Love Is Full Of Wounds

Love Is Full Of Wounds
Siapa Dia sebenarnya??



Juan menghembuskan napasnya pelan, perlahan namun pasti sayap Juan yang semula terbentang lebar masuk kedalam tubuhnya dan menghilang.


Penampilan Juan kembali normal, hanya saja bola matanya tak lagi abu abu jernih, melainkan berbeda warna, satu abu abu jernih milik Juan sedangkan yang satu merah menyala milik Lucifer. Itu menandakan Lucifer pun ambil bagian dalam diri Juan, hanya saja kontrol badan sepenuhnya milik Juan.


Tapi sangat kontras dan sangat pas dengan sosok Juan yang sekarang, semakin cantik dan memikat siapapun yang melihatnya. Hanya dengan satu senyum yang di berikan oleh Juan akan meluluhkan siapapun yang melihatnya.


Setelah Juan kembali seperti semula segera semua anak gadis memeluk Juan dan tangisan pun pecah dan semakin menjadi. Charles hanya mampu terdiam membisu melihat adegan tersebut sedangkan Kenzo tersenyum puas.


"Seperti inikah anak gadis yang saya pungut. Cengeng sekali sungguh menyedihkan. " gerutu Charles.


Kenzo mencubit pinggang Charles sambil tersenyum kecil.


"Semoga kelak bayi yang akan lahir dari perut anda tidak seperti mereka. " bisik Charles.


Kenzo hanya mampu tersipu malu sembari memukul pelan tangan Charles.


Dan keduanya pergi meninggalkan mereka semua yang sedang menangis bahagia dan lega.


Malam yang mencekam kembali normal, hari yang di nanti Juan pun terlewatkan dengan indah. Senyum hangat menghiasin bibir Juan.


"Juan tetap lah disini, walau aku tak bisa mendapatkan mu tapi tetap lah berada disampingku. Walau hanya bisa menatapmu dari jauh aku tidak keberatan. " ucap Bara lirih lebih tepatnya berguman pada diri sendiri.


Walau tak ada yang mendengarnya tapi Juan mampu mendengar dengan jelas. Di tatap nya Bara dengan lekat dan menggelengkan kepala pelan, seakan-akan berkata jangan terpukau padaku.


Waktu terus berjalan, walau banyak yang berubah dari diri Juan semua menyadari dan menerima. Dengan sering nya Juan keluar pada malam hari dengan kondisi yang entah seperti apa, dan juga makanan Juan yang mulai berubah.


Dulunya Juan tak pernah memakan daging sekarang lebih sering mengkonsumsi daging yang entah setengah matang atau terkadang mentah. Yang dulunya Juan harus sembunyi sembunyi saat makan, sekarang Juan berani makan secara terang terangan.


Hingga suatu hari Charles pulang dari dinas luar negerinya, tapi tidak sendirian. Charles datang dengan seorang pria yang sangat tampan di sebelahnya dan sangat berbeda.


Juan tampak gelisah saat menatap pria yang ada di belakang Charles. Ada sesuatu yang membuat Juan merasa takut saat ada di dekatnya.


"Ada apa Juan ? " tanya Charles datar dan menatap tajam.


Saat mereka berdua turut duduk di sofa bersama Juan dan yang lainnya. Tak lama kemudian Kenzo turun dan ikut bergabung.


"Ti... Tidak ada apa apa Pah. " jawab Juan menghindari tatapan Charles.


"Kamu sudah datang? " ucap Kenzo saat melihatnya duduk di sebelah Charles.


"Iya, saya baru sampai bersama Papa. " jawabnya dingin.


"Kalian perkenalkan ini putra Kami, sama seperti kalian dia juga putra angkat. Hanya saja Dia sudah di akui nenek dan keluarga besar yang lainnya. Ayo perkenalkan diri kamu. " ucap Kenzo.


"Baik lah. " jawabnya datar.



"Nama saya adalah Aiden andrew Ethelbert, cukup panggil Aiden. Saya datang untuk menggantikan Louis." ucapnya tersenyum smrik.


"Pa. Kak Louis kemana memangnya? " tanya Viona penasaran.


"Louis berada di New York sekarang. Saat ini dia fokus dengan pemulihan dirinya, dan juga istrinya. " ucap Charles datar.


Seketika itu Juan terkejut dan juga sakit hati, hanya mampu tersenyum kecut. Dia sudah hampir melupakan semua itu tapi kini teringat kembali.


"Pa, Yah semua Juan kembali ke kamar ada pekerjaan yg tertunda. " ucap Juan sedikit gusar karena merasakan sebuah tatapan yang cukup tajam yang diarahkan kepada dirinya.


"Juan permisi dulu. " ucap Juan sembari beranjak dari sofa nya.


"Kamu sih kenapa ungkit ungkit kak Louis, bang Juan jadi gak nyaman kan. " tegur Kyera sama cemberut.


"Ya maaf mana saya tahu kalau Kak Juan masih terluka. " ucap Viona lirih.


Charles hanya tersenyum tipis. Kenzo dan yang lain di buat bingung dengan sikap Juan yang tiba tiba berubah gelisah dan seperti ketakutan.


"Kamu lihat sendiri bukan. " ucap Charles tiba tiba sambil menoleh ke arah Aiden.


"Iya Pah. Dia menyadarinya, jangan khawatir saya bisa membuatnya bertekuk lutut dan tidak berbuat aneh aneh lagi. " jawab pria itu sambil tersenyum bak iblis.


Aiden beranjak dari sofa dan meninggalkan semua yang sedang bersantai di ruang keluarga. Disaat mendekati kamar Juan sejenak dia berhenti dan menatap tajam ke arah pintu kamar Juan.


£


£


£


£


£


£


Sedikit pemberitahuan.


Author mempunyai sedikit pengumuman yaitu tentang novel terbaru Author.


Novel itu akan Author terbit kan tak lama lagi.


Sekedar info.


Novel itu akan menjadi Novel terakhir Author. Semoga kalian suka nanti.



Tunggu tanggal terbitnya ya