
"Heal" Yusha dengan memegang perut adik Aisah.
"Kita sudah boleh buka mata" Rey.
"Iya boleh" Yusha.
Dan merekapun membuka mata mereka, Aisah dan adiknya langsung kaget karena perut adik Aisah sudah kembali seperti tidak mengandung.
"Hah apa yang kamu lakukan apa kamu menggugurkannya" Aisah.
"Ehm bisa dibilang bukan, aku malah membuatnya kembali ke asal" Yusha.
"Maksudnya gimana kak" adik Aisah.
"Aku beri contohnya saja biar kalian mengerti" Yusha.
"Boleh"
"Ehm ayam saja yang akan menjadi contohnya ok" Yusha.
"Kenapa harus ayam kenapa ga hewan lain" Aisah.
"Soalnya aku sudah dapat ayamnya" Yusha.
"Dari mana kamu mendapatkannya" Rey kaget.
"Ya kebetulan dari tadi ayam ini mondar-mandir, karena kesal ya sudah aku tangkap" Yusha.
"Yaudah gimana penjelasannya" Aisah.
"Ini kan ayam besar dan aku hanya akan membuat ayam ini kembali ke telur" Yusha.
"Bagaimana caranya" Rey.
"Tunggu. Heal" Yusha.
Kemudian ayam yang dipegang oleh Yusha seketika kembali lagi menjadi telur.
"Dan ini juga yang aku lakukan ke ehm siapa sih nama mu" Yusha.
"Siti kak" Siti/ adik Aisah.
"Oh jadi singkatnya kamu Yusha cuman mengulangi siklus hidup ayam itu kan" Sri.
"Ehhhh ketua sejak kapan ketua ada di sini" Yusha kaget.
"Ya sejak kamu mengubah ayam ku menjadi telor lagi" Sri.
"Oh jadi ayam ini adalah ayam ketua" Yusha.
"Iya, cepet kembalikan ke sebelumnya" Sri marah.
"Iya. Heal, ni sudah dan maaf ketua" Yusha.
"Loh bisa di kembalikan lagi" Rey.
"Iya, tetapi kalo manusia aku tidak bisa, dan aku cuman bisa mengulangi siklus kehidupan makhluk hidup yang bertelur" Yusha.
"Berati makhluk hidup yang melahirkan tidak bisa ya" Aisah.
"Iya, karena rumit lah" Yusha.
Rey seketika merasakan hawa yang kurang enak di Ravael dan tidak seperti biasanya Rey terus memikirkan nya terus sampai Rey pulang kerumahnya. Setelah di rumah Rey langsung mencari Ren karena ada sesuatu yang ingin curhat. Setelah mencarinya kemana-mana Rey menemukan Ren di kamarnya Rey dan dia sedang tertidur pulas karena dia tidak mau mengganggunya Rey menyelipkan surat di tangan Ren.
Singkat cerita hari sudah sore Ren telah bangun dan kemudian dia membaca surat dari Rey yang berisi"'kalo sudah bangun temui aku secepatnya"' setelah membaca surat itu Ren Langsung mencari Rey. Setelah bertemu Rey langsung mengajak Ren untuk pergi keluar karena masalah ini Rey gamau ada lagi yang tau, dan Ren juga mengiyakan ajakan dari Rey setelah itu mereka diam di salah satu warkop di dekat sana.
"Mau pesan apa"
"Teh dingin Ren Kamu mau apa" Rey.
"Samain aja Weh" Ren.
"Oh bu teh dingin nya jadi 2" Rey.
"Di tunggu ya"
"Ok Bu" Rey dan Ren.
"Apa yang mau aa omongin" Ren.
"Ehm mungkin aa besok akan menghadapi masalah besar" Rey.
"Loh masalah apa a, ehhhh aa udah kembali lagi" Ren.
"Iya tadi oleh gambar yang berikan oleh Aisah" Rey.
"Oh ya syukur lah kalo udah baik-baik saja mah" Ren.
"Nih teh dingin kalian"
"Oh makasih Bu" Rey.
"Bukannya itu berita bagus aa kembali normal" Ren.
"Iya tapi ketika aa ketemu dengan Ravael Hotaru aa merasa seperti hawa masalah yang besar telah menunggu" Rey.
"Ah kok aa bisa tau masalah besar sudah menunggu" Ren.
"Karena ketika aa bertemu dengan Ravael dia langsung mendekat dan mengancam aa untuk bertemu besok seusai sekolah"Rey.
"Mending aa jangan mengikuti perintah Ravael Hotaru" Ren.
Rey pun aga terdiam karena berpikir mending temui Ravael atau mengikuti keinginan nya untuk tetap menemui Ravael. Setelah menerima masukan dari Ren, Rey langsung menghabiskan minumannya dan menanyakan harga 2 minuman.
"Bu jadi berapa" Rey.
"10 a "
"Ok ni uangnya ya Bu" Rey.
"Aa tunggu Ren bentaran" Ren.
"Iya Sok" Rey menunggu.
Setelah menghabiskan minum Ren meminta Rey untuk mengantarnya ke fotocopyan karena dia ingin membeli pengsil dan perlengkapan menggambar yang lain dan Ren juga tentu saja memiliki tujuan/modus untuk bisa lebih lama bersama Rey dengan mencari fotocopyan yang sangat jauh setelah sampai di fotocopyan nya Ren Langsung membeli beberapa barang dan tentu saja Ren tidak langsung membeli semua barang yang ia butuh kan karena iya ingin jauh lebih lama lagi berduaan dengan Rey.
Setelah semua barang terbeli di beberapa toko yang berbeda kemudian Rey menyuruh Ren untuk ikut berteleport karena Rey juga sudah sangat lelah dan hari udah malam. Walau aga nolak tapi Ren setuju-setuju saja karena Ren melihat Rey memang sangat mengantuk. Setelah menteleport Rey langsung ke kamarnya tetapi ketika dikamar Rey bukan Langsung tidur dia masih memikirkan nasibnya besok dan terus memikirkannya sampai tidak terasa sudah jam 01.00 pagi dan Rey masih belum bisa tertidur karena memikirkan nasibnya besok.
Karena dia masih belum bisa tidur Rey menyalakan lampu di kamarnya dan memperhatikan lampu tersebut ketika kedipan pertama Rey mulai aga mengantuk kedipan ke dua Rey menjadi tidak mengantuk ketika kesiapan ketiga Rey melihat bahwa sekelilingnya sudah berubah menjadi sebuah halaman berkabut karena tidak percaya yang Rey alami Rey langsung bangun dan melihat sekitar dan cuman melihat sebuah gapura yang ada bacaan aneh dan kemudian Rey masuk ke sana dan dia langsung di sambut oleh