I'M THE NECROMANCER KING

I'M THE NECROMANCER KING
Chapter 66 : Kemunculan Makhluk Legenda Naga



Dibawah pembantaian dari satu belah pihak, jumlah korban terus bertambah dari tim ekspedisi kekaisaran. Dalam kurun waktu kurang dari satu jam, ribuan prajurit dan petualang tewas dibantai ketiga makhluk panggilan iblis itu. Beberapa yang berhasil lolos dan hendak menyerbu ke arah dungeon juga memiliki nasib yang sama, dihabisi oleh Ivar dan panah para goblin.


"Mundur!"


Raja Hansington yang pertama kali berteriak kepada para prajurit miliknya di lini depan, itu tinggal menyisakan segelintir di sana. Tanpa persetujuan dari pemimpin tim ekspedisi, dia membawa prajurit miliknya dan mundur menjauhi medan perang.


"Tetap pada posisi! Siapapun yang melangkah pergi akan mendapatkan hukuman dari kekaisaran!" Penasihat Barok dengan wajah memucat berteriak kepada para prajurit yang mulai ragu-ragu dan ingin kabur. Semuanya sudah terlambat! Inilah akhir yang terjadi ketika menyinggung seseorang yang tidak seharusnya diprovokasi. Karena mereka sudah jatuh ke dalam jurang, mengapa tidak mencoba yang terbaik? Meski tenaganya sudah terkuras habis, Penasihat Barok tidak akan menyerah begitu saja dengan nyawanya.


Meminjam kekuatan dari magis petualang yang masih berdiri di barisannya, Penasihat Barok melantunkan mantra terakhir yang dia bisa dan menciptakan golem raksasa dengan tinggi sepuluh meter. Itu adalah mantra penggabungan dua elemen yang dia miliki, api dan bumi. Golem itu mengeluarkan api di kedua tangannya.


"Pergi!"


Mengarahkan tongkat stafnya ke arah Mikaela, golem itu segera berlari dan mengguncang tanah di sekitar. Prajurit yang melihat raksasa itu segera menyingkir memberi jalan, lain jika mereka tidak menyingkir itu akan terinjak oleh kaki golem dan hancur menjadi bubur. Para petualang dan prajurit yang pada saat itu hendak menyerang Mikaela berhenti untuk melihat. Tidak ada yang meragukan kekuatan penghancur golem itu, mereka yang berada di tempat itu berharap raksasa tanah itu berhasil melukai Mikaela.


Golem itu mengamuk setiba dihadapan Mikaela, bertubi-tubi mengirimkan tinju berkali-kali ke arah Mikaela. Pada dasarnya Golem itu terlihat seperti meninju semut kecil di bawahnya. Tidak ada yang tau pasti apa yang terjadi dengan wanita iblis yang telah membunuh ribuan orang itu, mereka hanya melihat kepulan asap di sana.


"Apakah itu berhasil?" Seorang petualang wanita bernapas lega dan merangkul seorang petualang pria di dekatnya. "Sayang, kita selamat."


Seluruh prajurit dan petualang yang berada di sana bersukacita melihat kekuatan golem yang mengamuk itu.


"Apa kamu masih belum menyerah? Pimpinanmu sudah mati!" kata seorang prajurit yang saat ini tengah melawan Becky dengan sengit.


"Membunuh Mikaela? Bahkan kekuatannya yang sekarang setelah bergabung menjadi makhluk panggilan bisa sejajar dengan para komandan iblis saat itu. Apa hanya seorang manusia lemah berharap bisa melukai dia?" Dalam hati Becky meratapi tingkah bodoh petualang itu.


"Jangan bercanda."


Segera, suara memekakkan telinga dan bayangan gelap muncul dari balik langit. Itu mengambil bentuk besar, seperti ular raksasa yang sedang bersembunyi dan mengawasi dari langit. Sejenak suasana menjadi hening dan para tokoh yang berada di sana menatap ke arah langit.


"Sampah! Apa itu?"


"Na-naga?"


Kemunculan binatang kuno yang selama ini hanya ditemukan dalam buku legenda itu menjadi kegemparan sekaligus hal yang mengerikan di benak seluruh prajurit dan petualang. Mereka merasa napas mereka sesak dan kaki mereka menjadi lunak dibawah penindasan naga itu.


"Lari!" Para prajurit yang awalnya ragu-ragu karena mendapat ancaman dari Penasihat Barok, memutuskan untuk melarikan diri.


"Cih, bodoh."


Becca yang melihat adegan itu mengernyit karena tidak senang. Pasalnya saudarinya itu terlalu berlebihan dalam mengerahkan kekuatan hanya untuk melawan para prajurit kekaisaran. Becca tau jelas, saudarinya itu pasti hanya ingin pamer!


"Mengapa tiba-tiba muncul naga?" Sepasang petualang yang sebelumnya bersukacita melihat Mikaela dipukuli golem raksasa, terkejut saat melihat sosok naga tengah bergerak di langit dan menatap tajam mereka yang berada di bawah.


"Tidak ada seorangpun dari kalian yang bisa melarikan diri. Kalian semua akan mati di tempat ini." Becky berkata dengan elegan saat menatap ratusan petualang dan ribuan prajurit di hadapannya.


Naga itu jatuh dan melesat dari langit dan mengepakkan sayapnya sebelum menginjakan kaki dan tiba belakang Becky. Sesaat semua orang menahan napas karena takut hembusan napas mereka dapat memprovokasi naga itu.


"Sampah!"


Naga itu membaringkan tubuhnya dan Becky dengan santai menaiki naga es itu seperti sedang menaiki kendaraanya. Tatapan semua orang membeku atas kegilaan di depan mata mereka. Penasihat Barok sendiri mengerti dengan baik kekuatan penghancur dari ras naga dalam legenda. Namun, sekarang tiba-tiba seorang wanita muda muncul dan dengan enteng menaikinya. Naga itu pun terlihat sangat patuh kepada wanita itu seperti seorang pembantu kepada majikannya.