Love Is Full Of Wounds

Love Is Full Of Wounds
Semua sudah berakhir



Waktu terus berlalu. Pagipun mulai menyapa, sang rembulan kembali keperaduannya. Bias cahaya mentari masuk dengan bebas kedalam kamar Juan. Sejak terjadi perselisihan itu Mattheo mulai kembali membuka dan menerima Juan menjadi kekasih hatinya. Kenzo mulai kembali bisa menerima semua itu, begitu pula dengan Charles. Yang awalnya tak setuju, kini bisa kembali memberi restu.


Senyum penuh kebahagiaan terpancar jelas di wajah Juan tak kala kabar bahagia menghampiri dirinya kembali. Entah berapa kali Juan menatap cermin besar yang berada di dalam kamarnya.


"Kak Juan, mau sampai kapan Kakak bercermin seperti itu. " keluh Sella mulai kesal.


"Iya nihh, capek tahu lihatnya. " sahut Kyera.


"Kakak sudah tampan plus manis, ayo cepat turun semua sudah menunggu kakak di bawah. " ucap Viona tak mau kalah.


"Iya iya Kak Juan sudah selesai. Ayo kita turun. " sahut Juan sambil mengusap perutnya yang masih datar pelan.


"Ehhh tudungnya, mana tudungnya. Kak Juan pakai dulu tudung putihnya. " tegur Viona.


"Astaga kakak ini, hal yang penting malah kakak lupain, dasar. " keluh Bella mulai ribut.


Segera Bella memakai kan tudung berwarna putih transparan, dan mengambil buket bunga mawar putih yang dirangkai dengan indahnya. Juan tersenyum penuh arti, kebahagiaan terpancar jelas di wajahnya. Juan pun keluar dari kamarnya diikuti oleh para saudara angkat perempuan nya. Viona, Sella, Bella, Ella dan juga Kyera. Setelah tiba di tangga tampak Charles begitu gagah dan berwibawa menggunakan Jas hitamnya menunggu dengan sabar. Juan turun dengan pelan, saat tiba di dekat Charles segera Juan melingkarkan tangan ke lengan Charles.


"Apa Anda sudah siap Juan. " ucap Charles tegas.


"Sudah Pa. " jawab Juan tanpa ragu.


Segera semuanya berjalan menuju pintu depan. Di depan telah berjajar kursi kursi yang sudah di atur dan di hias dengan penuh bunga mawar putih dan merah, karpet merah menghiasi jalan setapak yang dilalui oleh Charles dan Juan serta yang lainnya. Tampak deretan kursi yang telah penuh dengan orang orang penting berdiri menyambut kedatangan nya. Sedangkan deretan paling depan Kenzo, Bara, Kemal dan Wilmer menatap dengan senyum bahagia. Juan menatap semuanya penuh dengan keharuan. Didepan semua nya tampak sebuah altar yang di hias dengan indah, berdiri seorang pendeta yang menunggu nya. Tak hanya pendeta yang berdiri disana. Sosok pria tampan, berbalut tuxedo dengan warna yang senada dengan dirinya berdiri gagah penuh dengan senyum menunggu dirinya. Sesampai didepan altar semua gadis duduk dikursi yang tersedia untuk mereka. Charles melepaskan pelukan tangan Juan dan memberikan tangan ke tangan Mattheo.


"Kini dia menjadi tanggung jawab Anda. " ucap Charles.


"Iya, saya akan menjaganya. " sahut Mattheo setelah menerima uluran tangan Juan dan membawa nya di depan pendeta.


"Apakah kalian berdua sudah siap.? " tanya pendeta meminta kepastian.


Keduanya mengangguk bersamaan.


"Baiklah saya akan mulai upacara ini. " ucap pendeta itu.


Setelah pendeta membacakan beberapa patah kata tiba waktu nya ucapan janji suci.


"Saudara Mattheo neon altair Ethelbert. Apakah Anda bersedia menerima Yohanes Juan Christopher sebagai istri Anda, menemaninya baik disaat senang atau susah, sehat atau sakit hingga maut memisahkan kalian? " ucap sang pendeta.


"Saya bersedia. " jawab Mattheo tegas dan menatap lekat wajah Juan.


Pendeta beralih memandang Juan.


"Saudara Yohanes Juan Christopher, apakah Anda bersedia menerima Mattheo neon altair Ethelbert sebagai suami Anda baik dalam suka atau suka, sehat atau sakit hingga maut memisahkan Kalian? " tanya sang pendeta.


"Saya bersedia. " jawab Juan tanpa ragu ragu.


"Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.Itu firman maitus 19:6." ucap sang pendeta sambil memberi tanda salib di atas angin sebagai tanda semua telah selesai.


"Jangan pernah ada kata cerai didalam hubungan kalian. Silakan Tuan Mattheo menyematkan cincin tanda ikatan Anda di jari manis Tuan Juan. " ucap sang pendeta.


Segera Kyera berdiri dan menghampiri keduanya sambil membawa nampan berhias cantik dengan sebuah cincin yang tersimpan manis di atas nya. Mattheo duduk berlutut didepan Juan, segera mengambil cincin di nampan. Menyematkan pelan cincin tersebut di jari manis Juan seraya berkata.


"Saya Mattheo neon altair Ethelbert, akan selalu menjaga, melindungi, dan mencintai Anda seumur hidup saya sampai tua dan maut menjemput saya. " ucap Mattheo tersenyum tulus menatap Juan dengan penuh cinta.


Wajah Juan seketika merah merona dan senyum penuh kebahagiaan mendengar ucapan Mattheo. Usai menyematkan cincin Mattheo segera berdiri kembali.


Bara segera berdiri dan sama seperti Kyera, berjalan menghampiri keduanya dengan membawa nampan berisi cincin. Juan mengambil dan menyematkan cincin seraya berucap.


"Saya Yohanes Juan Christopher, akan selalu menjaga, menemani Mattheo baik dalam suka maupun duka, mencintai dengan tulus hingga tua dan maut memisahkan kami berdua. " ucap Juan dengan senyum penuh kebahagiaan.


"Cincin telah tersematkan, janji suci terucap. Tuan Mattheo silakan buka tudung pengantin dan beri tanda bahwa dia milik Anda seutuhnya." ucap sang pendeta.


Mendengar itu Mattheo membuka tudung yang sedari tadi menutup wajah cantik Juan


"Cium... Cium....cium... " tiba tiba Kyera berteriak dan bertepuk tangan hingga membuat semua mengikuti tingkah Kyera.


Tanpa ragu Mattheo menaikan dagu Juan dan memberi ciuman lembut ke bibir Juan. Juan membalas sambil tersipu malu, dan melepas ciuman itu.


"Sekarang lempar buket Anda. " pintah Mattheo.


"Semua siap siap ya. " teriak Juan dan membelakangi para tamu.


Semua para tamu yang masih singgle terutama para gadis segera berdiri dan menunggu lemparan buket dari sang penggantin.


"1... 2...3..." Juan melempar buket tersebut tanpa tahu siapa yang menerima buket nya.


Usai upacara pernikahan selesai, seorang pemuda yang mulai beranjak dewasa datang menghampiri Juan.


"Mommy selamat ya. Tapi mommy jangan pernah melupakan papi. " ucapnya lembut.


Juan menatap hangat dan merentang kedua tangan nya. Pemuda itu menyambut uluran tangannya dan membalas pelukan Juan.


"Krishtian Eldward Ethelbert. " panggil Juan penuh dengan kasih sayang.


Mattheo mengusap lembut pundak pemuda yang di panggil Krishtian.


"Krish, selamanya dia adalah Papi kamu, tapi Mattheo sekarang juga Papa kamu. Mommy tidak akan melupakan Papi kamu, tapi kamu harus ingat ini cinta mommy saat ini hanya untuk kamu, dia Papa kamu yang sekarang dan juga yang belum lahir di dunia. " ucap Juan penuh arti.


"Iya saya tahu. Dan buat Anda jaga Mommy dengan baik, saya tidak ingin ada luka sedikit pun dari Mommy, jangan membuat Mommy menangis atau Anda akan berhadapan dengan Saya. Jaga juga kedua adik saya yang belum lahir di dunia ini. " ucap Krishtian penuh penekanan.


"Tanpa Anda minta saya akan menjaganya dengan baik. " jawab Mattheo.


Kebahagiaan terpancar di wajah semua orang. Juan yang selalu kehilangan orang yang dicintai kini mendapatkan apa yang selama ini diimpikan nya. Seorang pria, seorang kekasih dan kini menjadi seorang suami untuk dirinya. Menjaganya mencintai nya. Pencarian Juan berakhir sudah, tentang siapa dirinya, dan pencarian cintanya. Juan mendapatkan apa yang dicarinya. Tentu saja semua penuh dengan perjuangan. Jatuh bangun Juan ingin meraih cintanya, lika liku cinta telah dia rasakan semuanya. Kini kebahagiaan mewarnai kehidupan nya. Dan berharap itu untuk selamanya.


THE END


Akhirnya selesai sudah Novel saya yang super panjang ini. saya tidak sadar kalo novel ini ternyata sangat panjang, benar benar panjang. baru kali ini saya membuat novel yg begitu panjang.


Buat semua pembaca, mungkin selama saya menulis dan up karya ini terlalu lama ato lama banget ya buat up di episode² barunya maaf ya, sekali lagi saya minta maaf. Yahhh.... banyak banget kendala saat membuat novel ini.


Lalu buat teman saya, keluarga kecil online saya terimakasih banyak sudah kasih ijin buat jadikan family online ini menjadi sebuah drama.


Buat semua yang membaca dan mendukung karya saya terutama untuk pacar saya terimakasih banyak.


Buat pembaca sementara ini saya akan beristirahat sejenak sebelum rilis karya baru.


terimakasih banyak² ya dan tetap dukung karya saya.


salam dri saya Darkness Devil.