
Zhou masih saja terdiam membeku setelah mendengar untaian kata dari Nouhime. Seakan kini dia sudah sangat terpojok dan tak bisa mengelak lagi.
"Katakan sesuatu padaku, Hadess!! Jangan hanya diam seperti ini! Apa kamu tau betapa kami sangat merindukanmu? Apa kamu tau betapa ayahandamu sangat merindukanmu? Dan ... dan apa kamu tau betapa aku sangat merindukanmu selama ini? Aku selalu menyangkal kematianmu saat itu, dan aku masih selalu berharap kamu masih hidup dan kembali padaku ..."
Ucap Nouhime dengan suara yang semakin bergetar. Sepasang manik-manik indah itu kini juga sudah berkaca-kaca melukiskan sebuah emosi yang sulit untuk digambarkan. Emosi kerinduan, bahagia, kebingungan, kecemasan semua bercampur menjadi satu.
"Hadess ... kumohon katakan sesuatu padaku." ucapnya semakin lirih dan semakin tak berdaya.
Yeap, untuk berdiri menopang tubuhnya sendiri saja rasanya terasa begitu berat. Nouhime sudah hampir terjatuh namun Zhou segera meraih kedua tangannya dan membantunya untuk berdiri kembali.
"Nouhime, maafkan aku." ucap Zhou lirih dan berat. "Aku memang adalah Hadess. Tapi aku mohon padamu untuk tetap merahasiakan semua ini dari semua orang. Terutama Zeus. Aku sangat memohon padamu untuk menjaga semua rahasia ini. Kamu bisa kan menjaga semua rahasia ini, Nouhime?" tanya Zhou menatap lekat Nouhime, wanita yang pernah mengisi hatinya di masa lalu.
Ada rasa lega saat mendengarkan pengakuan dari Zhou. Seakan dia telah menemukan kembali setengah jiwanya yang pernah hilang dan mati beberapa saat yang lalu. Nouhime terdiam selama beberapa saat, mendongak dan menatap lekat wajah Zhou. Dan perlahan mengusap lembut sisi samping wajah Zhou.
"Jadi ... ini ... adalah benar-benar kamu?" tanya Nouhime dengan suara bergetar.
"Iya. Aku adalah Hadess, Nouhime." jawab Zhou lirih dan hangat.
Tanpa berkata-kata lagi dan tak ada keraguan sedikitpun, Nouhime langsung melemparkan tubuhnya ke dalam pelukan Zhou. Dia memeluk erat Zhou dan kembali terisak di dalam pelukan Zhou. Meluapkan segala kerinduannya selama ini yang begitu besar dan semakin menggunung.
Zhou membeku seketika. Ada perasaan bersalah kepada Nouhime, karena dia merasa telah mengkhianatinya dan malah mencingai wanita lain hingga Zhou telah menikahi wanita yang tak lain adalah Lily. Bahkan kini mereka sudah memiliki seorang putra.
Permainan takdir membuatnya melupakan cintanya di masa lalu, dan tiba-tiba saja Zhou malah mencintai gadis lain disaat dia kehilangan ingatannya di masa itu. Dan kini Nouhime malah harus menikah dengan Zeus, saudara tirinya yang sangan jahat dan tidak berhati.
Bahkan Zeus menikahi Nouhime hanya untuk kepentingannya semata, yaitu untuk dinobatkan sebagai seorang kaisar di Fumio. Karena Zeus tidak benar-benar mencintai Nouhime.
Melihat takdir hidup Nouhime yang seperti ini membuat Zhou merasa semakin bersalah dan tak tega terutama saat melihat wanita cantik itu menangis tersedu-sedu seperti ini di hadapannya. Biar bagaimanapun hubungan dirinya bersama Nouhime baik-baik saja, dan tak pernah ada kata perpisahan sebelumnya.
Zhou membalas pelukan Nouhime meskipun dengan ragu-ragu. Dia melingkarkan tangannya pada tubuh Nouhime dan mengusap pelan punggungnya berharap bisa memberikan sedikit kekuatannya dan membuat Nouhime menjadi lebih tenang.
"Aku minta maaf padamu, Nouhime. Karena aku tidak pernah kembali dan menemuimu saat itu. Itu karena aku mengalami luka parah saat itu. Dan ceritanya sangat panjang. Suatu saat aku akan menceritakan semuanya padamu. Tapi tidak sekarang." ucap Zhou lirih.
"Pesanku saat ini untukmu adalah, selalu berhati-hatilah kepada Zeus. Jangan pernah kamu lengah dan memakan apapun yang ia berikan padamu." imbuhnya semakin memelankan suaranya dan mulai melepas pelukannya.
"Ada apa? Mengapa aku tidak boleh memakan makanan apapun pemberian dari Zeus?" tanya Nouhime mendongak menatap Zhou bingung.
"Karena dialah yang mencelakaiku saat itu. Dan aku tidak ingin dia juga mencelakaimu, Nouhime."
Mendengar pengakuan dari Zhou, sepasang mata Nouhime membulat sempurna dan dia mulai menutupi mulutnya yang menganga dengan kedua jemari lentiknya. Rasanya sungguh syok dan tidak percaya jika Zeus akan sejahat itu dan tega melakukan hal buruk terhadap Zhou.
"Aku sudah menangani masalah itu. Kamu tidak perlu khawatir." ucap Zhou dengan hangat.
"Lalu ... kapan kamu akan kembali, Hadess? Kamu akan segera kembali bukan?"
"Aku akan kembali disaat yang tepat." ucap Zhou datar, namun sebenarnya wajahnya begitu teduh dan membuat Nouhime merasa lebih tenang.
Nouhime kembali memeluk Zhou, seakan tak mau melewatkan satu detikpun untuk berjauhan dengan Zhou. Mengetahui semua kenyataan ini membuat Nouhime kembali memiliki sebuah harapan kepada Zhou, bahkan dia melupakan dirinya yang kini sudah menjadi seorang permaisuri dari kekaisaran Fumio karena menikah dengan Zeus.
"Aku sungguh minta maaf karena telah membuatmu mengalami kehidupan yang berat, Nouhime. Aku harap kamu bisa hidup lebih baik lagi dan mendapatkan kebahagiaanmu suatu saat nanti." ucap Zhou dengan tulus.
"Aku hanya ingin kamu! Aku tidak bahagia bersama Zeus, Hadess! Dia ... dia selalu membuatku takut selama ini. Dia tidak benar-benar mencintaiku, Hadess! Dan ... aku terpaksa melakukan semua ini karena aku tidak memiliki pilihan lain saat itu. Andai aku tau kamu jika masih hidup, aku tak akan menerima semua ini. Karena kekaisaran Fumio masih akan tetap kuat saat bersama denganmu." ucap Nouhime semakin erat memeluk Zhou.
"Nouhime, aku ..." ucap Zhou terpotong karena tiba-tiba mendengar sesuatu dari arah semak-semak yang sebenarnya berada sedikit lebih jauh dari mereka. Namun hal itu hanya dirasakan oleh Zhou saja.
KRASAKK ...
Zhou menoleh ke arah semak-semak dan dia menyadari jika seseorang sedang berada di balik semak-semak itu. Dan Zhou tau jika orang itu adalah salah satu prajurit Nobuhide. Sehingga Zhou memutuskan untuk mengabaikannya saja.
"Hari sudah semakin dingin dan gelap. Kembalilah dan beristirahatlah, Nouhime. Besok pagi kita akan melanjutkan perjalanan kita menuju wilayah Fumio."
"Tapi ... aku hanya mau bersamamu, Hadess."
"Nouhime, saat ini kamu adalah seorang permaisuri di kekaisaran Fumio. Istri dari kaisar Zeus. Jika kamu ikut bersama denganku saat ini, ini akan memicu terjadinya peperangan wilayah Fumio dan Nobuhide. Aku tidak mau itu terjadi. Jadi untuk saat ini kembalilah dulu. Aku akan mengurus beberapa hal. Hingga aku sudah menyelesaikan semuanya, aku akan kembali." ucap Zhou kembali, namun Zhku semakin memelankan suaranya karena khawatir jika ada yang masih berusaha untuk mendengarkannya.
"Kamu tidak perlu takut kepada Zeus. Aku sudah mengirimkan seseorang untuk selalu menjaga kalian. Tapi satu hal yang aku pinta padamu. Tolong rahasiakan semua ini dari siapapun! Apa kamu bisa melakukannya, Nouhime?" kali ini Zhou melepaskan kembali pelukan Nouhime dan menatapnya lekat.
Dengan berat hati akhirnya Nouhime mengangguk pelan. Lalu mereka berdua mulai kembali ke tenda untuk beristirahat.
...⚜⚜⚜...
Hari ini bonus visual Zeus ya. Kaisar Fumio yang saat ini sedang memimpin wilayah Fumio dan sekitarnya. Dia terkenal sangat jahat, abisius dan kejam.
Zeus selalu menghalalkan segala macam cara untuk meraih semua impiannya dan apapun yang dia inginkan.