
"Loh kok kalian disini juga? apa kalian juga lagi kencan?" Tanya Vanya saat ia baru datang dan melihat Gandi serta Keyra disana.
"Wow Key, kamu cantik banget kalau gini, pantes aja Gandi suka sama lo." Ucap Vanya lagi, sebelum Gandi dan Keyra mengkonvirmasi apa yang Vanya pikirkan.
"Van...ayo masuk...udah mau mulai kan film nya...ntar pasti rame deh di dalam, karena nih film lagi booming banget, aku aja pingin banget nontonya." Ucap Vanya lagi, yang membuat ketiganya heran.
Lalu seketika Gandi merangkul pundak Evan dan mengajaknya berdua saja ke sisi yang sedikit jauh dari Vanya dan Keyra.
"Van...lu yang bener aja! udah kamu pastiin tuh anak takut film horor?" Tanya Gandi pada Evan.
"Bukanya semua cewek itu takut sama film yang berbau horor ya Gand?" Ucap Evan dengan entengnya.
"Astaga....ternyata lu bener bener nggak tahu apa pura pura sih Van? akh sudahlah...terserah lu aja." Ucap Gandi yang kemudian berlalu pergi dan mengajak Keyra menuju ke tempat penjual popcorn dan juga minuman di sebelah tempat loket penjualan karcis.
"Pilih gih mau yang mana? mau rasa apa? mau minum apa?" Ucap gandi pada Keyra, karena Gandi melihat wajah Keyra tidak ada senang senangnya, apa lagi menurutnya malah terkesan di tekuk, cemberut.
"Kamu aja yang pilih Gand..." Balas ucap Keyra yang hanya mematung di depan penjual popcorn.
"Key...kamu kok kayak nggak senang gitu ya jalan sama aku? apa kamu takut si culun Tomi mergokin kita ya? jangan bilang kamu udah jadian sama si culun ya Key, aku nggak mau ngajak jalan pacar orang tahu!" Ucap nerocos Gandi yang memaksa Keyra mau tidak mau jadi memesan popcorn.
Gandi tidak tahu, Keyra sudah panas dingin dari tadi karena dua tiket di tanganya itu.
"Ngomong apaan sih kamu!" Dengus Keyra, lalu terpaksa memesan.
"Nggak Gan...dan kenapa juga sih kamu kepo!" Ucap Keyra lagi yang membuat Gandi terdiam.
"Bener juga sih, ngapain juga aku kepo!" Ucap dalam hati Gandi, lalu keduanya pun pergi menuju ke ruang bioskop, Keyra membawa sekotak besar popcorn dan satu minuman cola di tangnya, ia lupa hanya membeli untuknya sendiri.
dan saat keduanya masuk kedalam, terlihat kursi kursi yang berjajar itu pun sudah hampir penuh oleh pengunjung lain.
"Nomor berapa tu kursi kita Key?" Tanya Gandi pada Keyra, lalu segera saja Keyra menyerahkan popcorn dan minuman di tanganya pada gandi, dan merogoh sakunya, mengamati tempat duduk yang tertera nomor di sandaran kursinya.
"Tuh disana Gand, ayo..." Ucap Keyra sembari mgeloyor begitu saja tanpa mengambil lagi popcorn dan minuman yang berada di tangan Gandi.
"Haissah nih anak!" Dengus Gandi yang turut mengikuti Keyra dari belakangnya dengan popcorn dan cola di tanganya.
Hingga terlihat di sebelah tempat duduk Keyra adalah tempat yang Evan tempati, dan di sebelah Evan adalah Vanya, Keyra segera mengambil tempat duduk di sebelah Evan.
"Geser sana!" Ucap gandi tiba tiba yang mengambil tempat duduk Keyra dan menempatinya, kini di sebelah Gandi ada Keyra, dan di sebelah Evan ada Vanya, kedua cowok cakep tersebut di apit oleh kedua cewek cakep pula, benar benar pasangan yang sempurna kalau orang melihatnya.
Hingga lampu bioskop mulai dimatikan, gelap sekeliling, yang menyala hanya layar di depanya, tanpa sadar, Keyra seketika menarik baju lengan Gandi, dan mengeratkan peganganya disana.
"Belom juga mulai Key ya ampun!" Ucap Gandi sembari menarik lenganya.
"Van...niatnya mau ngerjain si Vanya, kenapa malah gue yang berasa momong ni anak di sebelah gue ya?" Ucap Gandi sembari menarik Evan dan membisikinya.