
Ruth membawa Bianca ke tempat dimana David dan suaminya berbicara.
"Papa?" Panggil Bianca.
"Kayla, Papa sangat merindukanmu nak," Ucap Xander dengan memeluk Bianca seakan itu benar Kayla.
"Kayla juga rindu dengan Papa." Ujar Bianca dengan sendunya.
"David, terima kasih sudah membawa Kayla pulang," Ujar Xander.
"Iya Tuan Xander," Ucap David sedikit berpikir dengan perlakuan Xander.
"David makanlah bersama kita, anggap ini perayaan kembalinya Kayla." Ruth berucap dengan sedikit gugup karena bagaimanapun dia sudah mengikuti kebohongan yang telah diperbuat anaknya.
"Terima kasih Nyonya, saya harus kembali karena ada sesuatu yang harus saya kerjakan." Tolak David secara halus.
"Memang kau ada urusan apa, Dav, kau saja baru pulang." Sergah Bianca tak ingin David meninggalkannya.
"Maaf Kay, kita bisa bertemu esok, permisi!" David pergi setelah berpamitan dengan keluarga Kayla.
***
Didalam perjalanan David hanya merenung entah mengapa kedua orang tua Kayla begitu nampak tak sebahagia bertemu dengan anaknya, mata David memandang fokus kedepan lalu ponsel miliknya berbunyi menandakan pemberitahuan masuk diponsel miliknya.
'Bos Nona Aileen sudah sadar'
Notifikasi dari Aldo memberitahukan keadaan Aileen, David tersenyum akhirnya gadis tercintanya sudah sadar namun sejenak ia kembali muram karena masih belum bisa bertemu dengannya.
David menaruh kembali ponselnya di dashboard lalu mencoba tak mengingat kenangannya bersama Aileen yang membuatnya semakin merindukannya.
Sesampainya David dirumah ia disambut sang Ibu dengan senyumnya yang merekah.
"Kau sudah kembali sayang?" Ucap Sarah dengan sumringahnya.
"Mam," David memberikan ciuman dipipi Sarah.
"Dav, Mami mau bicara denganmu!" Ucap Sarah.
"Ada apa Mam?" Tanya David heran.
Sarah mengajak David duduk di sofa yang berada diruang tamunya lalu memegang tangan David begitu lembut menunjukkan kasih sayang beliau yang begitu mencintai sang anak.
"Kau yakin akan melanjutkan pertunanganmu dengan Kayla?" Tanya Sarah.
"Entahlah Mam, David masih belum sepenuhnya setuju akan perihal tersebut." Ucap David dengan bersandar di sandaran sofanya.
"Mami hanya mau kau mendapat yang terbaik Dav, karena Mami tak ingin kau sakit hati karena dia, Mami tak ingin melihatmu jauh kembali dari Mami." Ucap Sarah dengan sendunya betapa ia sangat sakit melihat anaknya yang begitu semangat akan hal apapun lalu tiba-tiba harus merenung dan menyendiri.
"Mam, David mengerti, David janji David tak akan membuat Mami bersedih, David hanya sedang menyelidiki sesuatu yang menurut David begitu janggal." Ucap David memberitahukan isi pikirannya ke Sarah.
"Benarkah, Mami senang mendengarnya," Sarah memeluk David dengan begitu kasihnya.
"David sayang Mami," Ucap David disela pelukan sang Ibu.
"Mami juga sayang, Mami sangat menyayangimu." Sarah begitu terharu akan sikap anaknya ini yang sudah mulai kembali setelah setahun ia dari Indonesia.
"Dav, Mami mau menunjukkan sesuatu padamu," Ucap Sarah meninggalkan David lalu mengambil sesuatu yang ingin ia tunjukkan pada sang anak.
"Ini Kayla Mam?" Sebut David saat melihat foto Kayla berpelukan dengan seorang laki-laki yang tak ia kenal sama sekali.
"Iya Dav, Mami tak sengaja melihat mereka begitu mesra di tempat itu, Mami ingin sekali mengatakannya namun saat Mami ingin mengatakannya Mami malah mendengar kabar duka dari Kayla, Mami pun mengurungkan untuk memberitahumu soal ini." Jelas Sarah pada David yang terlihat mengerutkan dahinya karena ia jadi semakin bingung dengan semua ini.
Lalu David mendengar sebuah rekaman dari suara tersebut David mengetahui itu suara Kayla dan seorang laku-laki yang mungkin dialah yang difoto tersebut.
"Andra, kau tau aku sangat tersiksa dengan semua ini, aku tak ingin menikah dengannya, aku sangat mencintaimu." Ucap Kayla menangis sendu.
"Sayang, semua demi orang tuamu, kau akan lebih baik jika dengannya, kita pasti akan bahagia." Ujar lelaki bernama Andra.
"Kau tak mencintaiku lagi, kenapa kau tak ingin memperjuangkanku An, kenapa? Aku sangat mencintaimu bahkan aku rela jika harus hidup bersamamu tanpa persetujuan mereka." Kayla semakin menangis tersedu.
"Hei, jangan lakukan itu kau tau keluargamu tak pernah setuju denganku, kita berbeda Kay, kau tau kalau saja aku disuruh memilih antara cinta dan menyelamatkan nyawamu, aku pasti memilih keduanya karena sungguh kaulah cinta dan hidupku, tapi sungguh Kay aku tak ingin kau menderita jika hidup denganku." Andra mencoba menenangkan Kayla.
"Aku tak akan bisa menikah dengannya An, kalau kau tak bisa kumiliki maka aku juga tak akan dimilki orang lain." Ucap Kayla membuat Andra semakin teriris mendengarnya.
David begitu terkejut mendengar rekaman video itu terlihat jelas Kayla sangat mencintai lelaki itu dan juga selama ini ia tak pernah mencintainya, namun kenapa Kayla selama ini selalu menunjukkan bahwa ia begitu mencintai David, begitu banyak teka teki akan semua ini membuat David seakan ingin marah saat itu juga namun ia tahan ia tak ingin Sarah melihat amarahnya.
"Mam, kau mendapat rekaman video ini darimana?" Tanya David.
"Mami menyuruh seorang mata-mata untuk memberikan informasi tentang Kayla, karena Mami ingin tau apa yang Kayla lakukan dibelakangmu." Jawab Sarah sambil mengelus pelan pundak David, karena ia tahu anaknya ingin meluapkan amarahnya.
"Siapa detektif yang Mami sewa, David ingin menemuinya?" Tanya David.
"Detektif itu bernama Rio, Mami masih punya nomor agennya," Sarah mengambil sebuah kertas dimana tertulis nomor agen rahasia yang detektif tersebut miliki.
David segera menghubungi nomor tersebut dan benar saja detektif itu bernama Rio, ia pun segera mengajaknya bertemu untuk melakukan sebuah kerjasama.
"Mami harap kali ini, kau mendapatkan kebahagiaanmu kembali." Ucap Sarah senang akhirnya anaknya percaya padanya.
"Terima kasih Mam, David sebenarnya ingin memberitahu Mami, David sudah menemukan cinta David kembali namun dengan orang yang berbeda." Ucap David dengan senyumnya yang merekah.
"Oh iya, siapa dia, mengapa kau tak mengajaknya kesini?" Tanya Sarah penasaran siapa gadis yang sudah membuat David berubah.
"Dia gadis Indonesia, namun saat ini dia berada dirumah sakit karena kecelakaan tiga hari yang lalu." Ucap David dengan nada begitu sedih.
"Kau tak menemuinya?"
"David ingin menemuinya, namun David ingin menyelesaikan semuanya, David tak ingin wanita yang David cintai harus terlibat dalam masa laluku Mam." Jawab David mencoba tegar.
"Mami yakin jika dialah jodohmu kau akan bersamanya kembali." Ucap Sarah memberi semangat kepada sang anak.
"Terima kasih Mam, maaf David sudah membuat Mami khawatir," Ucap David lalu memeluk Sarah kembali.
David tahu mungkin hubungannya dengan Aileen akan saling tersakiti namun semua ini demi cintanya, David tak ingin saat kembali nanti masa lalunya masih berada dalam pikirannya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Haiii aku kembali😁😁😁
Maaf sering ngilang, semoga kalian menikmati alurnya yahhhh🤗🤗🤗
Salam hangat buat kalian......
Happy reading📖📖