YESS OR NO

YESS OR NO
TERANCAM BUBAR PART 19 DAN SEBUAH SURAT



"Kakak di sini ingin menebus dosa kakak saja dan kakak mempunyai urusan juga dengan guru BK itu" Kanzaki.


"Jadi yang membersihkan kan semua ruangan adalah kakak" Megumi.


"Yap, dan kakak juga mempunyai rekaman ketika pa Lasut sialan itu ngotorin lagi ruangan yang telah kakak bersihkan" Kanzaki.


"Hah pa Lasut? Pa Lasut itu siapa kak" Ren.


"Kalian gatau pa Lasut" Kanzaki.


"Kak kalo kita tau kita ga bakal nyopet hp kakak" Megumi.


"Eh hp ku kemana" Kanzaki.


"Nih" Megumi dengan posisi siap lempar hp.


"Ih jangan itu hp kakak satu satunya" Kanzaki.


"Kalo ga mau hp nya di lempar jawab pertanyaan kita pa Lasut itu siapa" Megumi.


"Iya iya kakak akan kasih tau yang penting sinihin dulu hpnya" Kanzaki.


"Nih, tapi janji kakak akan kasih tau" Megumi sembari mengasih hp Kanzaki.


"Iya, tapi bohong" Kanzaki bercanda.


"Teme" Megumi menggunakan skill teleport benda untuk menteleport hp Kanzaki ke tangannya.


"Ehhhh kok hp saya hilang lagi" Kanzaki.


"Kakak cari ini lagi kan" Megumi menunjukan hp Kanzaki.


"Iya kok ada lagi di tangan kamu padahal tadi aku cuman bercanda supaya kalian memohon agar di kasih tau jawabannya" Kanzaki.


"Kok kakak ngelunjak ya, saya lempar nih hp" Megumi.


"Jangan dong iya kakak kasih tau pa Lasut itu guru BK sekolah ini dan guru yang memberikan kalian hukuman" Kanzaki.


"Kok kakak tau kita dapat hukuman" Ren.


"Karena aku memasang alat perekam untuk mengungkap tuntas kejahatan yang pa Lasut itu akan buat kembali" Kanzaki.


"Oh dengan kata lain kakak juga dengar kita diberi hukuman" Megumi.


"Yap, jadi setelah kalian di beri hukuman yang sama seperti kakak waktu dulu kakak langsung penasaran dengan orangnya dan ternyata orangnya kalian orang yang sangat dekat dengan Sayo, jadi setelah itu kakak selalu mengikuti kalian" Kanzaki.


"Terus apa tujuan kakak mengikuti kami" Megumi.


"Kakak tidak mau kalian memasuki lobang yang sama seperti kakak waktu dulu" Kanzaki.


"Jadi kakak masih dendam dengan guru BK di sekolahan kakak dulu, tapi kenapa kakak ingin mencari bukti kejahatan pa Lasut" Ren


"Soalnya guru BK yang menghukum kakak waktu itu adalah pa Lasut itu sendiri" Kanzaki.


"HAH" Megumi dan Ren kaget.


"Jadi gimana kalian mau bantu apa tidak" Kanzaki.


"Tentu saja kakak karena dia juga mempunyai masalah dengan ku" Megumi.


Setelah itu mereka bertiga berpisah Megumi dan Ren pulang sedangkan Kanzaki ke ruang UKS karena dia akan menceritakan rencana selanjutnya dan memberikan bukti rekaman kejahatan pa Lasut ke Bu Yuna atau Sayo. Setelah sampai di rumah Megumi dan Ren dia sudah ditunggu oleh Rey seorang diri.


"Megumi Ren apa kamu bisa ikut aku sebentar, kalo engga aku lapor ke teteh soal masalah ini" Rey.


"Iya udah hayu" Megumi dan Ren.


Kemudian mereka berdua mengikuti Rey ke warkop. Sesampainya di warkop Megumi dan Ren sudah di tunggu oleh Sri dan Yusha.


"Rey kita sebenarnya mau kemana" Megumi.


Sesampainya di warkop.


"Rey kamu manggil kita ada apa" Yusha.


"Sebenarnya ada yang ingin aku tunjukan ke kalian" Rey.


"Iya apa yang kamu mau tunjukan" Megumi.


"Nih liat sendiri" Rey memberikan 2 kertas yang berbeda.


Setelah itu mereka semua mengambil dan membaca kedua kertas yang di berikan Rey. Setelah membaca Sri, Yusha, Megumi, dan Ren tidak mengerti apa maksudnya.


"Rey apa sih maksudnya" Sri.


"Maksudnya kalian liat hukuman dari kedua kertas itu" Rey.


"Iya"


"Kalian menemukan kan persamaan dari dua hukuman itu" Rey.


"Iya sama sama hukuman pilih kasih" Yusha.


"Ya terus apa yang aneh" Sri.


"Liat nama yang di beri hukuman yang cuman hormat bendera selama 1 menit" Rey.


"Iya"


"Terus apa yang aneh nya Rey" Sri.


"Nih pertama di kertas yang aga kuning atau kertas yang udah lama di sini di tulis Sayo Najwa yaitu anak dari pa Agus atau kepala sekolah kita dan ini yang baru dan melibatkan Megumi dan Ren nih liat yang diberi hukuman ringan cuman Yani" Rey.


"Hmm iya juga terus ini Kanzaki siapa" Yusha.


"Oh dia guru PKM yang sedang magang di sekolahan kita" Megumi.


"Oh kamu kenal dengan orang ini" Rey.


"Yap" Megumi.


Setelah itu Megumi menceritakan apa yang terjadi padanya kepada Rey, Sri, dan Yusha. Setelah mendengar cerita itu Sri, dan Yusha langsung bersiaga untuk melindungi Yani karena firasat Sri dan Yusha mengatakan sebentar lagi Yani dan Yami akan mendapatkan masalah. Sri dan Yusha bergegas pulang karena ditakutkan Yani dan Yami sedang berada dalam masalah setelah Sri dan Yusha pergi Rey, Megumi dan Ren Langsung pulang.


Sehari kemudian tanggal 18 Desember hari Selasa pukul 06.00 Megumi dan Ren seperti sedang bingung, kemudian Rey menghampiri keduanya.


"Megumi Ren kalian kenapa" Rey.


"Eeeeengga kenapa kenapa kok yu berangkat" Megumi.


"Kamu yakin menggunakan pakaian seperti itu" Rey.


"Kenapa gitu" Megumi.


"Teh teteh salah seragam itu seragam teteh Ros kerja" Ren.


"Ren Kamu jaga ga kenapa kenapa" Rey.


"Engga kok a Ren baik baik saja" Ren.


"Kalo baik baik saja ngapain kamu bawa stopkontak" Rey.


"Oh Ren salah bawa" Ren.


"Megumi Ren mending ceritakan apa yang terjadi sebenarnya dan yang kemarin kalian ceritakan aku tau itu tidak semua di ceritakan cepat ceritakan kalian kenapa sebenarnya" Rey.


"Sebenarnya kami di beri surat"