YESS OR NO

YESS OR NO
SOSOK DI BALIK SEMUA KEJADIAN PART 16 DAN MEMBANTU RAS SLIME PART 12



Setelah ritual beres Rey, Maou melanjutkan perjalanan ke guild petualang untuk mencari informasi sebanyak mungkin dan koneksi sebanyak mungkin. Sesampainya di guild petualang Rey, Maou dan budak yang baru mereka beli, langsung di sambut oleh pemandangan penyiksaan budak yang sangat kejam oleh para majikan mereka. Ketika penyiksaan itu berlangsung budak yang Rey dan Maou beli ekspresi wajahnya menjadi sangat ketakutan sampai-sampai budak tersebut pingsan kembali.


"Lah ini anak kenapa pingsan lagi" Rey.


"Udah mungkin dia teringat lagi masa lalu nya yang kelam" Maou sembari menggendong budak layaknya seorang putri.


Kemudian Rey dan Maou memasuki guild petualang untuk mencari informasi kemudian mereka bertiga di sambut oleh Resepsionis guild.


"Ada yang bisa saya bantu" Resepsionis guild.


"Saya ingin tau cara menjadi petualang?" Maou.


"Oh kalian berdua ingin menjadi petualang" resepsionis guild.


"Iya" Maou.


"Kalo begitu ikut saya untuk persyaratan kedua" resepsionis guild.


"Hah terus syarat pertamanya apa" Rey dalam hati.


[Persyarat pertamanya adalah memiliki minimal 1 orang budak dan tuan sudah memiliki itu].


"Oh ternyata itu persyaratan pertamanya" Rey dalam hati.


Tidak lama resepsionis guild membawa Rey, mauo dan budak mereka ke ruangan bawah tanah sesampainya di ruang bawah tanah Rey, Maou dan budak mereka langsung di serang Tampa aba-aba akan tetapi serangan tiba-tiba itu tidak berefek terhadap Rey dan Maou malahan yang melancarkan serangan tersebut terpental sangat jauh oleh karena itu syarat ke dua selesai Tampa kendala dan Tampa kesulitan. Kemudian resepsionis guild langsung memberikan mereka kartu petualang.


Setelah itu Rey dan Maou meninggalkan guild petualang untuk mencari penginapan yang murah atau rumah kosong yang sudah tidak ada panghuninya. Baru saja jalan bentaran Rey dan Maou langsung dihadang oleh pasukan berbaju rapih. Dan pasukan berbaju rapih itu meminta Rey dan Maou untuk mengikuti mereka untuk bertemu dengan sang ratu dan tentu saja Rey langsung menolak para pasukan rapih tersebut.


"Aku ga mau ikut males" Rey menolak secara mentah-mentah.


Karena di tolak pasukan berbaju rapih langsung menodongkan pedang ke leher Rey.


"Bagaimanapun caranya kami harus membawa mu ke depan ratu kami".


"Kalo aku masih nolak gimana" Rey.


"Kamu akan kita anggap sebagai buronan negara ini".


Kemudian Rey berpikir sejenak agar bisa lolos dari situasinya sekarang.


"Hmm bagaimana caraku untuk menghindarinya" Rey dalam hati.


[Tuan aku memiliki cara yang cukup ampuh] Refsi.


[Hah beneran kamu punya cara yang ampuh Refsi].


[Iya Tuan dan rencananya cukup mudah. Tuan cukup aktifkan Skill penembus kemudian Tuan aktifkan juga Skill tembus pandang. Dan buat seolah-olah pertunjukan sulap] Refsi.


[Hmm ide yang bagus juga].


Kemudian Rey mengaktifkan Skill penembus.


'Skill penembus aktif'


"Ok sebelum aku mengikuti kalian aku ingin menunjukan suatu pertunjukan aku akan hilang dari pandangan kalian sekarang juga" Rey.


'Skill tembus pandang aktif'


Kemudian Rey langsung menghilang dari pandangan semua orang yang ada di sana. Karena itu Maou pun Sampai kaget karena Skill yang di tunjukan Rey. Setelah itu Rey menggunakan Skill telepati ke pada Maou.


{Maou aku tunggu kalian di penginapan dan lokasi kita menginap nanti akan aku kasih tau} Rey sembari menjauh.


{Sialan kau Rey awas aja nanti} Maou kesal.


Karena kejadian itu para pasukan berbaju rapih itu aga menjauh, karena itu mau aga kebingungan.


"Eh kenapa kalian menjauh" Maou bingung.


"Kkkaaaakkaaaamu memiliki sihir pengendali arwah kan".


Tidak lama budak yang bersama Maou bangun kemudian dia memberi tau mengapa para pasukan pada menjauh dari Maou.


"Mereka takut oleh penyihir yang dapat mengendalikan arwah" Budak.


"Oh jadi mereka takut ya" Maou langsung memiliki pikiran jahil.


Maou langsung pura-pura mabuk dan jalan sempoyongan menuju para pasukan berbaju rapih. Dan benar saja pasukan itu langsung menjauh sedikit demi sedikit. Setelah melihat ekspresi wajah pasukan sangat ketakutan Maou malah semakin antusias untuk mengejar salah satu dari mereka. Ditengah kesenangannya Maou terkena jebakan pasukan berbaju rapih yang kemudian membuat Maou pingsan. Setelah pingsan Maou langsung dimasukan ke sebuah kurungan yang telah di tempelkan sebuah segel kemudian para pasukan itu membawa Maou pergi menuju sang Ratu dan membiarkan budak Maou dan Rey di tempat itu.


Di sisi lain setelah Rey berhasil menjauh dari pasukan berbaju rapih Rey dari kejauhan melihat seseorang yang wajahnya persis seperti ayahnya dengan 2 orang anak kecil. Kemudian Rey langsung menghampirinya dengan perlahan untuk memastikan apakah Rey salah lihat atau memang benar itu adalah ayahnya. Setelah dekat dengan orang yang di duga ayah Rey, Rey langsung bersembunyi dan sesekali mengintip ketika ingin mengintip Rey kaget karena orang yang di duga Rey sudah tidak ada di hadapannya.


"Apa kamu di tugaskan oleh kerajaan Malio untuk membuntuti kami?".


"Hah bagaimana aku bisa ketahuan Skill tembus pandang ku kan masih aktif!" Rey dalam hati.


'pentahi' orang yang diduga ayah Rey.


"Sekarang katakan apa kamu mata-mata kerajaan Malio?" sembari mengancam dengan sihir bola api.


"Bbbuuuukkkaaaannn aku cuman petualang yang baru datang ke kota ini" Rey ketakutan.


"Terus kamu diperintah oleh siapa?".


"Aku tidak di perintah oleh siapa, aku cuman penasaran dengan mu soalnya wajah mu mirip sekali seperti temanku" Rey.


"Ternyata benar dia adalah Papah, setelah aku kembali ke dunia asalku akan aku interogasi mereka tentang asal-usulku!" Rey dalam hati.


Tidak lama kemudian Rey diajak oleh ayahnya untuk makan bersama. Tanpa ada kecurigaan Rey mengiyakan ajakan itu.


"Anak-anak maaf Papah lama" Ayah Rey.


"Ternyata itu anaknya, Untung aku tadi tidak berpikiran yang aneh-aneh" Rey dalam hati.


"Papah kemana aja makanannya keburu dingin loh!".


"Hah demi apa ini teteh kan, Kkkkkaaaaaawwwwwwaaaaaiiiiii ingin rasanya ngarungin" Rey dalam hati.


"Iya maaf tadi Papah melihat seseorang yang sedang membutuhkan pertolongan " Ayah Rey.


"Wah Papah hebat banget, Papah dia siapa?".


"Oh ini rekan kerja Papah, tadi ketika mau kembali kesini Papah ga sengaja bertemu dengannya jadi Papah ajak aja dia makan bersama dengan kita tidak apa-apa kan?" Ayah Rey.


"haaaah ternyata benar kata mamah Papah selalu membawa kejutan di manapun Papah berada".


Setelah itu Rey memperkenalkan dirinya sebagai Shiro megumi agar tidak ketahuan setelah itu Rey dan ayahnya duduk di meja yang berbeda untuk menghindari kesalah pahaman. Setelah selesai makan Rey bingung karena harus bayar makan ini menggunakan apa sedangkan Rey tidak punya uang sepeserpun.


"Sudah selesai makannya Pak" pelayan kafe.


"Iya ini uangnya sekalian sama makanan dia" Ayah Rey.


"huuuuh ternyata di bayarin" Rey dalam hati.


"Terimakasih yah untuk makanannya" Rey aga ga enak.


"Iya ga apa-apa, terus setelah ini kamu mau kemana?" Ayah Rey.


"Aku ingin cari penginapan" Rey.


"Tante menginap aja di penginapan kami".


"Iya Tante menginap di penginapan kami saja kasian teteh ga ada teman".


Ketika di panggil Tante Rey merasa seperti ditusuk rasa bersalah karena membohongi anak kecil yang polos/ Rey telah membohongi kakak perempuannya dan membohongi dirinya sendiri yang masih bocil.


"Engga Tante pergi dulu" Rey kemudian pergi dengan rasa bersalah.


Setelah itu Rey melanjutkan perjalanan untuk mencari penginapan atau rumah kosong.