
"Kok kamu masih sinis gitu sih Gand? sejak sebulan yang lalu ketemu aku! salah aku tuh apa sama kamu? jauh jauh aku kesini buat nemuin kamu, aku belum pulang kerumah tahu!" Ucap Keyra yang membuat Gandi menatap kearahnya, Gandi pun sebenarnya nggak tahu ia bisa se sebal itu pada Keyra karena apa, mungkin benar karena dua tahun lebih yang lalu Keyra memblokir nomornya, dan di tambah lagi, Gandi sempat melihat Keyra dekat dengan cowok lain, meski Gandi saat itu baru melihatnya mengobrol lewat ponsel saja.
"Nggak mungkin kan aku sebal karena Key ngeblokir nomor ponsel aku? akh...tapi di hati masih ada yang dongkol." Ucap dalam hati Gandi.
"Emmmb...kamu kenapa dulu ngeblokir nomor aku Key?" Tanya Gandi yang tiba tiba.
"Oh...itu...karena..." Ucap Keyra yang sudah terhenti karena sanggahan Gandi.
"Udah udah terserah deh." Ucap Gandi lagi, sambil terlihat sibuk dengan ponselnya.
"Beneran nggak mau dengar alasanya?" Tanya Keyra lagi, dan Gandi hanya diam saja saat itu.
Hingga hening lagi suasana didalam mobil itu, sampai...terdengar suara ponsel Keyra yang berbunyi, segera saja Keyra mengangkatnya, menyalakan pengeras suaranya.
"Halo Key, kamu dimana?" Tanya suara seorang cowok didalam ponsel Keyra.
"Ini aku lagi pulang kerumah lex, lagi jalan sama teman, ada apa?" Tanya balik Keyra.
"Baru aja di tinggal bentar, bucin amat sih!" Ucap Gandi dengan dengusanya tiba tiba.
"Apaan sih Gand! dia kakak senior aku!" Ucap Keyra tiba tiba yang mencoba menerangkan agar Gandi tidak salah paham padanya.
"Ya udah Key, mau ngasih tahu aja, rangkumanya udah ku berikan teman se asrama kamu ya..." Ucap cowok di dalam pnggilan tersebut, lalu setelah ucapan terimakasihnya, Keyra mematikan panggilanya.
"Pacar kamu?" Tanya Gandi setelah ia mendapatkan kesempatan.
"Bukan!" Sahut singkat Keyra, dan saat itu entah mengapa perasaan Gandi sedikit lega di buatnya.
Hingga mobil yang di kendarai keduanya sampai di sebuah cafe yang lumayan sejuk dan indah tentunya, beberapa hari yang lalu sengaja Keyra mencari di pencarian internet tentang cafe yang lagi hits kala itu.
"Wow...kamu suka kucing?" Tanya Gandi pada Keyra, setelah ia melihat tema cafe yang ia kunjungi itu, begitu bersih, unik, dan Keyra hanya mengangguk mengiyakanya saja.
Keduanya pun langsung masuk kedalam, meski banyak kucing yang ada di dalam kandang, tapi Keyra dan Gandi memilih untuk memesan makanan terlebih dahulu.
Beberapa saat datanglah makanan yang di pesan, spaghetty untuk Keyra dan steak untuk Gandi.
"Disini yang paling laris ini Gand, aku udah tahu dari internet kemarin." Ucap Keyra lagi, lalu ia pun mengambil ponselnya dan bersiap akan memotret.
Hingga beberapa kali potretan, dan Gandi hanya menatapnya saja.
"Ribet ya kalau makan sama cewek, akh..." Ucap Gandi dengan dengusanya.
"Kamu pasti sering makan bareng cewek ya?" Ucap tanya Keyra yang tiba tiba, lalu menghentikan aktivitasnya.
"Ini yang pertama kalinya Key, dan ini juga yang pertama kalinya kita makan berdua setelah sekian lama, setelah tanpa tahu salah ku, kamu blokir nomor aku!" Ucap Gandi yang masih membahas masalah nomor yang di blokir Keyra.
"Hemmmz...dengerin penjelasan aku Gand, sebenarnya...memang aku nggak niat bawa ponsel saat baru masuk ke sekolah, namun ternyata ponsel begitu berperan saat itu, jadi seminggu setelah aku masuk sekolah, aku aktifkan lagi itu ponsel, dan...pas siangnya aku makan diluar dengan teman teman, nggak tahu itu ponsel di curi atau jatuh, aku lupa, begitu ceritanya Gand, dan aku kehilangan semua kontak anak anak, termasuk kamu." Ucap Keyra yang menerangkan, dan terlihat Gandi hanya diam saja sembari menatap makanan didepanya.
"Jadi kamu nggak niat blikir nomor aku Key?" Tanya Gandi yang ingin memastikan.
Keduanya dengan senang menikmati makanan mereka sampai habis, tak lupa keduanya pun bertukar nomor ponsel untuk yang kedua kalinya.
"Ouh yatuhan Gandi banyak sekali cewek yang mengikutimu di akun sosial mediamu!" Ucap Keyra yang begitu kaget karenanya.
"Tuh...lihat punyamu juga, banyak yang manggil bebeb, sayang, honey, apaan coba itu semua...banyak ya yang suka sama kamu, mau pilih yang mana?" Tanya Gandi yang ternyata langsung ngepoin juga akun sosial media Keyra, setelah keduanya saling tahu.
"Gandi...itu semua cewek loh...temen aku semua, cuma pakai photo profil artis, akh kamu ma nggak gaul!" Ucap Keyra dengan jujurnya.
"Apa harus ya cewek bilang say, ay, beb kayak gitu ke cewek lain?" Tanya Gandi yang makin penasaran.
"Akh Gandi...kenpa sih kamu ribet amat, kamu cemburu ya sama mereka? suer mereka cewek semua Gand..." Ucap canda Keyra yang seketika membuat hening, keduanya terlihat canggung satu sama lain, tanpa kata kata, hingga akhirnya Gandi mencoba mengambil air minum di depanya dan meneguknya beberapa kali tegukan.
"Emb...percaya kok, karena kami kaum lelaki nggak pernah manggil sesama lelaki kayak gitu, paling banter juga cuma bro, kalau di panggil bro nggak denger baru teriak manggilnya woe." Ucap Gandi yang ternyata mampu mencairkan suasana, buktinya Keyra pun jadi tersenyum.
"Kapan balik ke sana?" Tanya Gandi yang ingin tahu jadwal Keyra ada di rumah.
"Emb...ini sih udah mulai liburan Gand, udah habis ujian kan, kamu belum ya?" Tanya Keyra balik pada Gandi.
"Mungkin semingguan lagi Key baru liburnya, pas kemarin usai ujian soalnya." Ucap Gandi pada Keyra.
"Kamu setelah lulus ntar mau lanjut kuliah kemana Gand?" Tanya Keyra lagi.
"Emb...di kampus kakek lah Key, dimana lagi, kalau kamu?" Tanya Gandi yang sudah tahu jawabanya, karena Gandi tahu, kampus kedokteran yang Keyra maksud itu berada di luar Negeri.
"Emb...itu masih lama Gand...masih setengah semester lagi, nggak usah dipikir." Ucap Keyra yang tidak ingin membahasnya, karena ia melihat raut wajah teman lelakinya itu berubah masam saat membahasnya.
"Kamu udah punya pacar?" Tanya Gandi dan Keyra secara bersamaan.
"Kamu dulu deh..." Ucap Gandi yang di sambut gelengan oleh Keyra.
"Kalau kamu?" Tanya Keyra balik yang disambut gelengan juga oleh Gandi.
"Kenapa nggak nyoba pacaran, eh maksud aku...kenapa selama ini belum pernah pacaran?" Tanya Keyra lagi.
"Pacaran itu kalau hati sreg dan bisa memotivasi buat makin giat belajar Key, kalau nggak ya buat apa, buang buang waktu dan tenaga aja, kalau kamu?" Tanya balik Gandi yang membuat Keyra sedikit kikuk.
"Emb...karena...ada seseorang yang aku suka dulu, bahkan bisa dibilang sampai saat ini, namun kita jarang ketemu, hatiku gabisa dengan mudah melupakanya." Ucap jujur Keyra, namun saat itu Gandi sudah ingin menggebrak meja saking marahnya, ia pikir Tomi lah yang menawan hati Keyra.
"Aku pulang dulu, aku traktir kali ini." Ucap gandi yang langsung berdiri dan pergi dari tempat duduknya dan pergi begitu saja meninggalkan Keyra seorang diri disana.
"Aku anterin Gand..." Teriak Keyra yang mencoba menahan Gandi agar tidak pergi.
"Nggak usah!" Ucap ketus Gandi tanpa menoleh.
"Kenapa dia marah? apa slah kalau aku suka padanya? apa itu salah dia? perasaan perasaan aku sendiri, apa pengaruhnya sama dia? lagian dia juga nggak tahu kalau aku suka dia kan? aneh!" Dengus Keyra yang ikut sebal dibuatnya.