Love Is Full Of Wounds

Love Is Full Of Wounds
Pelindung sang pewaris



Charles mengikat tangan Krish ke tangan Luca dan Lucia. Kemudian Charles menggigit ujung jarinya hingga berdarah dan mengoleskan darahnya ke kening Krish hingga membuat Krish menangis histeris merasa kesakitan.


Juan hanya mampu menahan teriakan dengan menutup mulutnya dengan kedua tangannya dan menangis tersedu sedu. Kenzo tak mampu menatapnya. Dia tahu apa yang di lakukan Charles demi kebaikan semua.


Darah Charles meresap perlahan masuk kedalam tubuh Krish hanya meninggal tanda bintang hitam di kening Krish.


Setelah usai Juan segera melepas ikatan benang merah. Ternyata ikatan itu juga meninggal kan jejak hitam di pergelangan tangan Krish. Dengan lembut Juan mengusap kedua tangan dan kening Krish.


"Maafkan Mommy sayang. Mommy yang berbuat kamu yang menanggung nya. " ucap Juan lirih di antara isak tangisnya.


"Apa ini sudah selesai Pa.? " tanya Juan.


Charles mengangguk kepalanya.


Digendong pelannya tubuh Krish yang mungil, kemudian mengecup lembut kening nya.


Charles dan Kenzo pun melakukan hal nya hampir sama. Menggendong buah hati mereka. Semua hanya mampu melihat dari luar dan terdiam. Tapi tidak dengan Kyera.


"Papa, Ayah, Bang Juan. Boleh Kyera masuk dan lihat babynya. " teriak Kyera memecah keheningan.


Seketika itu Charles menatap tajam ke arah Kyera, bukannya takut Kyera hanya cengengesan dan berakhir mendapatkan pukulan pelan dari Wilmer. Dan meninggalkan ruangan tersebut.


"Kalian beristirahat lah. Biarkan mereka bertiga tertidur di ranjang nya. " perintah Charles yang kemudian meninggalkan mereka. Juan menatap ketiganya dari kejauhan.


"Juan saya tahu apa yang ingin kamu katakan. Yang lalu sudah biarkan saja. Toh itu tak akan membuat Aiden bangun. Kita rawat ke tiga bayi ini saja dan memikirkan masa depan mereka. " potong Kenzo.


Juan tersenyum senang.


"Terima kasih Yah " ucap Juan merasa lega.


Waktu terus berjalan. Tak terasa ketiga bocah itu tumbuh dengan cepat dan sehat. Semua berubah seiring dengan waktunya.


Bara, Viona dan Sella yang lebih dulu lulus mendapatkan tempat untuk bekerja di salah satu perusahaan Charles. Charles pun memberi ijin Viona dan Sella untuk menikah bila mereka mau.


Bara mendapat pasangan hidup nya sendiri, tentu saja ada campur tangan dari Charles dan keputusan tetap ada di tangan mereka tentunya. Ikatan keduanya pun terjalin, tak hanya itu Bara juga menjadi salah satu tangan kanan Juan di dunia bawah tanah.


Semua tampak sempurna, hari hari berjalan tanpa ada drama dan tragedi. Hingga Charles memutuskan masa depan ketiganya, lagi lagi Juan hanya mampu terdiam tanpa bisa membantah.


Ternyata semua pendidikan putra putri keturunan Ethelbert selalu berada di bawah pengawasan keluarga besar Ethelbert.


Kenzo menjelaskan bahwa semua ini sudah menjadi peraturan dan tentu saja semua tak serta merta masuk begitu saja. Banyak tes yang akan mereka lalui dan juga serangkaian pemeriksaan serta ujian yang menentukan dimana mereka akan bersekolah.


Di sekolah khusus bangsawan atau hanya asrama biasa saja. Tentu saja dengan sebuah fasilitas dan pendidikan yang berbeda juga. Juan pun pasrah menghadapi peraturan yang ada.


Hari hari kembali seperti semula. Sejak Krish, Luca dan Lucia tinggal di asrama, Juan kembali beraktivitas seperti biasa. Tanpa Lucifer insting Juan tak memudar karena sejatinya Juan sendiri juga iblis hanya saja masih memiliki hati nurani seorang manusia, dan itu berbanding terbalik dengan Lucifer. Juan masih sama seperti Juan yang dulu, tegas dan tanpa pandang bulu soal menghukum orang. Kejam sekaligus lembut dan masih juga susah di tebak. Hanya saja tak memiliki aura memikat karena aura itu hanya milik Lucifer.