Love Is Full Of Wounds

Love Is Full Of Wounds
Hukuman kembali berulang



Luka Mattheo hampir sembuh. Bisa dibilang sudah 70% lukanya mengering. Benang jahitan juga sudah dibersihkan dari beberapa waktu lalu. Tinggal proses pemulihan saja. Dan benar saja luka itu meninggalkan bekas yang lumayan panjang. Juan mengusap lembut punggung Mattheo dan menatap penuh penyesalan saat mengobati luka Mattheo.


"Kenapa Anda murung. Hmmm... " ucap Mattheo.


"Haaa.... Maafkan Juan. Karena Juan lah punggung Theo jadi seperti ini. " ucap Juan sedih.


Sejenak Mattheo terteguk dengan panggilan Juan. Baru kali ini Mattheo mendengar namanya dipanggil, biasanya Juan akan memanggil nya dengan kata kau atau kamu. Mattheo tersenyum tipis.


"Tidak usah dipikirkan, setelah luka ini sembuh bantu saya mencari Tattoo artists yang terbaik untuk menutup bekas luka saya nanti. " ucap Mattheo lembut.


"Baik, kalau luka Theo sembuh Juan akan carikan Tattoo artists yang terbaik. " sahut Juan tersenyum manis.


"Manisnya " ucap Mattheo lirih.


Juan hanya mampu tersipu malu mendengar ucapan Mattheo. Tapi semua itu tak berlangsung lama. Tiba tiba Charles sudah ada di depan kamar Mattheo dan membuka pintu kamar Mattheo dengan kasar. Kedua sejoli itu terkejut bukan main, untung saja Juan sudah selesai merawat luka Mattheo. Charles menatap tajam kearah Juan.


"Bagaimana dengan luka Anda? " tanya Charles datar menghampiri keduanya.


"Sudah lebih baik Papa. Anda tak perlu khawatir, Juan merawat saya dengan sangat baik. " jawab Mattheo.


Charles menatap tajam kearah Juan. Juan hanya mampu menundukan wajahnya.


"Juan ikut saya. " perintah Charles dingin.


"Papa, saya sudah sehat. Juan merawat saya dengan baik, bisa urungkan niat Anda untuk menghukum Juan. " pintah Mattheo membela Juan.


Bukannya mendengarkan ucapan Mattheo, justru Charles menatap tajam dan dingin kearah Juan. Juan semakin tertunduk dan takut.


"Saya tidak akan mengulangi ucapan saya. " ucap Charles tegas dan penuh tekanan.


Charles meninggalkan kamar Mattheo dan turun ke bawah menuju ruang kerjanya. Juan segera beranjak dan hendak pergi mengikuti Charles, tapi Mattheo mencegah dan memegang tangannya. Mattheo tahu apa yang akan dilakukan Charles terhadap Juan, tapi Mattheo tak tahu hukuman seperti apa yang akan diterima Juan. Juan melepaskan genggam tangan Mattheo dari lengannya dan tersenyum manis.


"Apapun yang Theo dengar tetaplah di kamar. " pintah Juan.


Juan pun meninggalkan Mattheo sendiri di kamarnya. Hanya suara helaan napas panjang dari Mattheo saja yang mengikuti kemana arah Juan pergi. Sesampainya Juan di ruang kerja Charles segera Juan masuk kedalam. Semua penghuni tahu akan hukuman itu. Kenzo meminta Bella untuk menghubungi Alfedo dan meminta nya untuk segera datang. Bara, Wilmer dan juga Kemal menunggu di depan pintu ruang kerja Charles dengan sedikit agak menjauh. Sedangkan Kenzo, Sella, Bella, Viona, dan juga Kyera menunggu dengan cemas duduk disofa tak jauh dari rumah kerja Charles.


(Didalam ruang kerja Charles)


Juan masuk dengan tertunduk tak mampu menatap kearah Charles. Sedangkan Charles duduk bersandar sambil menopangkan dagunya dengan posisi tangan mengepal dan siku bersandar di tumpuan tangan sofa tunggal. Ditatap nya tajam Juan penuh dengan penekanan.


"Saya meminta Anda untuk merawat Mattheo bukan membuatnya semakin parah. " ucap Charles dingin dan mengeluarkan auranya.


Juan langsung berlutut tanpa diperintah karena tak sanggup menerima tekanan dari Charles.


"Jelaskan!!!?? " ucap Charles datar.


"Ini salah Juan. Juan lalai mengawasi Leopard hingga ini terjadi. " jawab Juan lirih dan merasa tercekik lehernya.


"Bagus Anda sadar. " ucap Charles yang kemudian berdiri.


Charles menghampiri lemari besi yang sudah lama tak pernah disentuh nya. Dibuka nya lemari besi itu dan mengeluarkan belati serta cambuk besi.


"Sudah cukup lama ini tidak digunakan. Saya kira ini tidak akan saya pakai lagi. " ucap Charles datar.


Juan menatap dengan tatapan khawatir dan takut. Secara dirinya masih seorang iblis walau hanya setengah nya. Cambuk besi hitam adalah kelemahannya, di tambah belati hitam. Kekuatan Juan hilang separo setelah Lucifer terkurung dan terikat tak berdaya. Juan tak tahu apa dirinya akan sanggup menerima luka itu nantinya. Perlahan Charles menghampiri Juan dan berdiri di belakang Juan. Dan.....


Chatrrrr.....


"Akhhhhh...... " pekik Juan terkejut dan menahan sakit akibat cambuk yang tiba tiba di terimanya.