YESS OR NO

YESS OR NO
TERANCAM BUBAR PART 2



Mail ketika hilang.


"Woy lepaskan aku sialan" Mail.


"Shhiittt jangan berisik aku ingin minta tolong kepadamu" Ravael.


"Ya jangan gini caranya" Mail.


"Udah diam dulu sebentar aku tidak mau ada yang mencurigainya" Ravael.


Setalah Asolani, Rina, Ren, dan Rey/Shiro Megumi menjauh dari sana dan tidak ada yang curiga.


"Sekarang mereka sudah pada jauh, sekarang katakan" Mail.


"Ehm katakan apa ya" Ravael.


"Nj(i)r lu minta SPP sekolah naik" Mail.


"Engga mau lah yang kemarin juga banyak yang belum lunas" Ravael.


"Iya juga sih aku juga belum lunas SPP kemarin" Mail.


"Makannya jangan bicara naikin SPP, tapi ngomong-ngomong aku akan bayar SPP sekolahmu jika kamu bisa membantuku" Ravael.


"Sudah tidak usah sampai membayar SPP ku aku mau bantu jika itu menarik" Mail.


"Duh gimana nj(i)r bisa di bilang aku cuman minta di dekatkan dengan dia, ya kalo bisa dia mau bantu aku agar aku bisa pacaran dengan Shiro Megumi" Ravael dalam hati.


"Ehm duh gimana bilangnya ya aku aga malu" Ravael malu.


"Apa katakan saja aku tidak akan ketawa" Mail sudah menahan tawa karena dia tau sesuatu yang menarik akan datang.


"Tuh kan kamu udah menahan ketawa" Ravael malu.


"Eenggga ayo cepat katakan jangan pedulikan wajah ku ini" Mail menahan tawa.


"Ok lah aku mau kamu bantu aku untuk dekat dengan Shiro Megumi" Ravael sangat malu.


"Ok aku akan bantu" Mail mendadak serius.


"Tuh kan benar ini akan menarik sekali" Mail dalam hati.


"Kamu mau bantu tidak" Ravael.


"Ok aku akan bantu kamu" Mail.


Mail sepakat membantu Ravael agar dekat dengan Shiro Megumi.


Rey/Shiro Megumi hilang.


"Yah terjadi lagi aku di culik kembali" Rey dalam hati.


"Shiro diam sebentar" Aisah.


"Ternyata si Aisah yang menculik ku lagi, dan aku telah lengah oleh dia dua kali" Rey dalam hati.


Sama halnya seperti Ravael Hotaru, Aisah menculik Rey dengan diam-diam agar tidak ada yang curiga dia di bawa oleh Aisah. Karena tempat diam Aisah dan Rey sangat dekat dengan Ren, Asolani, dan Rina. Aisah dan Rey memutuskan menjauh dari sana.


"Rey aktifkan skill transparan kamu kemudian kamu pegang tangan ku" Aisah pun mengaktifkan skill tranparan.


"Ok" Rey mengaktifkan skill transparan.


Kemudian mereka menjauh dari sana tampa di ketahui, setelah menurut mereka aga jauh Aisah langsung mengutarakan tujuannya menculik Rey.


"Mungkin di sini sudah aga jauh" Aisah.


"Udah jauh banget nj(i)r, sekarang kita udah ada di gerbang sekolah" Rey.


"Oh ya udah nonaktifkan skill tranparan kita" Aisah.


"Yuk duduk dulu Shiro ada yang aku mau bicarakan" Aisah.


"Iya hayu" Rey.


Kemudian mereka duduk di bangku dekat pos keamanan sekolah.


"Apa yang kamu mau katakan" Rey.


"Apa kamu mau kembali lagi ke wujud semula" Aisah.


"Ya mau lah, memangnya kamu tau bagaimana caranya" Rey.


"Ehm engga sih tapi aku akan cari tau, tapi ini semua bukan karena aku peduli padamu ya" Aisah.


"Sebenarnya aku mau bantu kamu karena kemauan egosi ku" Aisah dalam hati.


"Iya iya, kamu mau bantu juga aku bersyukur banget" Rey.


"Besok kita ketemu di cafe ini" Aisah langsung memasukan alamat kafe nya ke saku jas Rey.


Kemudian Aisah pun pulang, karena Rey tidak tau harus kemana setelah ini dia memutuskan ke markas Yusha dan Sri.


"Assalamualaikum" Rey.


"Walaikumsalam" Sri dan Yusha.


"Ada apa kamu ke sini" Yusha.


"Lah emangnya ga boleh" Rey.


"Ya boleh-boleh aja sih" Yusha.


Tetapi Rey merasa aga aneh karena muka Yusha dan Sri sangat senang sekali.


"Muka kalian kenapa seperti seorang anak kecil yang mendapatkan PS 5" Rey.


"Ehm maksud apa Rey" Sri.


"Iya biasanya aku melihat muka kalian seperti muka yang penuh dendam" Rey.


"Lah memangnya muka kita seperti itu" Yusha.


"Iya" Rey.


"Alasan kita senang karena kita sudah lega karena dendam kita sudah terbalaskan" Sri.


"Lah kok udah" Rey bingung.


"Emangnya kita ga memberitahu mu" Yusha.


"Engga bangsat" Rey marah.


"Oh sorry sorry sekarang akan aku beritahu kenapa kita bermasalah dengan markas kemarin adalah kami pernah gagal melindungi Yani dan Yami karena markas tersebut menginginkan kami kembali kepada mereka tetapi Yani dan Yami berusaha melindungi kami agar tidak kembali lagi ke jalan yang salah, jika kamu Rey ingin tau cerita lengkapnya nanti aku akan ceritakan jika klub kamu memiliki prestasi apa saja dan aku akan bercerita di depan anggota klub Mantuan" Yusha.


"Kenapa ga sekarang" Rey.


"Sekarang kamu harus fokus memenangkan prestasi agar klub mu berjalan minimal 1 prestasi" Sri.


"Kalo tidak kenapa" Rey.


"Klub kamu akan kita bubarkan Rey" Yusha.


Tanpa berkata apa apa lagi Rey langsung berlari ke ruang klub untuk memberitahu mereka semua sesampainya di ruangan klub Rey langsung memberitahu mereka yang ada di klub Mantuan tentang berita klub yang tidak memiliki prestasi akan di bubarkan setelah Rey memberitahunya mereka tidak merespon apa-apa karena mereka sudah tau dan mereka juga tau siapa orang dibalik peraturan yang mengharuskan setiap klub memiliki prestasi dan orang tersebut adalah Yani karena satu alasan dan asal ceplos.


eps selanjutnya akan liris tanggal antara tanggal 11/12 Maret 2021