THE NEXT GOOD BOYS

THE NEXT GOOD BOYS
Perpisahan



"Kita mau kemana Gand?" Tanya Keyra saat mobil sudah melaju menembus kemacetan jalan raya, karena pada malam itu, banyak orang merayakan kelulusan putera puteri mereka.


"Kamu mau kemana?" Tanya Gandi balik pada Keyra.


"Loh...kok malah nanya balik? kan kamu yang ngajak...gimana sih?" Tanya Keyra lagi.


"Emb...mau nonton film horor." Ucap Gandi yang di sertai sedikit tawanya, Gandi berniat candanya bisa membuat Keyra sedikit terhibur, namun nyatanya sebaliknya.


"Aku mau pulang!" Ucap Keyra tiba tiba, yang membuat Gandi seketika menghentikan tawanya.


"Key maaf...aku kan cuma bercanda." Ucap gandi lagi yang membuat Keyra melirik kearahnya.


"Kamu ini Gand, kita udah nggak tahu lagi bisa ketemu kapan! aku tinggal di asrama yang sudah di siapkan sekolah, dan nggak mungkin bisa se enaknya keluar masuk bebas, nah kamu, di waktu kayak gini malah bercanda yang nggak lucu kayak gini." Ucap Keyra yang sesaat membuat Gandi menatap keluar jendela mobilnya, terdiam disana.


"Maaf Key " Hanya itu yang bisa Gandi ucapkan, bayanganya sudah menuju dua tahun lagi, dimana saat itu baru ia boleh mengendarai mobil oleh papanya, dengusanya beberapa kali dengan beratnya.


"Akh...aku lupa Key, tadi sebenarnya mau bawa kado kecil buat mu, eh...ketinggalan gara gara nggak tahu mau ketemu kamu tadi." Ucap gandi yang sudah tidak di gubris oleh Keyra, ia malah asyik menatap keluar jendela, dimana disana terdapat pasar malam yang begitu ramai, karena kelulusan, banyak yang datang kesana.


"Gand ayuk kesana, aku belum pernah ke tempat seperti itu." Ucap Keyra yang membuat Gandi tertawa, karena Gandi pun belum pernah sekalipun kesana.


Hingga keduanya benar benar turun dari mobil dan berjalan kearah pasar malam.


"Huaaa...ini indah sekali...ramenya..." Ucap Keyra dengan senangnya.


Cukup lama Gandi dan Keyra berada disana, lalu tiba tiba langkah kakinya terhenti saat Keyra menatap gantungan kunci yang lucu, "doraemon" yang mengalihkan perhatian Keyra.


"Lama ya? maaf...nih buat kamu." Ucap Gandi sembari memberikan Gantungan kunci doraemon pada Keyra, karena tanpa sadar Gandi memperhatikan Keyra menatap terus kearah gantungan kunci tersebut.


"Loh Gand...kok sama? nih kalau gitu buatmu." Ucap Keyra sembari menyerahkan gantungan kunci yang sama pada Gandi, namun saat itu yang Keyra berikan yang ada tanduknya.


"Kok sama? loh...tapi punyaku ada tanduknya Key?" Tanya Gandi lagi yang membuat Keyra tertawa.


"Kamu jelek kalau marah Gand...tapi manis kalau tersenyum...ya menurut aku itu persis kamu lah..." Ucap Keyra lagi, hingga mobil yang di tumpangi keduanya sampai di depan pintu gerbang rumah Keyra, Keyra pun perlahan turun dan keluar dari dalam mobil.


"Sampai ketemu lagi Keyra, semoga kamu baik baik ya di tempat baru kamu." Ucap Gandi dengan perpisahanya, dan Keyra pun sama.


"Kamu juga ya Gand...makasih hadiahnya." Ucap Keyra pula, lalu keduanya berpisah malam itu, dan tidak tahu akan bertemu lagi kapan.


Di tempat Evan, ia menatap keluar jendela kamarnya, malam yang sepi untuknya, dimana di luar terlihat sangat sunyi, dan hanya bintang bintang yang bertaburan menghiasi angkasa.


"Aku harap kamu baik baik saja dengan hidupmu Vanya, maaf..." Ucapan itu yang sudah Evan pendam selama satu tahun terakhir, dan ia masih belum bisa menyampaikanya pada Vanya.


Tanpa terasa satu tahun lebih sudah berlalu, hampir dua tahun sudah, dimana Evan, Gandi, Reza dan Eric bersekolah dengan rajin dan tekunya, dimana sekolah yang di tempatinya hanya khusus untuk anak laki laki saja.


Gandi sudah hilang kontak sejak terakhir bertemu Keyra, karena Keyra memang berniat meninggalkan semua kenangan lamanya, dan memulai hidup yang baru, Keyra tidak ingin mengingat saat saat ia sebagai sasaran bullyan, ia ingin hidup baru tanpa bayang bayang kekerasan, terlebih lagi bayangan Gandi yang tidak mungkin bisa ia dapatkan, sebatas teman hanya membuat Keyra sedih dan sakit, ia memilih untuk melupakanya, dan tidak berharap akan berjumpa lagi denganya.


Gandi yang menjadi bintang sosmed, hingga puluhan juta pengikut itu pun, belum juga menyudahi kejombloanya, meski papa mamanya masih menjalin hubungan baik dengan om Abiyasa dan tante Nisa.


Begitu juga dengan Evan, ia masih setia dengan kesendirianya, meski ia tak se terkenal Gandi, karena ia jarang memakai sosial media, dimana setiap wanita yang ingin dekat denganya, ia takut akan melukainya, sama halnya seperti yang ia lakukan pada Vanya, hingga hanya dia dan Evan serta Reza yang masih setia dengan kesendirianya, tidak dengan Eric yang sudah dua kali pacaran namun juga putus di tengah jalan.