The Second Chance To Change Destiny.

The Second Chance To Change Destiny.
Bab 67 Tempat apa ini?



Begitu Elena tersadar dari pingsan ia merasakan seluruh tubuhnya sakit, ia pun bangun dan terkejut melihat dirinya berada di sebuah lembah bebatuan.


"Ya ampun, di mana lagi aku ini," batin Elena berjalan menuju arah selatan di sana ada batu besar yang bisa ia panjat untuk melihat area di sekitarnya. Namun disekitarnya tidak ada tanda-tanda kehidupan, ia hanya melihat padang rumput segar dengan puluhan batu-batu besar di mana-mana.


"Memanggil Sly … akh!" Elena meringis kesakitan saat kekuatannya tidak berfungsi dan malah berbalik menyerangnya.


"Astaga, tempat apa ini? kepada siapa aku harus bertanya?" teriakan Elena. Tidak lama ia mendengar suara teriakan dari arah berlawanan, bukan suara teriakan manusia itu seperti auman hewan.


"Hei!" Elena coba untuk berteriak lagi dan hasilnya sama, ada yang membalas teriakannya.


Karena penasaran dengan suara itu Elena turun dari atas batu kemudian berjalan menuju sumber dari suara itu, ia terus berjalan selama 3 jam hingga terhenti di tepi jurang.


"Apa ada orang di sini?" teriak Elena lagi. Namun tidak ada balasan setelah 20 menit ia menunggu, hal itu membuat Elena kecewa dan berbaring di rerumputan.


Tidak lama terdengar suara teriakan uaman yang sama hanya saja kali sangat dekat darinya, Elena pun bangun seiringan dengan itu dari dalam jurang terbang 3 ekor naga.


"Eh! naga!!!!" Elena terkejut melihat ras yang tidak ada di dunia manusia kini berada tepat di depan matanya.


3 naga dengan warna yang berbeda-beda itu berubah menjadi manusia lalu mendarat di dekat Elena, dua pria dan satu wanita itu pun mendekati Elena.


"Ternyata itu teriakan mu. Tapi, kenapa kau bisa di sini?" tanya salah satu pria.


"Tunggu." Wanita bersama mereka mencegah kedua pria itu untuk tidak mendekati Elena lebih jauh lagi, "Dia manusia."


"Eh!" kedua pria itu terkejut dan langsung menjauh dari Elena.


"Kami tidak suka manusia jadi kau jangan mendekati kami. Aku adalah Zabrina, dia Roan, dan Aric. Kami membalas suara teriakan mu karena kami penasaran, setelah beberapa saat suara teriakan mu sudah dekat jadi kami diam saja sambil berpikir mana dan memutuskan untuk naik. Kami terkejut sekali karena ajaib juga kau bisa sampai di sini," jelas Zabrina pada Elena.


"Aku tidak tahu kenapa aku bisa  ada di sini. Saat aku melihat disekeliling ku hanya ada padang rumput saja hal itu membuat ku frustasi sampai berteriak, begitu mendengar teriakan kalian aku merasa sangat lega sampai nekad kemari. Tapi kenapa kalian tidak suka manusia?"


"Lupakan saja. Kau kembali lah, dunia atas bukan tempat yang bisa manusia datangi, ayo!" Zabrian mengajak kedua pria itu kembali ke dalam jurang.


"Eh! astaga. Cobaan apa ini? kenapa juga harus sekarang, apa kalian tidak bisa bersimpati pada ku. Aku harus pulang bagaimana?" teriak Elena pada mereka.


*****


Setelah merasa senang kini Euros kembali merasa gelisah lagi karena level Elena belum naik setelah sekian lama, ia baru bisa menjadikan Elena sebagai avatarnya setelah Elena mencapai level misteri tingkat 12.


Namun Euros sendiri tidak tahu kenapa level Elena berhenti naik, ia sudah meneliti apa hal seperti ini pernah terjadi sayangnya tidak ada satu pun petunjuk tentang itu. 


Oleh karena itu, Euros berpikir mungkin itu semua ada hubungannya dengan kekuatan gelap dalam tubuh Elena. Jika kemungkinan itu terbukti maka dia tidak akan diam saja, ia sampai memutuskan pergi bermeditasi untuk menyegel kekuatan gelap Elena.


Euros tidak tahu jika kekuatan gelap dan kekuatan suci bertabrakan maka akan terjadi hal buruk. Karena pada saat yang itu juga Elena kembali merasa rasa dadanya sakit sekali sama seperti dulu, semakin lama rasanya semakin menyakitkan.


"Sial! kenapa harus sekarang?" batin Elena mulai merasa panas. Ia meremas pakaiannya dan terbaring menahan rasa sakit, serta rasa panas yang menyelimutinya.


Kaisar Naga keluar dari dalam guanya, ia melihat para rakyatnya juga merasakan panas yang sama sampai berendam di dalam sungai.


"Akhhhh!" suara teriakan Elena yang kesakitan terdengar sampai ke bawah jurang.


"Itu suaranya, apa dia baik-baik saja?" tanya Roan pada Aric.


"Entahlah. Aku jadi khawatir. Tapi Zabrian melarang kita ke sana," jawab Aric. Mendengar itu Kaisar Naga naik ke atas jurang. Di sana ia melihat Elena terbaring tidak sadarkan diri dengan pakaian basah seolah baru selesai mandi.


"Sebenarnya siapa manusia ini? dia bisa menahan rasa panas itu sampai selesai, luar biasa. Biar aku berikan kau sedikit bantuan." Kaisar Naga menggendong Elena lalu membawanya ke bawah jurang. 


Area bawa jurang adalah Lembah naga, di sana ada banyak gua tempat tinggal para naga. Ada lebih dari 1000 naga tinggal di sana dan berlindung sebagai rakyat Kaisar naga, melihat kaisar mereka membawa seorang manusia menjadikan hal mengejutkan tersendiri bagi mereka.


"Paman kaisar, kenapa membawa manusia ini kemari?" tanya Zabrina.


"Rasa panas yang kalian rasakan berasal dari wanita ini. Entah apa yang terjadi padanya, panggilkan ibu mu ke dalam kediaman ku agar dia bisa merawat wanita ini. Cepatlah," perintah kaisar naga seraya melangkah ke dalam guanya.


Zabrina memanggil Zwetta sesuai perintah kaisar naga. Saat mengganti pakaian Elena Zwetta berteriak terkejut sampai menjauh dari ranjang tempat Elena berbaring, mendengar teriakannya kaisar naga pun datang.


"Ada apa? kenapa kau berteriak?" tanya kaisar. Zwetta tidak menjawab ia hanya menunjuk tanda lahir di pundak Elena.


"A-apa ini? dia putri tuan ku?" kaisar naga terkejut sama terkejutnya dengan Elios saat melihat tanda lahir Elena.


Sementara itu di sisi lain seorang wanita sedang sibuk menghias dirinya, ia memilih perhiasan terbaik di antara puluhan perhiasan yang dia miliki.


"Putri Amelia gawat." Seorang wanita juga datang dengan nafas tersengal-sengal, "Kaisar, kaisar membawa gadis ke kediamannya." 


Amelia terkejut sampai menjatuhkan kotak perhiasan dalam genggamannya, ia menatap wanita yang baru saja datang itu dengan raut wajah sedih.


"Ka-kaisar membawa wanita ke kediamannya? bagaimana mungkin?" tanya Amelia merasa sangat terguncang.


"Ya, bahkan semua pelayan pria di kediaman kaisar dikeluarkan oleh Jeff karena wanita itu ada di dalam sana," jawab wanita itu.


Amelia meneteskan airmata seraya berkata, "Bahkan Jeff yang paling membenci wanita juga menerima wanita itu. Kaisar selalu saja menjaga jarak dari ku, lalu sekarang dia menerima seorang wanita. Apakah ini jawaban dari semua penolakan kaisar padaku?"


"Kita akan ke sana." Amelia menguatkan hatinya untuk pergi ke kediaman kaisar naga.


Sesampainya di sana semua pelayan pria di kediaman kaisar naga menjaga jarak dari Amelia begitu juga Jeff. Tapi, kali ini Jeff mengizinkan Amelia masuk ke dalam kediaman kaisar naga yang Amelia sendiri tidak tahu apa alasannya. Sesampainya di dalam Amelia kembali terguncang karena Elena terbaring dengan kepala di atas pangkuan kaisar naga.


*****


Bersambung.


Silakan tinggalkan jejak and dukung selalu author, karena dukungan kalian sangatlah berarti😘