Love Is Full Of Wounds

Love Is Full Of Wounds
Apa yang terjadi dengan Queen



Tak butuh waktu lama mereka pun sampai di castil Charles. Sesampainya di castil Juan turun terlebih dahulu karena dia merasakan kehadiran salah satu peliharaanya. Sejenak Mattheo terdiam dan bingung melihat tingkah Juan yang berbeda. Yang tadinya diam tanpa ekspresi tiba tiba berubah menjadi tertawa senang.


"Ada apa dengan Tuan mu itu ? " tanya Mattheo ke sopir nya.


"Biasanya Tuan Juan akan menjadi sesenang itu kalau bertemu dengan Queen. " jawab sang sopir yang kemudian turun dan membukakan pintu mobilnya.


"Queen? " tanya Mattheo lagi.


Belum sempat sopir memberi jawaban, tampak dari kejauhan sesosok bayangan hitam tiba tiba saja melompat kearah Juan.


"Hahahaha. Akhirnya kamu datang juga Queen. " tawa Juan terasa renyah.


Queen menggonggong senang.


"Iya iya. Maaf Juan terlambat pulang, Juan pergi mengunjungi Krish dulu. " jelas Juan.


Mattheo mengernyitkan alisnya, sedikit merasa tak paham akan situasi nya dan mencoba mencernah dengan apa yang dilihat dan didengar nya.


Woof woff, Queen menggonggong dan mulai duduk dipangkuan Juan yang terduduk di rerumputan.


"Dia baik baik saja Queen. Krish juga menitipkan salam pada kalian berdua. " ucap Juan sambil mengusap lembut kepala Queen.


"Anda mengerti dengan apa yang diucapkan anjing itu? " tanya Mattheo tiba tiba.


Seketika Juan menoleh dan menatap tajam kearah Mattheo. Dan kembali memalingkan wajah berganti menatap Queen yang berlanjut memcium kepala Queen dengan lembut.


"Tentu saja Juan paham dengan apa yang di bicarakan oleh Queen." jawab Juan dingin.


Queen menatap kearah Juan, dan menggonggong pelan. Merasa sedih melihat perubahan drastis pada diri Juan.


"Jangan khawatir, Juan baik baik saja. " ucap Juan menyakinkan Queen.


Queen tahu kesedihan yang dirasakan oleh Juan. Karena sejak Aiden tertidur tak terlihat lagi senyum hangat, dan tatapan lembut dari diri Juan. Semua nya hilang dan membeku. Queen bangun dari pangkuan Juan. Juan kira Queen akan kembali, sehingga Juan pun bangun dan melangkah hendak masuk kedalam castil. Sedangkan didalam castil terdengar suara riuh dan canda tawa semua yang sudah berkumpul di ruang tamu.


Tapi Juan salah, berlahan Queen menghampiri Mattheo. Melihat seekor anjing husky yang begitu anggun datang menghampirinya membuat Mattheo terpukau. Queen mendekat dan mulai menggesekkan badannya ke kaki Mattheo. Dasarnya Mattheo yang sangat menyukai anjing segera Mattheo jongkok dan mulai mengusap lembut kepala Queen. Queen sangat senang melihat reaksi dari Mattheo yang tak menolaknya bahkan mengusap lembut kepalanya.


Juan terteguk melihat nya. Juan tahu betul tak pernah ada yang bisa menyentuh kepala Queen selain dirinya. Bukan karena apa, tapi queen tak pernah mengijinkan siapa pun menyentuh kepalanya selain dirinya.


Sedangkan anak anak yang lain hari bisa menyentuh punggung nya itu pun hanya sebentar. Sedangkan Mattheo, bukan hanya kepala, disaat Mattheo mengusah lembut perut serta punggungnya Queen membiarkannya.


"Wilmer, kamu bikin kaget saja. " pekik Juan terkejut dan tersadar dari lamunannya.


"Hehehehe... Maaf Juan. Habisnya kamu hanya bengong saja dari tadi. " ucap orang itu yang ternyata wilmer.


"Siapa pria itu.? " tanya wilmer.


"Masuk aja dulu nanti Juan perkenalkan. " jawab Juan kembali dingin, sambil menatap kearah Queen dan juga Mattheo yang ikut terdiam.


"Kamu masuk lah, bersihkan badan lalu kita makan malam. Nanti Juan perkenalkan dengan anak anak yang lainnya lepas kita makan malam." jelas Juan.


Queen menggonggong sambil menggoyangkan ekornya.


"Queen juga mau ikut makan malam? " tanya Juan sambil mendekati nya.


"Tapi Juan tidak punya daging segar lo. " lanjut Juan.


Sedangkan Mattheo sudah lebih dulu berjalan masuk kedalam castil.


Queen menggonggong lagi.


"Ya sudah nanti Juan siapkan daging yang lainnya. Ayo gabung sama yang lain. " ucap Juan sambil masuk kedalam.


Queen berlari masuk terlebih dahulu, Juan hanya mampu menggelengkan kepalanya. Dan kemudian menatap ke arah kegelapan malam.


"Leopard, coba kamu patroli di daerah utara. Ada yang aneh disana. " bisik Juan menatap di kegelapan malam.


Yang kemudian disusul dengan suara gemerisik seperti sesuatu yang sedang berlari menjauh. Seketika itu Mattheo menoleh kearah asal suara. Melihat itu Juan tersenyum sinis dan mulai masuk kedalam diikuti oleh Mattheo yang sedang kebingungan.


Semua menatap kearah kedatangan Juan.


"Malam kak Juan. " sapa Sella dan diikuti dengan yang lain.


"Malam juga. " jawab Juan datar.


"Ehh siapa yang ada di belakang kak Juan.? " tanya Bella terkejut.