol rumah penjabat yang melakukan korupsi dan kita juga mengambil setengah dari hasil korupsi nya untuk di kembalikan ke rakyat yang memiliki ekonomi menengah ke bawah" Kanzaki.
"Terus sisa nya kemanain" Yamada.
"Ya kita kasih ke lembaga yang mengurusi korupsi" Kanzaki.
"Kan sama saja kakak itu dengan mencuri karena kakak mengambil setengahnya" Yamada.
"Kakak juga kurang tau" Kanzaki.
"Terus kakak ikut kelompok itu kenapa" Yamada.
"Kakak cuman ingin tau dan menyelamatkan Sayo karena ada kabar Sayo bergabung ke kelompok itu" Kanzaki.
"Terus di kelompok itu ada Sayo nya" Yamada.
"Nah kalo itu kakak kurang tau ingatan kakak cuman sampai sebatas kakak diselamatkan oleh Yosa di rumah salah satu pejabat yang baru saja melakukan korupsi" Kanzaki.