
"Gand...lu jangan asal ngaku pacar deh, masak iya kencan aja nggak pernah kenapa tiba tiba lu punya pacar?" Ucap Eric yang tiba tiba menghampiri Gandi yang masih mematung celingukan di depan pintu.
"Lu kira gue bohong gitu? ya nggak lah...mana ada cewek yang bisa nolak pesona Gandi, halah...udah sono lu...kelamaan jomblo kali lu." Ucap Gandi lagi yang membuat Eric nyengir.
"Gue jomblo baru satu bulan ya...ogah pacaran lagi gue." Ucap Eric seketika, karena ia merasa pacaran dua kali namun rasanya hambar, tidak bisa membuatnya semangat belajar atau yang lain, tidak seperti yang orang lain bilang, bahwa pacaran bisa membuat semangat.
"Lu sih...pacaran asal tembak aja, liat yang bening dikit lu pacarin, nembak cewek tuh pake hati...pake perasaan, asal asalan aja sih lu." Ucap Gandi yang membuat Eric membenarkan perkataan sahabatnya itu.
"Baiklah kawan...gue akan inget kata kata lu, kalau belom ada cewek yang buat gue gemetaran...nggak bakalan gue pacaran." Ucap Eric dengan mantapnya, dan saat itu, terlihat mobil Daihatsu copen warna orange yang baru berhenti tepat di depan pintu utama kediaman Sanjaya.
"Aduh pacar gue udah dateng." Ucap Gandi seketika, yang membuat Eric tidak jadi pergi meninggalkan Gandi sendiri.
Hingga terlihat cewek dengan celana putih, atasan pink muda dan sepatu biru muda yang baru keluar dari dalam mobil, nampak rambut terurai panjang se pinggang dengan senyum hangat yang berjalan mendekat kearah Gandi dan Eric.
"Apa aku telat sayang?" Tanya Keyra seketika, sembari menerima uluran tangan Gandi yang sengaja terulur menyambutnya, dan Gandi hanya menggeleng dengan senyumanya.
"Lu kenapa Ric?" Tanya Gandi saat ia melihat Eric yang bengong disampingnya, dengan mulut nganga yang langsung Gandi katupkan dengan tanganya.
"Akh...aku kayak pernah lihat deh, eh...bukanya kamu yang kemarin jemput Gandi de gerbang sekolah ya? akh...iya...itu kamu..." Ucap Eric dengan manggut manggutnya, dan Keyra hanya mengangguk sembari tersenyum.
"Udah nggak usah di ladenin, Eric ma liat kucing cewek aja dibilang cantik." Ucap Gandi yang membuat Eric nyengir seketika.
"Lu tahu nggak? dulu tuh, si Gandi pernah dekat sama cewek loh..." Bisik Eric dari samping Keyra, yang seketika membuat Keyra menghentikan langkahnya.
"Ada apa sayang? udah aku bilang nggak usah di ladenin." Ucap Gandi lagi yang menggenggam tangan Keyra mengajaknya masuk, namun Keyra menariknya kembali dan bertahan pada posisinya, ia ingin tahu cewek mana yang Eric maksud, karena Gandi bilang padanya bahwa ia hanya mencintainya, tidak ada yang lain.
"Lanjutkan Ric." Ucap Keyra dengan senyum tertahanya.
"Namanya juga Keyra, tapi gendut gitu, meski unyu unyu sih, keduanya saling dekat waktu SMP dulu, nggak tahu sekarang kok Gandi bisa sama kamu." Ucap Eric menerangkan, dan saat itu barulah Keyra merasa lega.
"Udah puas? lega nggak dengar cerita Eric? nggak percaya sama aku?" Tanya Gandi pada Keyra seketika, dan saat itu Keyra pun dengan senyum senangnya hanya mengangguk bahagia.
"Kok lu nggak marah cowok lu deket ama cewek lain? kok malah senang?" Tanya Eric yang melihat Gandi dan Keyra saling tersenyum satu sama lain, tanpa menghiraukan Eric yang ada disana.
"Liat aku baik baik Ric, kamu beneran nggak kenal aku?" Tanya Keyra pada temanya itu, karena dulu wajah Keyra polos tanpa bedak, sedangkan sekarang Keyra sudah pintar bendandan dan merias wajahnya, apa lagi dengan postur tubuh sudah ramping yang benar benar Keyra jaga selama itu.
"Astaga! Ke...Ke...Keyra...!" Teriak Eric seketika sembari berlari menuju ke teman temanya berada.
"Apa aku se menyeramkan itu? kenapa Eric berteriak sambil berlari?" Tanya Keyra sembari menatap kearah Gandi dengan tatapan tidak mengerti.
"Jelas dia syock karena kamu makin cantik sayang..." Ucap Gandi sembari menyunggingkan senyumanya, lalu ia pun mengajak Keyra menuji kearah teman temanya.
"Halo semua..." Ucap Keyra dengan senyumanya, suara Keyra memaksa Evan, Reza dan Qiran menatap kearah nya, terlihat Gandi dengan senyumnya pula, dan tangan yang menggenggam jemari Keyra dengan eratnya.
"Kenalin nih Keyra pacar gue, pasti udah pada kenal kan?" Ucap gandi yang membuat Evan dan Reza mengangguk, ternyata saat itu Reza dan Evan baru menyadari bahwa gadis yang Gandi akui pacarnya itu adalah Keyra, teman semasa SMP nya, dan keduanya sudah tidak kaget, karena memang sejak SMP keduanya sudah saling dekat, dan rasa penasaran Evan dan Reza pun sudah terselesaikan, bahkan keduanya turut senang, karena tahu sikap dan sifat Keyra sejak lama.
"Kalian nggak pada kaget?" Tanya Eric sembari menatap ke arah Reza dan Evan, dan keduanya hanya menggeleng sebagai jawabanya.
"Kalian sudah tahu dia Keyra teman kita?" Tanya Eric lagi pada sahabat sahabatnya, dan keduanya hanya mengangguk mengiyakanya saja.
"Kenapa cuma gue disini yang baru menyadari si Keyra sih? kalian semua curang!" Ucap Eric yang sebal dengan tingkah semua temanya.
"Yok semua ke taman samping, mama aku sama bibi disana, bakar bakaran disana." Ucap Gandi yang langsung di ikuti semua teman temanya.
"Ketemu mama dulu yuk..." Ucap Gandi sembari menarik lembut tangan kekasihnya itu.
"Mah...kenalin nih pacar Gandi." Ucap Gandi dengan genggaman tangan yang ditunjukan ke mamanya.
"Kamu ini, mama udah kenal tahu! sana...bantuin bibi bakar." Ucap Nindi yang langsung dilaksakan sang putera, lalu Nindi pun tanya jawab sebentar pada pacar puteranya, setelah itu ia pun pamit menemani suaminya.
"Hei..." Sapa Keyra pada Qiran, lalu keduanya duduk berjajar di kursi yang sama.
"Kenalin, nama aku Qirani lesmana " Ucap Qiran sembari mengulurkan tanganya.
"Aku...Keyra Abiyasa, salam kenal ya..." Ucap Keyra sembari menjabat hangat tangan gadis di sebelahnya.
"Kamu..." Tanya Keyra yang penasaran, Keyra tahu Reza tidak pernah dekat dengan gadis manapun, tapi tadi Keyra lihat Qiran selalu menempel padanya.
"Akh...aku pacar Reza." Ucap Qiran yang seketika membuat Keyra melotot tidak percaya.
"Hah...Reza? aku kaget loh...Reza tuh nggak pernah deket ama cewek, hebat kamuh bisa dapetin dia." Ucap pujian Kryra pada teman barunya.
"Akh...kamu bisa aja, kamu tuh yang hebat...Gandi kan terkenalnya melebihi artis, kamu bisa dapetin." Ucap keduanya hingga terdengar cekikik tawa Keyra yang membaur dengan Qiran, membuat ke empat cowok yang berada di depan perapian bakaran seketika menatap kearah keduanya, dan memnghentikan sejenak aktivitasnya.
"Kenapa cewek kalau baru kenal gitu bisa langsung akrab ya? yang mereka omongin apaan sih bisa nyambung." Ucap tanya Eric tiba tiba.
"Cewek gue gitu loh!" Ucap Gandi yang seketika mendapat tatapan Reza, Evan, dan Eric seketika.
"Nggak usah pamer lu, gue udah pernah ngerasain tahu!" Ucap Eric seketika, dan saat itu pula Reza menepuk bahunya dan memberi isyarat mata kearah Evan, dan hening seketika, Gandi pun langsung melanjutkan aktivitasnya, membakar daging dan juga sosis disana, dan Evan hanya menyunggingkan senyum palsunya, Evan tahu, saat itu ia hanya bisa berlaku demikian di depan sahabatnya, menyembunyikan perasaan yang begitu teramat kehilangan, baginya Vanya tidak ada yang bisa menggantikanya.