ELEANOR

ELEANOR
Kejadian di toko manik manik



"Ada gosip yang tersebar bahwa Nona Millia menampar Nona Ester dan teman teman nya di toko manik manik.."


"Apa sih!Aku tak menamparnya kok,gadis itu benar benar pandai berpura pura"Kesal Millia mendengarnya


"Lalu?"Millia menaikkan alisnya menatap pelayan itu agar melanjutkan pembicaraan


"...Tuan Ester marah dan membuat keributan di aula mansion dan...Nyonya juga terlihat murka ingin bertemu dengan anda"Ujarnya memberitahu


"Hanya itu?"Pelayan itu mengangguk


"Huft, Bilang saja pada Ibu.Aku akan menemuinya nanti,saat ini putrinya sedang melakukan perjamuan teh jadi tidak sopan jika digeletakkan begitu saja sebelum selesai"Balas Millia santai


"Tapi nona...Nyonya bisa murka dan lagi banyak orang orang yang percaya bahwa anda menampar nona Ester"Kata nya sekali lagi dengan gemetar...mungkin takut apabila Nyonya Krysi akan murka pada nya karena jawaban Millia yang terlihat mengabaikan ibu nya


"Sudahlah tak usah dibesarkan.Kamu balik ke tempatmu"Titahnya seraya mengibaskan tangan tanda agar pelayan itu pergi


"Ah,Tunggu!"Millia kembali menghentikan pelayan itu


"Bagaimana respon ibu ku saat tuan Ester kemari?"Tanya Millia sembari melirik pelayan itu dari ujung mata nya sementara Carla hanya diam dengan mata sendu menatap cangkir berisi teh di depannya


"Ah...Nyonya menanggapi dengan tenang namun saat Tuan Ester lagi lagi mengadu tentang penamparan putrinya,Nyonya b-berteriak 'Kau pikir putri ku memiliki tingkat krama yang rendah hingga menampar putrimu?Dari cara bicaramu,Apa kau berniat menjelekkan tata krama keluarga Krysi!Dan lagi kau ingin ganti rugi?Sebelum kesini seharusnya kau ajari putrimu caranya berbohong dengan benar' "Ucap pelayan itu takut takut jika salah mengingat ucapan nyonya Krysi saat itu


"Pft...Hihihi Memang ya~Ibu adalah orang seperti itu"Millia sedikit tertawa mendengarnya


"Nampaknya wanita itu tak mau lagi kejadian Nona Debora terulang"Batin Millia.


"Millia,apa tidak apa apa?"Tanya Carla serius


"Tidak apa apa.Toh,aku yakin Nona nona itu tak akan berani menginjakkan kaki di mansion ini atau membuat keributan secara langsung"Ujarnya santai


Sejujurnya memang banyak konflik selama 3 tahun ini apalagi tentang masalah keberadaan Carla yang selalu menjadi gosip ejekan sana sini


Ok,Mari kita Flashback kemarin malam tepatnya di toko manik manik


Carla dan yang lain masuk ke dalam toko itu,Carla dengan segera dan antusias menuju tempat gelang sementara Millia dan Arcena terpencar darinya.Millia pada awalnya mengikuti Carla namun kemudian ia mendengarkan obrolan yang membuat telinganya panas


Bagaimana tidak?Di jarak yang kurang lebih dekat dari posisinya terdapat kerumunan gadis dan wanita muda sedang berbicara tentang sahabatnya


"Kau lihat tadi?Wanita itu masuk.Benar benar ya terlihat seperti nona utama padahal di bukan siapa siapa,wanita itu hanya menumpang tanpa membayar"


"Aihh~Sungguh tak adil"


"Dan lagi...Nampaknya akhir akhir ini dia begitu angkuh.Lihat tadi!Nona utama keluarga Krysi yang berjongkok pada adik gadis itu saat hendak membeli dan...Wanita itu nampak tak terlihat sungkan,muka nya benar benar tebal selama 3 tahun ini"


"Hihihi,kalau aku jadi Millia Krysi,akan ku tendang dia dari rumah ku.Berani beraninya menyamai kedudukan Nona yang asli"


Begitulah hinaan dan cemohan terlontar untuk sahabatnya,Carla.Padahal sudah susah payah Millia membungkam mulut mulut ejekan itu agar tak terdengar oleh Carla selama 3 tahun ini namun itu tak cukup.Millia menggingit bibir bawahnya kesal


"Hah...Tapi sayang kau bukan aku dan untunglah karena aku tak seperti mu"Ucap Millia dingin namun senyum terus terlukis di wajahnya


Bukannya ketakutan,Mereka semua malah terlihat angkuh dan tersenyum mengejek


"Hoh~Kau dengar!Nona Krysi kau terlihat marah,ada gerangan apa kau ingin ikut mengumpul bersama kami?"Ucap salah satu Lady disana


"Tidak...Tak pantas"Balas Millia acuh


"Ah?Ahahahha benar,anda tak pantas untuk berkumpul bersama kami"Sahut yang lain dan diiringi dengan cekikikan mengejek.Mereka nampaknya tak tau benar posisi diri sendiri.


"Tidak,kalian yang tak pantas dengan ku!"Ucapnya sontak membuat mereka semua memerah menahan amarah


"Hahh,kau ini semakin lama semakin terlihat rendah karena berbaur dengan orang yang tak punya apa apa dan lagi omongan kami ini benar benar nyata jadi untuk apa kau marah?"Kata Seorang Lady yang keluarganya berada di tingkat bawah pas keluarga Krysi yaitu Ester


Millia menatap datar ke arah mereka semua


"Rendah?Kau yakin tak salah berucap?Aku ini Lady dengan tingkatan tertinggi dan..."Sentak Millia dengan sedikit sombong namun aura keanggunan benar bemar terpancar dari nya


"Meski begitu tak seharusnya seorang Lady terhormat menghakimi dan mencemoh hidup orang lain,dalam aturan Lady tingkat dua tertulis seperti itu"Mereka terdiam tak mampu berkata kata


Millia melihatnya,kemudian senyuman smirk terukir"Apa ini~Aturan dasar ke dua saja kau melupakannya,tidak kah kau merasa malu?Baiklah karena aku seorang gadis yang baik hati,aku akan menasehati kalian,agar selalu menjaga mulut,karena...belum tentu kalian bisa menanggung akibat dari satu kata yang terlontar."


"Kau...Huft,Memang nya aku takut padamu?Meski keluargamu memang lebih tinggi dari keluarga Ester tapi aku tak takut sedikitpun dengan omong kosong mu"Lady tersebut semakin memperbesar suaranya dan tentunya semakin ngelunjak


Di setiap daerah pastinya akan ada orang yang berkuasa di daerah tersebut dan mengatur segala yang ada begitupun dengan daerah Nerkel yang tak jauh berbeda.Makanya kenapa El bilang bahwa Daerah tempat tinggal Millia seperti gambaran nyata peradaban manusia yang tenang


"Omong kosong?Kau bisa berbicara apa aku beromong kosong dengan mu atau tidak setelah kau melihat Nona Debora,Breanna"Mendengar ucapan Millia, Nona yang bernama Breanna Ester itu terlihat menutup mulutnya dengan mata membelalak sembari gemetar mengingat kenangan lama tentang Debora yang berusaha ia pendam.Kakinya bahkan tak mampu menyangga tubuhnya karena ia sangat ketakutan saat ini


Debora Lutter adalah nona kedua dari keluarga Lutter.Ya~Debora dan Breanna adalah 'teman' dari Millia,tunggu!apa hubungan seperti itu bisa dibilang teman?...Dulunya sebelum bertemu Carla namun meski mereka pernah 'berteman',tapi itu tak membuat ketiga nya menjadi dekat.Debora,Lady yang angkuh dan suka membicarakan orang lain.Segala biang gosip berawal dari nya,Ia diibaratkan sebagai mulut Nerkel,Debora sangat suka menertawakan orang orang rendah,bagi nya di daerah ini harus ada candaan dan tawa sebagai penghibur nya.Hingga beberapa tahun yang lalu,omongan demi omongan dan timbulnya cacian juga hinaan untuk Carla berawal dari Nona Lutter itu.Ia terlihat enggan untuk menambah penghormatan satu orang apalagi itu Carla yang notabene nya korban pembantaian,cukup menghormati Millia pun agaknya sedikit sulit apalagi ketambahan 1 yang diberikan hak sama seperti Millia.