YESS OR NO

YESS OR NO
ALASAN



"Sebenarnya aku dan Ren kemarin liat orang ini ke suatu tempat karena gerak gerik nya mencurigakan aku dan Ren mengikuti dia dan benar saja dia menggunakan skill nya di tempat yang sepi yang semula dia laki-laki dia langsung berubah menjadi perempuan karena penasaran aku menunggu dan terus melihat gerak-gerik dia dan ternyata dia berubah menjadi perempuan cuman untuk" Rey.


"Cuman untuk apa Rey" Sri.


"Sri panggil aku Shiro atau Megumi aja aku takut kalian ketika di luar klub kelepasan panggil Rey" Rey.


"Ok ok cuman untuk apa Shiro" Yusha.


"Cuman untuk menolak laki-laki" Rey.


"Hah yang benar saja" Yusha.


"Iya dan menurutku dia lebih nyaman menjadi perempuan ketimbang menjadi laki-laki" Rey.


"Kok dia lebih nyaman menjadi perempuan" Yani.


"Karena kata kamu ketua dia sebab dia menjadi perempuan karena ketika dia menjadi laki-laki dia sering di bully kan" Rey.


"Iya yang aku tau" Yani.


"Dan sebaliknya ketika tadi aku di bawa berkeliling oleh ketua kelas aku menanyakan sosok orang ini yang lain adalah target kita yang menjadi perempuan, ketua kelas itu mengatakan bahwa dia itu tuan putri klub drama sekaligus idol untuk laki-laki dan sebuah tangtangan bagi para laki-laki" Rey.


"Kok sebuah tangtangan bagi laki-laki" Sri.


"Dia ketika ada laki-laki yang menembaknya dia akan caci-maki laki-laki tersebut dan benar ketika kemarin aku melihat dia sedang menolak dia mencaci-maki nya" Rey.


"Mungkin dia melakukan itu semata-mata cuman untuk balas dendam" Yami.


"Mungkin juga sih" Rey.


"Rey eh maksud ku Shiro kamu sebelum misi ini selesai kamu akan libur dari pelatih yang akan ku berikan" Sri.


"Alhamdulillah dapat libur di awal" Rey dalam hati.


"Ok Sri" Rey.


"Dengan ini kita serahkan kepada mu Rey tugas yang special ini" Yani.


"Kok aku sih yang harus menyelesaikannya" Rey.


"Kamu mau kembali lagi menjadi laki-laki kan" Yani


"Ya iyalah" Rey.


"Makanya tugas ini di berikan padamu dan semoga dia memberi tau kamu bagaimana menjadi laki-laki lagi" Yani.


"Ya masa cuman aku sendiri" Rey.


Setelah itu mereka semua bubar dan tidak memperdulikan omongan Rey yang terakhir setelah itu Rey keluar ruangan klub nya dan kebetulan berpapasan dengan orang yang menjadi target dari kasus barunya Reypun tidak membuang kesempatan itu Rey sengaja menabrakkan dirinya kepada orang itu.


"Daijobu" Rey mengulurkan tangan.


"Hah Daijobu"


"Oh maaf apa kamu tidak apa-apa" Rey.


"Tidak kamu bukannya murid pindahan dari Jepang itu"


"Ping pong kamu benar namaku Shiro Megumi terus nama kamu siapa" Rey.


"Nama ku Ravael Hotaru" Ravael.


"Apakah kamu orang Jepang seperti aku" Rey.


"Gawat kalo iya dia orang Jepang penyamaranku bisa terbongkar" Rey dalam hati.


"Oh bukan kebetulan orang tuaku adalah otaku" Ravael.


"Terus kamu juga sama otaku atau bukan" Rey.


"Nj(i)r keliatan bohongnya" Rey dalam hati.


"Oh kalo gitu semoga kita bertemu lagi" Rey.


Kemuadian Ravael menganggukan kepalanya, dan Rey langsung mendapat dua kemungkinan kenapa dia di bully oleh teman-temannya kemungkinan pertama karena namanya dan kemungkinan kedua dia berlaga seperti tokoh di anime yang menurut teman-temannya itu adalah sifat yang menyebalkan. Tidak lama Rey meninggalkan tempat itu ia berpapasan dengan Mail.


"Woy Megumi mau kemana" Mail.


"Ingin ke ruangan klub" Rey.


"Hahahaha, nengok lagi di panggil Megumi" Mail tertawa lepas.


"Nj(i)r lamun lain baturan ku urang geus di bere duit" Rey dalam hati.


"Rey kamu sudah tau ya sebab Ravael di bully" Mail mengunakan skill(persentase).


"Bicara apa kamu ini" Rey.


"Rey aku mohon beri tau aku yang sebenarnya" Mail.


Ketika itu Rey tidak sengaja lagi mengcopy skill Mail ketika Rey melihat ke arah Mail Rey melihat tatapan Mail seperti menyimpan sebuah dosa yang harus di bayar.


"Il kamu maksa aku untuk mengatakan yang sebenarnya karena kamu memiliki dosa terhadap orang itunya"Rey.


"Engggga tuh" Mail berbohong.


"Jawab jujur kalo tidak aku tidak akan katakan yang sebenarnya" Rey serius.


"Ok aku akan ceritakan sebenarnya Ravael Hotaru adalah teman SMP ku, ketika di SMP dia adalah murid yang sangat nakal dan di sukai oleh para cewe karena sipat dan wajah, dia juga populer di kalangan laki-laki, tapi karena salahku ketika di SMP kalo aku tidak mengenal kannya anime pasti dia tidak akan seperti ini" Mail merenung.


"Terus teman teman dia yang lain sekarang kemana" Rey.


"Oh mereka sekarang hidup di jalan sebagai pencuri dan sebagian dari mereka sudah di tangkap oleh pihak berwajib dan sebagian lagi dari mereka ada yang menjadi rentenir, ada yang jadi tukang pukul dan yang aku tau ada dua orang yang menjadi bodyguard dan dua orang itu mereka mendapat bahayasiswa di sekolah ini" Mail.


"Beasiswa woy" Rey.


"Iya itu maksudku, tetapi aku belum pernah melihat 2 orang itu" Mail.


"Tapi bukan semua nya salah mu il kalo kamu tidak ada mungkin Ravael sudah menjadi penjahat kelas kakap, tapi karena ada kamu dia bisa mempunyai arah kembali walupun dia harus di bully seperti ini" Rey.


"Tapi aku aneh juga kenapa dia tidak melawan dan memilih menyakiti hati para pembully bukan fisik para pembully nya" Mail.


"Emangnya dia jago baku hantam" Rey.


"Dia itu sangat jago dan aku juga belajar bela diri dari dia walaupun cuman teknik menjatuhkan lawan saja" Mail.


"Mungkin dia hanya ingin merusak hati mereka doang bukan fisiknya" Rey.


"Mungkin juga sih" Mail.


Setelah bercerita kepada Mail dua kemungkinan yang Rey pikirkan salah besar. Rey terus memikirkan apa penyebab Ravael di bully terus oleh teman-temannya dan karena Rey terus memikirkannya Rey sampai menabrak tembok dan kebetulan di sana ada Ravael yang telah berubah menjadi perempuan dan dia langsung mengulurkan tangannya.


"Kamu tidak apa-apa" Ravael.


"Engga cuman kepalaku sedikit sakit" Rey.


"Hayu aku antar kamu ke UKS" Ravael.


"Udah tidak usah" Rey.


"Engga kamu harus aku antar ke UKS" Ravael.


Ketika Rey ingin berdiri kepala dia sangat pusing sampai dia sudah untuk berdiri, kemudian Ravael langsung mengendong Rey karena Ravael sedang dalam versi perempuan dia tidak kuat untuk mengakat Rey karena Ravael masih di tingkat 1 penggunaan skill sedangkan Rey berada di atasnya, yang menjadikan kekuatan Ravael seperti perempuan pada umumnya sedangkan. Karena Ravael tidak bisa mengakat dia terpaksa membongkar rahasianya di depan Rey.


"Ravael"Rey.


"Hehe maaf aku harus membongkar rahasia ku di depan mu" Ravael.