The God of War

The God of War
Menyusun Rencana



BRUGGHH ...


Dengan sangat kasar Zeus menghempaskan tubuh Nouhime hingga wanita cantik itu terjatuh terduduk di atas lantai. Sementara para prajurit lainnya termasuk Nakai juga sudah meninggalkan Nouhime dan Zeus di dalam ruangan itu.


Nouhime tidak mengerti kesalahannya kali ini. Dia hanya mengkhawatirkan jika Zeus sudah mengetahui jika Kenshin bukanlah putranya. Melainkan Saika-lah putrinya.


Tubuhnya gemetaran hebat ketika dia mendapatkan sebuah tatapan tajam dari Zeus dengan aura kelamnya. Dia tak kuasa untuk menatap Zeus, sehingga dia hanya menunduk saja.


Masih dengan raut wajah dan aura ingin membuhuh, Zeus melenggang mendekati Nouhime. Perlahan dia duduk di hadapan Nouhime dan mendongakkannya kasar dengan menjambak rambut hitamnya yang indah.


"Ahhh ..." Nouhime memekik pelan menahan rasa sakit, bahkan suaranya seperti tertahan dan tak bisa keluar.


"Permaisuri Nouhime! Sepertinya kamu cukup memiliki kepercayaan diri tinggi ya, hingga berani mempermainkan dan membodohiku!!" ucap Zeus menyeringai menyeramkan.


Nouhime menggeleng lemah dengan sepasang manik-manik yang sudah berair.


"Nyalimu cukup besar rupanya!! Aku salah karena telah meremehkanmu! Kali ini aku tak akan memaafkanmu!!" tandas Zeus menggelegar.


Tubuh Nouhime tersentak mendengar suara Zeus yang sangat keras dan mengejutkannya. Lelehan air mata hangat mulai membasahi pipinya, meskipun saat ini dia masih belum mengetahui penyebab kemarahan Zeus.


"Ternyata di belakangku kamu sudah menemui cinta pertamamu ya?" ucap Zeus semakin mendekati wajah ayu Nouhime dan membelainya dengan salah satu jemarinya.


Mendengar ucapan Zeus, membuat Nouhime terkejut bukan main. Untuk beberapa saat wanita malang itu membeku dengan bibir yang bergetar bergeming.


"Hebat sekali! Kau benar-benar sangat hebat, Permaisuri Nouhime! Rupanya kamu masih sangat mencintai Hadess dan bertemu diam-diam dengannya di belakangku. Kau benar-benar membuatku sangat murka hingga aku ingin segera melenyapkan dia, Nouhime!!" ucap Zeus kembali memperlihatkan ekspresi kelam.


Nouhime sama sekali tak berkutik di hadapan Zeus. Rahasia yang selalu Zhou jaga selama ini, kini telah diketahui oleh Zeus.


"Apa kamu tau, Nouhime? Dia sudah melupakanmu! Bahkan dia sudah menikah dan memiliki seorang putra! Kau ... sungguh sangat menyedihkan!" cibir Zeus masih dengan seringai kelamnya.


Mendengar pernyataan dari Zeus membuat Nouhime semakin membeku. Karena selama ini Nouhime masih mengira jika Zhou belum menikah. Bahkan pernyataan Zhou dulu hanya dipikir sebuah kebohongan belaka yang dia pikir hanya untuk menutupi identitas rahasianya saja sebagai seorang panglima perang.


"Dan kau juga sudah melewati batasanmu, Permaisuri Nouhime!! Kau telah mencoreng nama besarku dengan sikap dan perilakumu yang rendah dan kotor!! Kau akan mendapatkan hukuman karena telah mencoba untuk mengkhianati suamimu sendiri!!" tandas Zeus lagi semakin kuat menarik rambut Nouhime lalu menghempaskannya dengan kasar.


BRUGGHH ...


Nouhime memekik pelan menahan rasa sakit dan hanya bisa menangis. Sementara Zeus bangkit kembali dan menarik katana kirasodo berniat untuk menghunuskannya pada Nouhime yang sudah menjadi sangat tidak berdaya.


Nouhime memejamkan sepasang matanya dan hanya bisa pasrah untuk menghadapi Zeus yang sangat kejam dan tidak berperasaan.


"Prajurit!! Seret dia dan penjarakan dia di penjara bawah tanah!!" titah Zeus akhirnya.


Prajurit yang berjaga di pintu dengan segera menjalankan perintah dari Zeus dan segera membawa Nouhime ke penjara bawah tanah.


...⚜⚜⚜...


Panglima Zhou, ini gawat sekali. Kaisar Zeus akan segera memulai penyeranganan terhadap klan Imbe dan Ashika. Penyarangan tanpa alasan ini akan dimulai esok dini hari. Kaisar Zeus tiba-tiba juga memenjarakan permaisuri Nouhime dan kaisar Fumio sebelumnya di penjara bawah tanah. Dan menurut informasi yang aku dengar, kaisar Zeus sudah mengetahui wajah dari panglima Zhou. Dan tiba-tiba saja dia mulai murka dan melakukan semua ini. Parajurit Han.


Zhou membaca surat yang dikirimkan oleh prajurit Han. Seketika ekspresinya menjadi sangat serius menyimpulkan sesuatu.


Dia melakukan penyerangan terhadap klan-klan yang berada di bawah kepemimpinan Nobuhide. Dia juga memenjarakan ayahanda dan Nouhime. Zeus benar-benar sudah sangat keterlaluan!


Batin Zhou merenung selama beberapa saat. Hingga akhirnya dia segera menyimpan surat itu dan meninggalkan kamarnya untuk bergegas menemui sang kaisar.


Dia menyampaikan semua rencana Zeus yang akan segera melakukan penyerangan terhadap klan Imbe dan klan Ashika. Kaisar Yoshinao cukup terkejut, dan tidak menyangka jika Zeus bergerak secepat ini.


Namun sang kaisar segera memerintahkan Yaoyao dan Daimyo Nobunaga untuk mempersiapkan prajurit untuk berperang membantu klan Imbe dan Ashika.


Disaat mereka sudah mulai bergerak sesuai dengan perintah sang kaisar, kini di dalam aula utama hanya ada sang kaisar Yoshinao, Zhou, dan Ranmaru sang ahli sihir dan penasehat kekaisaran Nobuhide.


Zhou mulai menyampaikan sesuatu kepada sang kaisar mengenai siapa dirinya yang sebenarnya. Dan Zhou juga menyampaikan mengenai buku kehidupan serta buku segala pusaka dan kekuatan yang telah dia pelajari sedikit.


Pernyataan dari Zhou cukup membuat kaisar Yoshinao terkejut bukan main. Dia sangat tidak menyangka jika Zhou adalah seorang pangeran. Pangeran pertama dari kekaisaran Fumio yang telah dinyatakan meninggal karena terjatuh dalam tebing lembah kematian 2 tahun yang lalu.


Pantas saja kemampuannya sangat luar biasa! Bahkan saat kompetisi hari kelahiranku saat itu, dia sudah memperlihatkan bakat yang sangat luar biasa. Dan rupanya dia benar-benar adalah sang Dewa Perang dari kekaisaran Fumio, yang bisa menakhlukkan Igurukingu, Seiryu, bahkan Suzaku. Gelar Dewa Perang rupanya bukan hanya sebuah gelar untuknya, namun sangat menggambarkan seberapa kuat dan geniusnya dia!


Batin kaisar Yoshinao menatap Zhou takjub.


"Pangeran Hadess. Aku sungguh tidak menyangka jika panglima Zhou adalah pangeran pertama dari kekaisaran Fumio. Kami meminta maaf, jika selama ini keluarga kekaisaran kurang memperlakukan pangeran dengan baik." ucap sang kaisar.


"Tidak perlu meminta maaf, Yang Mulia Kaisar Yoshinao. Saat ini aku adalah seorang panglima perang di kekaisaran Nobuhide. Aku akan melakukan tugasku dengan baik untuk melindungi semua klan dan anggota kekaisaran Nobuhide. Perintahkan titah yang mulia kaisar untukku." ucap Zhou masih sangat menghormati sang kaisar.


Untuk beberapa saat, kaisar Yoshinao terdiam dengan kening berkerut. Namun akhirnya dia mulai menyampaikan sesuatu.


"Baiklah. Jika menurut yang telah pangeran sampaikan. Hanya ada cara untuk mengalahkan tubuh abadinya. Memecahkan pecahan jiwanya lalu mencari inti jiwa dan segera menyegelnya. Namun cara itu tak akan menutup kemungkinan jika di masa depan dia akan bisa bangkit lagi pada jiwa lainnya. Sedangkan cara kedua adalah dengan menembus portal dunia kegelapan yang berada di dasar lautan kematian. Cara ini adalah cara paling efektif. Karena dengan menemui secara langsung Dewa Bintang, kita bisa memintanya untuk menghancurkan pusaka kirasodo sekaligus. Karena pusaka kirasodo hanya akan bisa hancur dan musnah atas kehendak Dewa Bintang." ucap sang Kaisar menyimpulkan.


"Tapi, Yang Mulia. Tak ada yang bisa untuk menjamin, Dewa Bintang akan bersedia untuk menghancurkan pusaka Kirasodo yang merupakan setengah dari jiwanya." sela Ramnaru.