Love Is Full Of Wounds

Love Is Full Of Wounds
Akibat yang fatal



"Kenapa kamu berteriak teriak seperti itu. " sarkas Juan menatap tajam kearah pelayan.


"Apa yang terjadi ? Kemana kamu berteriak? " bentak Kenzo terkejut.


"Ituuu...... Ituu.... Leopard dan Queen... Haa... Haa... Haa.. " ucap pelayan terbata bata sambil mengatur napas nya.


"Leopard dan Queen berkelahi di taman. " jelas nya.


Juan terkejut bukan main dan segera berlari kearah balkon kamar Mattheo. Dan benar saja Juan melihat leopard menerkam Queen hingga membuat Queen mengaing kesakitan. Tanpa berfikir panjang Juan langsung melompat turun kebawah dari balkon kamar Mattheo.


"Juannnnn..... " teriak Mattheo terkejut dan berlari kearah balkon memastikan Juan turun dengan baik baik saja.


Melihat Juan yang mendarat dengan mulus segera Mattheo turun melalui tangga pastinya dan diikuti oleh Kenzo serta Pelayan itu. Beruntung disaat itu semu sudah berangkat beraktivitas sesuai dengan kegiatan masing-masing.


Kenzo segera menghubungi Charles dan memberi kabar tentang semua yang terjadi.


"LEOPARDDDD QUEENNNNN BERHENTI KALIAN. " bentak Juan dengan emosi.


Tak ada tanggapan yang sesuai dengan harapan Juan. Juan pun menghampiri keduannya dan memukul keras Leopard agar melepaskan cengkramannya dari Queen. Leopard semakin marah dengan tindakan Juan. Juan menatap tajam kearah Leopard yang sedang menggeram kasar.


"Apa yang kamu lakukan Leopard!!! " bentak Juan emosi.


"Tidak seharusnya kamu melukai Queen. " lanjut Juan.


Leopard mengaum dengan kasarnya membuat Juan semakin emosi.


"Tapi tidak dengan cara melukai Queen. Tindakan konyol macam apa ini, kamu sama saja dengan hewan buas lainnya. " bentak Juan.


Mendengar ucapan Juan, leopard semakin bertambah marah dan mengaum keras. Tanpa sepengetahuan Juan Mattheo mendekat kearah Queen dengan maksud ingin menolong Queen yang bersimba darah. Melihat itu tanpa pikir panjang leopard menyerang Mattheo yang lepas dari pengawasan Juan.


"LEOPARDDDDDD......" teriak Juan terkejut dengan apa yang dilakukan Leopard.


"MATTHEOOOOO..... " teriak Kenzo tak kalah terkejut nya.


Leopard menyerang Mattheo yang duduk memeluk Queen. Alhasil punggung Mattheo terkoyak cukup dalam oleh cakar Leopard sehingga darah segar mengalir banyak di punggung nya. Segera para pengawal yang sedari tadi terdiam terkejut dan reflek mengeluarkan senjata nya.


"Jangan ada yang menembak!!!!!." teriak Juan menghampiri Leopard dan menghantam tubuh leopard hingga tersungkur tak berdaya.


"Leopard pergi dari sini atau saya bunuh kamu nanti. " bentak Juan penuh emosi.


"Dan kamu bawa Ayah kekamar nya. " perintah Juan ke pelayan tadi.


"Kalian bantu saya angkat mereka. " ucap Juan sambil melepas baju yang di kenakannya dan menekan pendarahan di punggung Mattheo.


Semua yang di perintah Juan segera mereka lakukan. Dari kejauhan Leopard menatap penuh penyesalan dan menggeram lirih. Juan yang mendengar menatap tajam kearah Leopard.


"Tunggu hukuman dari Juan. " ucap Juan lirih dan hanya Leopard yang tahu ucapan Juan.


Leopard pun segera pergi dengan penuh penyesalan.


Suasana Castil menjadi sangat kacau, Dokter yang selama ini melayani Keluarga Charles dan mengikuti perkembangan para anak angkat Charles menjadi heran dengan apa yang terjadi. Alferdo tak habis pikir dengan kelakuan hewan peliharaan Juan, karena baru kali ini leopard menyerang manusia tak bersalah. Dan lebih fatal lagi yang di serang adalah putra sulung Charles. Sedang kan Charles sendiri jauh dari castil dan tak bisa kembali dalam waktu dekat karena pekerjaan yang di tanganinya tak bisa dia tinggal begitu saja. Charles memantau dan menghardik keras Juan melalui ponsel nya. Serta memperingatkan Juan akan hukuman yang akan diterimanya nanti. Juan hanya mampu pasrah menunggu kedatangan Charles.


Kondisi Mattheo semakin stabil, Queen pun mulai berangsur-angsur pulih dari lukanya. Alferdo memberitahu bahwa luka yang diderita Mattheo kemungkinan besar akan meninggalkan bekas luka. Juan menjadi semakin merasa bersalah.


Dengan penuh perhatian Juan merawat Mattheo siang dan malam, membersihkan luka, memberi obat, menggantikan perban, membasuh tubuh Mattheo karena lukanya tak boleh terkena air, serta menyuapi Mattheo, walau sebenarnya Mattheo tak mengharapkan yang satu itu. Tapi kekeras kepalaan Juan membuat Mattheo mengalah. Sedikit demi sedikit Juan melupakan kesedihannya di tinggal oleh Aiden. Juan mulai sering tersenyum dengan tulus, dan membuka lagi pintu hati nya. Pancaran mata Juan kembali seperti dulu, hangat. Itu yang dirasakan oleh semuanya.


"Kakak ku telah kembali lagi. " ucap Sella lirih saat menatap Juan.


"Kamu benar. Juan telah kembali lagi, itu Juan yang kita kenal selama ini. " ucap Wilmer tersenyum lega.


Bagaimana dengan Leopard?? Tentu saja Leopard mendapatkan hukuman juga, layaknya kesalahan Leopard. Leopard mendapatkan hukuman cambuk dari Juan dengan meminjam cambuk Charles. Usai mencambuk Leopard Juan menangis sesegukan memeluk Leopard. Leopard hanya menggeram pelan dan lemas. Usai mencambuk nya Juan memerintahkan pelayan untuk memanggil dokter hewan untuk merawat luka Leopard. Tak sampai hati Juan menghukum Leopard hingga sedemikian rupa, tapi kesalahan adalah kesalahan. Emosi telah membutakan Leopard, kesalahan bukan hanya jatuh kepada leopard saja Queen pun bersalah tapi dia sudah mendapatkan hukuman dari Leopard.


"Jangan lakukan itu lagi Leopard. Juan tak mau melukaimu, kamu tahu itu. " ucap Juan sambil mengusap lembut kepala Leopard.


Leopard menggeram pelan.


"Ya Juan tahu Queen bersalah, tapi tak harus melukainya juga. Dan tak seharusnya kamu melukai Mattheo. " tegur Juan lirih.


"Istirahatlah, sembuhkan lukamu. Maafkan Juan juga berkata kasar waktu itu. " ucap Juan menyesal.


Leopard mendengus pelan dan kemudian menjilat wajah Juan. Juan tersenyum lembut. Tak lama kemudian Queen datang dan bergabung. Juan memeluk keduanya dengan hangat.


"Keluargaku yang tersisa hanya kalian berdua. Tolong jangan sampai ini terjadi lagi oke. " ucap Juan lemah dan mencium keduanya berganti.


Juan meninggalkan keduanya dan membiarkan keduanya beristirahat di kandang untuk sementara waktu agar lebih mudah untuk merawat keduanya.