THE NEXT GOOD BOYS

THE NEXT GOOD BOYS
Detik detik perpisahan



Keyra keluar dengan pakaian santai nan casual untuk anak seusianya, keduanya menuju kedalam mobil Gandi yang sudah terparkir di luar, tentunya dengan pak supir yang biasa mengantarnya, meski Gandi sudah bisa menyetir mobil sendiri, namun ia belum di beri izin sang papa untuk membawanya sendiri, ia masih membutuhkan jasa pak supir.


"Kita mau kemana Key?" Tanya Gandi saat keduanya sudah masuk kedalam mobil.


"Emmmb...enaknya kemana ya Gand? jalan ke mall? akh...nggak ah capek ntar...ke taman aja yuk...sambil lihat anak klub scateboard." Ucap Keyra dengan mata berbinar senang, dimana malam itu, mungkin akan jadi malam terakhir keduanya bertemu, sebelum liburan panjang dan masuk ke sekolah yang baru, mungkin bagi keduanya tak ada alasan lagi untuk bertemu, karena pelajaran yang akan keduanya tempuh pun akan berbeda, tidak lagi sama, dan saat itu pun Keyra tampak makin kurusan, bukan karena berat badanya yang berkurang, melainkan tinggi badanya yang kelihatan makin bertambah.


Hingga akhirnya Gandi pun mengiyakan saja kemauan Keyra, mobil yang di tumpangi keduanya pun segera menuju ke tempat yang di tuju, hingga beberapa saat, sampailah keduanya di taman tersebut, nampak sangat ramai malam itu.


"Tadi tante bilang, kamu harus sampai di rumah pukul berapa Key?" Tanya Gandi pada gadis yang akan menginjak remaja itu.


"Emb...mama nggak bilang apa apa tuh, mama percaya kok kalau kita sudah belajar dengan giat dan tekun selama setengah tahun ini." Ucap Keyra dengan senyumanya, hingga membuat Gandi tersadar, bahwa ia dan Keyra sudah terbiasa bersama setiap hari selama setengah tahun terakhir.


"Key...sini..." Ucap Gandi sembari menunjuk tempat duduk kosong tepi sungai, dimana taman yang di tempati keduanya tepat berada di tepian sungai.


Tempat duduk yang Gandi pilih saat itu tengah menghadap tepat ke arah sungai yang banyak terdapat lampu lampu cantik yang membuatnya menyala terang dan sangat indah.


"Tunggu sini Key, sebentar aja." Ucap Gandi sembari beranjak pergi meninggalkan Keyra duduk disana sendirian.


Hingga beberapa saat, Gandi datang dengan membawa es krim di tanganya, beserta air mineral.


"Nih..." Ucapnya sembari memberikan satu es krim nya pada Keyra, dan Keyra pun menerimanya, tak lupa ia pun mengucapkan terimakasih pada temanya itu.


"Tempat ini ramai ya Gand...tapi hanya di sebelah sana, disini sepi..." Ucap Keyra sembari menunjuk kearah suara riyuh dan tepuk tangan di ujung pandangan matanya.


"Kamu mau kesana?" Tanya Gandi seketika, namun Keyra hanya menggeleng pelan, ia ingin saat itu hanya bersama dengan Gandi.


"Disini sepi Key, kamu nggak takut?" Tanya Gandi pada teman di sampingnya, dan terlihat Keyra dengan tatapan ke segala arahnya, tengah menatap tempat duduk, yang ada beberapa di sana, namun sudah ada yang menempati semua, Keyra sadar, semua yang ada disana adalah pasangan, dan mungkin yang di sebut Gandi sepi itu adalah suasana yang demikian.


"Kenapa takut, kan ada kamu disini..." Ucap Keyra dengan senyumanya, yang tanpa sadar es yang di nikmatinya belepotan di ujung ujung bibirnya.


"Tuh ada es nya lo Key..." Ucap Gandi sembari menunjuk, dan Keyra pun segera saja mengusap usapnya seketika.


"Ya kangen lah...kan kamu adalah teman terbaik aku, kocak dan suka jahil...pasti kangen pingin jitak kamu." Ucap Keyra dengan tawa riang nya, namun sebenarnya ia tidak baik baik saja.


"Otak kamu hanya di isi hal hal yang aku lakuin konyol ya Key?" Tanya Gandi sembari melirik sadis ke arah Keyra, namun Keyra hanya menyunggingkan senyum dan mengangguk, membuat Gandi sedikit kecewa disana.


"Gand...kenapa masih kamu tanyakan, jelas aku ingat semua kebaikanmu selama ini, setengah tahun bukanlah waktu yang singkat, setiap hari bertemu kamu, mana bisa aku hanya mengingat hal hal konyol tentangmu." Ucap Dalam hati Keyra yang Gandi tidak ketahui.


"Akh...sudah malam...yuk balik..." Ucap Gandi seakan tidak suka, karena apa yang Gandi ingin dengarkan dari bibir Keyra, tidak ia dengarkan.


"Tapi Gand..." Ucap Keyra dengan nada sedikit beratnya.


"Bodoh...kan punya ponsel...kalau kangen aku, bisa hubungi aku kan..." Ucap Gandi yang membuat Keyra tersenyum dan bangkit dari duduknya.


Keduanya pun lalu pulang, setelah mengantar Keyra, Gandi pun berpamitan akan pulang juga.


"Gand...semangat ya besok ujianya." Ucap Keyra yang memberi semangat serta kedua tanganya yang melambai, mengiringi kepergian mobil Gandi.


Hingga malam berganti pagi, seperti biasa, sunyi...sepi kala ujian berlangsung, semua peserta begitu tekun mengerjakan. Hingga tanpa terasa satu minggu ujian sudah berlalu, hari hari sudah terlewati, tibalah hari dimana informasi kelulusan di terima, semua bersorak sorai, saat mengetahui bahwa siswa siswi sekolah tersebut lulus seratus persen.


"Gand...aku lulus..." Ucap pesan yang Keyra kirim pada Gandi.


"Selamat ya Key, traktiranya jangan lupa." Balas pesan Gandi pada Keyra.


"Siyaaap tenang...aku pasti traktir, nggak akan lupa." Ucap Keyra pada balasan berikutnya, Keyra tidak tahu, saat itu Gandi sudah menyiapkan kado kecil yang akan ia berikan untuknya, untuk teman baiknya.


"Apaan tuh Gand?" Tanya Eric saat tanpa sadar ia melihat sesuatu di tangan Gandi yang buru buru Gandi sembunyikan.


"Apa sih Ric, kado buat teman." Ucap Gandi lagi sembari tersenyum.


"Hari gini mana ada teman antara cewek cowok, yang ada ma gebetan kali." Ucap nerocos Eric yang tidak di hiraukan oleh Gandi.