YESS OR NO

YESS OR NO
KELASMIT PART 22 DAN PEMULIHAN KEADAAN PART 2



Kemudian mereka menjalankan rencana mereka yaitu Rey dan Febby mencari Ima dengan menggunakan skill penghilang keberadaan dan skill tranparan. Ucok, Khodijah dan Asolani mengambil semua hidangan yang Ima buat(cct Khodijah masih bisa terlihat walaupun tidak didekat adik bungsunya karena skillnya tidak bisa di kendalikan oleh dirinya) sedangkan Kimi di perintahkan untuk melindungi ibu Aisah.


Setalah tugas mereka masing-masing berhasil mereka berkumpul kembali untuk berbagi informasi dan bersiap untuk menjalankan rencana selanjutnya.


"Jadi gimana Rey, Febby apa kamu sudah menanyakan nya" Ucok.


"Sudah dong beres semua" Febby.


"Iya semuanya lancar dan Ima kata dia mencampurkan bahan yang kamu suruh kedalam masakan nya" Rey.


"Ok kita juga berhasil mengambil semua hidangan yang di buat Ima" Ucok.


"Bang Rey ternyata skill Khodijah itu sangat hebat dia bisa menggerakkan benda Tampa harus menyentuhnya" Asolani kagum.


"Benar apa kata Asolani untuk tadi ada Khodijah jadi kita langsung bisa membawa 20 hidangan buatan Ima sekaligus" Ucok.


"20 bukannya keseluruhan hidangan Ima ada 45 ya tuan" Kimi.


"Iya aku juga tau kita cuman bisa bawa 20 karena sisanya sudah banyak yang jatuh dan tidak layak konsumsi dan untung saja Ima membuat sup jadi kita mudah memasukannya ke pistol mainan kita" Ucok.


Kemudian dari mereka mengisi setiap pistol dengan 1 wadah sup buatan Ima. Setelah mengisi itu semua mereka memegang masing masing 2 pistol air. Hidangan Ima ternyata masih tersisa 2 wadah ketika ada dua wadah Rey ingat dia melihat Ravael ada di perahu/kapal mewah ini kemuadian Rey mengatakan kepada Ucok.


"Apa yang dua lagi kamu bisa berikan kepada ku soalnya ketika aku sedang mencari Ima aku melihat teman ku yang sedang berjaga dan kemampuan dia bisa saja membantu kita" Rey.


"Hah jadi maksudmu ada lagi anak yang memiliki skill seperti kita di kapal ini" Kimi.


"Yap di tambah lagi dia adalah mantan pemimpin organisasi yang sangat kejam di masanya" Rey.


"Kok aku pernah dengar nama itu ya tapi di mana" Febby.


"Iya aku juga curiga dia adalah musuh bebuyutan kita tiga tahun yang lalu" Ucok.


"Rey siapa nama dia" Febby.


"Ravael Hotaru" Rey.


Karena mendengar kata itu Ucok, Febby, dan Kimi langsung seperti aga ketakutan karena mereka bertiga pernah berurusan dengan kepolisian karena organisasi Ravael. Tidak banyak bertanya Ucok langsung memberikan 2 pistol air yang telah terisi penuh dengan hidangan Ima kepada Rey. Kemuadian rencana mereka yang sebenarnya dimulai ketika baru saja keluar mereka langsung di serang oleh 5 tamu yang langsung melompat dengan mulut yang terbuka ke hadapan mereka karena mulut mereka terbuka itu mempermudah perkejaan mereka lima tamu yang melompat ke mereka berhasil di tembak oleh Kimi dan tamu yang sudah di tembak menjadi sadar sekarang kemunginan ada 36 tamu lagi yang masih terpengaruh oleh makanan Aisah/Mite.


Setelah itu Rey sengaja memisahkan dirinya karena dia ingin memberi Ravael pistol air yang ampuh untuk menyadarkan para tamu yang sudah dikendalikan atau para tau yang tatapannya sangat kosong. Setelah bertemu dengan Ravael. Rey langsung memberikan pistol air yang ia pegang.


"Ravael kamu gunakan ini untuk melindungi semua yang selamat" Rey.


"Eh Rey sejak kapan kamu ada di sini" Ravael.


"Aku ada di sini sudah dari awal" Rey.


"Oh iya aku lupa kamu juga kontestan di acara ini terus aku harus apa dengan senjata ini" Ravael bingung karena yang ia pegang cuman pistol air.


"Oh kamu cukup menembakkan orang atau tamu yang sudah tatapannya kosong ke arena mulut mereka dan kalau bisa kamu paksa atau masukan air ini kemulut mereka yang tatapannya kosong karena cairan yang ada di pistol ini sangat ampuh" Rey.


Ketika Rey akan meninggalkan Ravael ,Rey langsung terserempet oleh sinar yang berbentuk panah yang langsung mengarah kepada nya karena itu Rey kaget melihat ke arah panah itu datang dan ternyata disana sudah ada Guntur yang siap menembak 3 panah ke arah Rey. Dan keadaan di ruang evakuasi sangat kacau orang-orang yang sudah di evakuasi mereka semua mendadak seperti ada yang mengandalkan mereka/pandangan mereka seperti ikan mati.


"Ternyata ini semua perbuatan mu Guntur" Rey.


"Kalo iya kenapa HAHAHAHAHA" Guntur tertawa jahat.


Karena sudah kesal Rey langsung menggunakan pengorbanan 100 jiwa untuk mengubah dirinya menjadi demon. Tapi sebelum Rey sepenuhnya berubah ia terbawa ke ruangan entah berantah kemuadian dia merasa seperti ada yang menggamparnya.


Plak(suara gampar di ruang entah berantah).


"Siapa yang menggamparku sih. Loh aku ada di mana ini" Rey.


"Muhamad Rey BBBAAAAAKKKKAAA. bisa-bisa nya kamu akan berubah menjadi demon dan merelakan sisi manusia mu hilang".


"Bodo amat aku sudah kesal kepada Guntur yang sudah memainkan manusia seperti hewan" Rey marah dan tidak tau dia bicara dengan siapa.


Karena Rey mengatakan itu Aisah/Mite langsung memeluk Rey dengan erat.


"Sudah-sudah aku juga tau kamu kesal kepada Guntur tapi kalo kamu melakukan hal ini kamu bukan Rey yang aku kenal. Rey yang aku tenang dia sangat tenang di segala situasi".


"Kamu siapa kenapa kamu menghalangiku lepaskan aku" Rey masih marah.


"Tidak aku tidak akan melepaskan pelukanku karena ku yang seharusnya kamu lindungi bukan aku yang malah melindungi mu".


"Hah kamu Aisah" Rey aga tenang.


"Terus siapa lagi kalo bukan Aisah" Aisah membuka topengnya.


"Kenapa kamu melakukan itu semua" Rey.


"Mau bagaimana lagi kalo aku tidak melakukan hal ini ibuku dan adik-adikku akan di bunuh oleh anak buah Guntur jadi mau tidak mau aku harus melindungi mereka itu adalah janji ku kepada kakak ku" Aisah.


"Tenyata kemungkinan kita benar kamu itu diancam tapi Aisah tenang saja ibu dan adik-adikmu mereka semua sudah selamat" Rey.


"Sungguh mereka semua baik-baik saja" Aisah.


"Yap dan satu lagi walaupun mereka semua aman tapi kamu dan keluarga mu harus mencari tempat tinggal yang baru karena tempat tinggal kalian sudah hangus terbakar oleh anak buah Guntur" Rey.


Ketika mendengar hal itu Aisah langsung marah kepada Guntur karena dia sudah membohongi nya ketika Aisah sedang marah Rey langsung menyuruhnya untuk tenang.


"Beraninya dia sudah menipuku AARRRGG" Aisah marah.


"AISAH tenangkan diri mu Guntur melakukan semua itu sengaja agar kamu menjadi marah dan Guntur akan sangat mudah untuk mengendalikan mu jadi kamu harus tenang ok" Rey.


"Tapi kan aku tidak boleh tinggal diam aku harus membalasnya" Aisah masih marah.


"Eeehhh sudah ku bilang tenang kalo kita ingin membalasnya mending kita bermain cantik untuk menghancurkan mentalnya saja jangan raganya" Rey.


"Terus kamu punya rencana apa" Aisah.


"Aku punya rencana"